<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738</id><updated>2011-07-31T05:37:01.020+07:00</updated><category term='Programer'/><category term='Relax'/><category term='Komputer'/><category term='Bisnis'/><category term='Sains'/><category term='Aquarium'/><category term='Software'/><category term='Belut'/><category term='Fish'/><category term='Obat Alternatif'/><category term='Tanaman'/><category term='Printer'/><category term='Web'/><title type='text'>General Hobby</title><subtitle type='html'>WELLCOME TO GENERAL HOBBY
Media untuk sharing informasi berbagai macam Jenis Hobby  yang ada.

This Blog use for Sharing Any Information about Hobby</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>55</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-843612300539204355</id><published>2009-12-21T14:43:00.004+07:00</published><updated>2009-12-21T15:03:41.586+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belut'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Mohon Maaf, bukan Blog Pak Ahmad Sarkan</title><content type='html'>Setelah membaca beberapa tanggapan dari para pengunjung blog ini, saya selaku pengelola menginformasikan bahwa &lt;a href="http://mutiarasani.blogspot.com/"&gt;"General Hobby"&lt;/a&gt;   BUKAN webside/blog dari Bapak Ahmad Sarkan, dan pengelola tidak ada kerjasama dengan beliau. Didalam blog ini memang ada beberapa artikel yang memuat beliau, itu semata liputan dari pengelola disaat bertemu dengan beliau. Jikalau ada kekecewaan terhadap beliau mohon disampaikan langsung kepada beliau.&lt;br /&gt;Sekali lagi saya selaku pengelola blog ini , mohon Maaf sebesar-besarnya jika ada kekecewaan diantara para pembaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam&lt;br /&gt;Mutiarasani&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-843612300539204355?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/843612300539204355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=843612300539204355&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/843612300539204355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/843612300539204355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2009/12/mohon-maaf-bukan-blog-pak-ahmad-sarkan.html' title='Mohon Maaf, bukan Blog Pak Ahmad Sarkan'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-7270304410045392603</id><published>2009-12-21T14:18:00.004+07:00</published><updated>2009-12-21T14:42:21.352+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belut'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>BUDI DAYA BELUT DI KOLAM BUATAN MUNGKINKAH ???</title><content type='html'>Sekedar renungan yang kami ambil dari milis &lt;a href="http://www.blogger.com/belutjawa@googlegroups.com"&gt;Belutjawa&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya banyak pihak untuk membudidayakan belut sudah dimulai sejak&lt;br /&gt;hampir dua setengah dasa warsa yang lalu, namun hingga sekarang belum&lt;br /&gt;pernah memberikan hasil yang memuaskan.  Budidaya belut yang dilakukan&lt;br /&gt;orang sampai akhir-akhir ini adalah menggunakan media bak, kolam&lt;br /&gt;permanen, atau drum besi yang dimiringkan yang diisi dengan bahan-&lt;br /&gt;bahan sebagai media untuk menyediakan pakan bagi belut. Binatang&lt;br /&gt;primitip yang ternyata mampu mejeng sampai di Super Market setelah&lt;br /&gt;dicampur bumbu dengan tepung dan digoreng renyah, ternyata bukan&lt;br /&gt;dipanen dari hasil budidaya yang selama ini susah payah diusahakan&lt;br /&gt;orang .&lt;br /&gt;RENUNGAN&lt;br /&gt;Belut-belut ini ditangkap dari sawah dengan sangat keji seperti&lt;br /&gt;menggunakan stroom, apotas dan jenu. Mereka hidup subur di lahan sawah&lt;br /&gt;yang pemilik sawahnya sangat suka mengembalikan jerami setelah dipanen&lt;br /&gt;dan memberi sedikit  pupuk kandang dan pupuk hijauan. Namun belut&lt;br /&gt;tidak suka hidup disawahnya Kontak Tani atau petani maju yang sangat&lt;br /&gt;rajin mendengarkan rekomendasi PPL dengan teknologi tinggi yaitu pupuk&lt;br /&gt;berimbang, pestisida yang cespleng dan pestisida tabur.&lt;br /&gt;     Sebagai dampak dari euphoria politik peningkatan produksi pangan&lt;br /&gt;terutama beras, belut yang nyata-nyata dapat menghidupi dan member&lt;br /&gt;lapangan kerja banyak orang termarginalkan. Belut membawa misi&lt;br /&gt;kehidupannya sendiri yang orang tak pahami.&lt;br /&gt;KONSEP&lt;br /&gt;     Mengapa orang tidak berhasil membudidayakan belut ? Segudang&lt;br /&gt;pertanyaan menghantui penulis selama satu dasa warsa terakhir.&lt;br /&gt;Benarkah belut itu sejenis ikan ? Belut tidak pernah mau menjawab&lt;br /&gt;pertanyaan itu. Beberapa ahli dibidang perikanan tempo dulu langsung&lt;br /&gt;mengklaim bahwa belut termasuk binatang sejenis ikan, maka dibuatlah&lt;br /&gt;konsep budi daya belut. Komunikasi dengan belut tidak pernah&lt;br /&gt;dilakukan, namun upaya mengatur kehidupan belut dibuat dan dilakukan.&lt;br /&gt;Yang paling memprihatinkan adalah tidak pernah dilakukan evaluasi&lt;br /&gt;apalagi penelitian.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;     Setelah mengamati hampir satu dasa warsa, penulis mencoba memahami&lt;br /&gt;apa yang dimaui belut.&lt;br /&gt;1.      Konsep dasar “budidaya belut” yang selama ini dilakukan adalah&lt;br /&gt;menggunakan konsep “budidaya ikan”&lt;br /&gt;2.      Konsep pembuatan media hidup bagi belut yang dibuat di kolam, drum&lt;br /&gt;atau bak permanen adalah “konsep penyediaan pakan”, bukan konsep&lt;br /&gt;“tersedianya pakan yang baik di lingkungan hidup yang cocok bagi belut&lt;br /&gt;sawah”.&lt;br /&gt;3.      Sifat kanibal dan berganti kelamin merupakan sifat bawaan belut&lt;br /&gt;yang sulit dikendalikan, sehingga hanya lahan sawah yang subur&lt;br /&gt;merupakan media yang paling cocok bagi perkembang biakan belut.&lt;br /&gt;4.      Habitat asli belut yang berupa lumpur sawah yang subur ternyata&lt;br /&gt;tidak dapat diimitasi di kolam-kolam pemeliharaan.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;HARAPAN&lt;br /&gt;Setelah orang selama hampir 25 tahun memaksa belut untuk hidup di&lt;br /&gt;kolam dan tidak seorangpun berhasil, kini belut benar-benar menjawab&lt;br /&gt;pertanyaan banyak orang bahwa dirinya adalah bukan ikan dan tidak mau&lt;br /&gt;hidup di kolam. Dia akan mengabdikan hidupnya bagi kepentingan manusia&lt;br /&gt;namun dengan syarat hanya akan hidup dan berkembang biak dengan baik&lt;br /&gt;apabila ia di sawah.&lt;br /&gt;“Kembalikan jerami padiku setelah engkau ambil gabahnya, bebaskanlah&lt;br /&gt;lingkunganku  dari pestisida apabila engkau olah tanahnya, kirimilah&lt;br /&gt;aku dengan kotoran ternakmu, maka akan aku berikan pada anak cucumu&lt;br /&gt;protein yang baik untuk kecerdasannya, rejeki yang banyak bagi yang&lt;br /&gt;mengusahakannya dan akan menjadi terkenal namanya bagi siapa saja yang&lt;br /&gt;menggoreng dan membungkusku dengan kemasan yang baik”&lt;br /&gt;     Demikianlah apa yang dikatakan belut kepada kita semua termasuk&lt;br /&gt;kepada mereka yang jijik, ngeri dan geli bila melihat belut.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PENUTUP&lt;br /&gt;Jangan tanyakan padaku bagaimana caranya memelihara belut di kolam,&lt;br /&gt;karena itu hanya omong kosong.&lt;br /&gt;Tanyakan padaku “bagaimana membiakkan belut ?”…………&lt;br /&gt;Jawabannya adalah :” suburkanlah sawah, maka belut melimpah”&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; Adji Pribadi R. ( PPL Perikanan Kecamatan Godean )&lt;br /&gt;Hp 08174123018&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-7270304410045392603?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/7270304410045392603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=7270304410045392603&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/7270304410045392603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/7270304410045392603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2009/12/budi-daya-belut-di-kolam-buatan.html' title='BUDI DAYA BELUT DI KOLAM BUATAN MUNGKINKAH ???'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-6778551308515684808</id><published>2009-04-06T20:53:00.009+07:00</published><updated>2009-04-06T21:39:57.580+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belut'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fish'/><title type='text'>belut Besar dan CV. A-mtd Raja P.A.S.A</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SdoQC8X0UII/AAAAAAAAAQI/KNUwM6n_5vg/s1600-h/beluttanganicon.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 89px; height: 67px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SdoQC8X0UII/AAAAAAAAAQI/KNUwM6n_5vg/s200/beluttanganicon.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321583552443469954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Jangan kaget liat belut yang segini gede, saya juga baru pertama, ndak tahu kalau para beluter dah pernah melihatnya. Ceritanya saya di call ama Pak Ali kalau di kolam penampungan beliau ada seekor belut yang cukup besar. Tanpa pikir panjang saya coba main kerumah beliau, saya datang langsung belut diangkat dari kolam ke ember, wow besar benar. Ceritanya belut ini sisa beberapa bulan yang lalu, dan untuk makan kata beliau hanya di kasih nasi sisa, tidak kepikiran kalau didalam ada belut yang besar seperti itu. Kira-kira berapa lama ya umurnya?&lt;br /&gt;Saya akan coba sharing sedikit informasi yang saya dapat dari hasil main ke rumah Bapak Ali Murtadho. Bapak Ali adalah pemilik dari CV A-mtd Raja P.A.S.A, beliau bergerak dalam bidang perdangangan belut, baik itu belut konsumsi maupun bibit belut, selain itu juga menyediakan olahan belut berupa keripik belut yang bukan asing lagi bagi kita.&lt;br /&gt;Untuk jenis bibit belut yang disediakan dari jenis kuning yang bergaris hitam, isi tiap  kilogramnya antara 100-150 ekor. Bapak Ali juga melayani penjualan bibit untuk luar kota, tentunya ditambah biaya kirim untuk masing-masing kota. Untuk luar kota tentunya ada minimal order biar ongkos kirim tidak lebih mahal dari harga bibitnya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Harga untuk bibit belut di Pak Ali sekitar 30.000 rupiah, harga ini bisa berubah-ubah, tergantung ketersediaan bibit, jumlah pembelian, hal ini wajar dalam hukum ekonomi.&lt;br /&gt;Ukuran belut konsumsi perkilo isi 7-10 ekor, untuk harga sangat variatif. ketika saya berkunjung kesana ada stok belut konsumsi cukup banyak sekitar 9 kwintal, namun belum sampai 1 minggu stok tinggal 0,5 drum, sekitar 75 kg. sehingga bisa kita simpulkan kebutuhan akan belut konsumsi sangat besar.&lt;br /&gt;Berikut beberapa gambar yang sempat saya ambil dari rumah bapak ali, semoga bisa menjadi referensi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat Bapak Ali&lt;br /&gt;CV. A-mtd Raja P.A.S.A (Perkasa Alitama Sukses Abadi)&lt;br /&gt;jl Pati-Kudus&lt;br /&gt;Perum Sukoharjo Indah Blok A no.3&lt;br /&gt;telp 081325090629,085865646069&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belut dibandingkan Aqua gelas&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SdoQRYb46KI/AAAAAAAAAQQ/uGrp_JPG4qE/s1600-h/belutbesar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; display: block; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SdoQRYb46KI/AAAAAAAAAQQ/uGrp_JPG4qE/s320/belutbesar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321583800494909602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Belut Ditangan Pak Ali&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SdoQsLhT06I/AAAAAAAAAQY/ugCERGGOlNA/s1600-h/beluttangan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SdoQsLhT06I/AAAAAAAAAQY/ugCERGGOlNA/s320/beluttangan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321584260884452258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Drum Penampungan Belut Konsumsi&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SdoRAHtswwI/AAAAAAAAAQg/JI6cm6xVm50/s1600-h/drumtampung.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SdoRAHtswwI/AAAAAAAAAQg/JI6cm6xVm50/s320/drumtampung.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321584603460059906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kolam Penampungan Sementara&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SdoRSOejTVI/AAAAAAAAAQo/DbeZHFanU38/s1600-h/kolamtampung.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SdoRSOejTVI/AAAAAAAAAQo/DbeZHFanU38/s320/kolamtampung.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321584914513218898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-6778551308515684808?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/6778551308515684808/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=6778551308515684808&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/6778551308515684808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/6778551308515684808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2009/04/belut-besar-dan-cv-mtd-raja-pasa.html' title='belut Besar dan CV. A-mtd Raja P.A.S.A'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SdoQC8X0UII/AAAAAAAAAQI/KNUwM6n_5vg/s72-c/beluttanganicon.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-7867320554370996403</id><published>2009-03-11T11:06:00.007+07:00</published><updated>2009-03-11T11:42:33.496+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belut'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fish'/><title type='text'>Mengolah Belut, KOKI CILIK TRANS 7</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SbdAnhr-HOI/AAAAAAAAAN0/Ew7-5sLu_og/s1600-h/belut-goreng-kering1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 135px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SbdAnhr-HOI/AAAAAAAAAN0/Ew7-5sLu_og/s320/belut-goreng-kering1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311785333308660962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ide tulisan ini berasal dari tanyangan salah satu stasiun Televisi TRANS 7 pada jum'at 6 maret 2009. Ceritanya pas nemenin anak nonton acara Koki Cilik, topik yang diangkat saat itu berhubungan dengan Belut, ini yang menarik.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;(Image from http://as3pram.wordpress.com/page/3/)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ilustrasi tayangan diawali dengan sang koki mancing belut disawah, sayang kelihatannya ilustrasinya ndak begitu nyambung, soalnya saat mancing kok pakai sepatu kayak mau olahraga aja (maaf, hanya sekedar kritik), dan sayang belut hasil tangkapan ndak dibawa, entah di buang kemana, soalnya mereka harus bergegas masak belut di hotel yang cukup mewah, kali aja ndak boleh bawa belut sendiri ke hotel.&lt;br /&gt;Akhirnya acara memasak dimulai, saya lupa apa menu masakannya lupa ndak bawa catatan, tapi intinya filet belut dicampur dengan beberapa sayuran, kelihatannya cacahan wortel, ama tambahan bumbu-bumbu sederhana, bawang merah, bawang putih, garam. Campuran tadi dibuat bulatan-bulatan untuk digoreng seperti cyspy, jadi ada tepung roti, untuk olesan dan sebelumnya di celupkan dalam kocokan telur, biar tepungnya lengket. Kalau kita liat emang untuk memasak belut ndak usah banyak bumbu, sudah terasa gurih itu hebatnya belut.&lt;br /&gt;Kemudian acara dilanjutkan dengan kunjugan ke PT Dapetin punya pak Roy mestinya para beluter ndak asing dengan nama ini, beliau pakar belut generasi awal. Dalam narasi di ceritakan kalau akan dilakukan panen belut, hal ini yang saya nantikan, tapi sayang yang ditampilkan adalah kolam penampungan, bukan kolam budidaya. Salut pada pak Roy yang kabarnya sudah expor belut. Mungkin bagi para beluter yang mau titip expor belutnya, bisa kontak pak Roy, bukan promosi lho. Untuk stok lokal aja kelihatannya kita masih butuh banyak ya.&lt;br /&gt;Nah ini mungkin yang dibutuhkan para ibu-ibu, tip mengolah belut. Agar belut tidak licin maka gunakan abu gosok untuk menghilangkan lendir di badan belut, gosok2 ampe tidak licin lagi, kemudian di cuci bersih dan baru di olah. Dari tanyangan juga bisa digunakan garam jika abu gosok susah didapatkan. Nah yang masih aku belum jelas adalah habis dicuci kenapa harus di rendam dalam air mentimun? apa biar lunak ya. Biasanya setelah belut di potong-potong sebelum digoreng, daging belut di pukul-pukul agar durinya remuk. Sekrang belut siap digoreng, wah gurih tentunya, ditemani dengan nasi liwet, Selamat menikmati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-7867320554370996403?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/7867320554370996403/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=7867320554370996403&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/7867320554370996403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/7867320554370996403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2009/03/mengolah-belut-koki-cilik-trans-7.html' title='Mengolah Belut, KOKI CILIK TRANS 7'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SbdAnhr-HOI/AAAAAAAAAN0/Ew7-5sLu_og/s72-c/belut-goreng-kering1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-8547086176194865270</id><published>2009-02-17T15:51:00.005+07:00</published><updated>2009-02-17T16:14:24.102+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belut'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fish'/><title type='text'>Angkat Belut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SZp-vouXdII/AAAAAAAAANU/241AEfsZpZA/s1600-h/Image%28326%291.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SZp-vouXdII/AAAAAAAAANU/241AEfsZpZA/s320/Image%28326%291.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303690868033025154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Terasa dah lama sekali ndak nulis di blog ini, maklum banyak kesibukan di kerjaan yang baru. Saya mau sharing sedikit ilmu semoga bermanfaat. Ceritanya sebulan lalu saya penasaran ama kolam percobaan saya yang pertama, yang saya isi bibit dari pasar. Saya coba bongkar, tanaman air, enceng gondok disingkirkan semua, air di buang semua, kemudian media mulai di bongkar-bongkar (sayang ndak ada gambarnya yang ini).&lt;br /&gt;Ternyata susahnya minta ampun bongkar media lumpur ini, dan kebetulan karena ini media versi lama yang berisi tanah pekarangan, jerami, gedebog, ama kotoran kambing. Media sudah hampir 10 bulan namun masih ada jerami yang utuh, dan tentunya kotoran kambing yang ndak mau hancur. ini bisa buat catatan para beluter. Kemudian tanah kebun tetep akan padat, susah jadi lumpur, jadi kolam saya hanya beberapa cm aja yang gembur, bagian atas, namun demikian belut masih bisa hidup, tapi tidak optimal.&lt;br /&gt;Saya buat sekat didalam kolam untuk memisahkan media yang mau dibuang dan media yang masih ada belutnya. Ternyata belutnya akan mengumpul kalau kita kejar-kejar, jadi saya kepikiran kalau pada salah satu pojok kolam dibuat tempat yang lebih rendah, didekat pembuangan, sebagai tempat belut yang akan dipanen.&lt;br /&gt;Lumayan capek untuk mengeluarkan media, akhirnya hampir 1 jam untuk mengambil belut dari kolam 2x1 dengan media setinggi 20 cm. Belutnya ndak banyak hanya sekitar 30 an lah, karena dulu dapatnya hanya sekitar 2 kg.&lt;br /&gt;Berikut gambar beberapa belut yang saya tangkap. ada yang besar sekitar pegangan sepeda (Stang), tapi masih ada juga yang kecil, sebesar jempol saya.&lt;br /&gt;Beberapa ekor dimasak, dan sisanya saya masukkan lagi kekolam, sapa tahu bisa beranak pinak. Belut ini hanya saya kasih makan pelet ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SZp-46EWbAI/AAAAAAAAANc/BcnC_jYLWPo/s1600-h/Image%28327%291.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SZp-46EWbAI/AAAAAAAAANc/BcnC_jYLWPo/s320/Image%28327%291.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303691027307457538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SZp_B3MjUOI/AAAAAAAAANk/9qZzA7cmlFY/s1600-h/Image%28328%291.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SZp_B3MjUOI/AAAAAAAAANk/9qZzA7cmlFY/s320/Image%28328%291.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303691181155373282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-8547086176194865270?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/8547086176194865270/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=8547086176194865270&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/8547086176194865270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/8547086176194865270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2009/02/angkat-belut.html' title='Angkat Belut'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_aDU7V2HcVng/SZp-vouXdII/AAAAAAAAANU/241AEfsZpZA/s72-c/Image%28326%291.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-885913180702316013</id><published>2008-09-03T23:31:00.002+07:00</published><updated>2008-09-03T23:52:34.846+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belut'/><title type='text'>Tebar Bibit</title><content type='html'>Dah lama pengin sharing soal pengalaman dalam memelihara belut, maklum koneksi tidak memungkinkan, kebetulan tulisan ini saya tulis disaat ada pinjeman telkomsel Flash, disela-sela tugas luar kota. Sebelumnya saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada saudara-saudara, semoga amal ibadah kita diterima Allah, dan kita selalu dalam lindungannya, amin.&lt;br /&gt;Saya akan coba sharing pengalaman saya dalam memelihara belut, saya bilang ini langkah nekad saya, kenapa? karena dari media dan teknik mungkin dibilang jarang dipakai para "pakar" belut yang biasa memberikan ceramah sebagai narasumber. Keinginan untuk mencoba memelihara lebih banyak lagi dari kolam percobaan saya, saya menemukan beberapa belut bisa menjadi besar, walaupun mungkin belum bisa memenuhi kaidah "ekonomis", yang penting intinya bisa besar dulu. Dari sedikit pengalaman tadi saya beranikan untuk membuat media, seperti yang saya tulis sebelumnya.&lt;br /&gt;Pada tahapan pembuatan media ini jangan sampai tergesa-gesa, menurut pengalaman saya media tidak akan siap hanya dalam 2 minggu, jika didalam media tersebut terdapat jerami atau gedebog. Dari penngamatan saya, setelah membusuk gedebog ini akan mengeluarkan cairan yang berbau, ini tidak akan hilang dalam waktu pendek, perlu waktu untuk menjadikan matang. Jadi kalau kita bisa memasukkan jerami dan gedebig dalam keadan kering akan mengurangi waktu pembusukan tersebut. Intinya olah media dengan sebaik-baiknya. Media seperti yang saya uraikan sebelumnya akhirnya siap setelah hampir 2 bulan dengan menggantikan air terus menerus. Matang menurut saya disini karena sudah tidak berbau, ditandai dengan air tidak lagi coklat.&lt;br /&gt;Setelah media siap, awal bulan kemarin saya coba tebar 5 kg bibit, &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;kebetulan karena saya dekat dengan Bapak Ali, bibit saya ambil dari beliau, wah bukan promosi lho, cuman demikian adanya Bapak Ali menyediakan bibit bagi saudara-saudara yang membutuhkan bibit dari jumlah yang kecil sampai kwintal. sebaiknya memasukkan bibit pada sore hari karena cuaca lebih bagus. Dari 5 kg bibit tersebut pastinya ada yang mati, karena adaptasi. Seringlah dikontrol dalam 1-2 minggu pertama tebar karena biasanya akan ada belut yang mati karena seleksi alam, namun setelah minggu ke 3-4 seharusnya tidak ada lagi belut yang mati, karena sudah beradaptasi. Demikian bila media dan bibit cocok.&lt;br /&gt;Untuk makanan saya coba berikan pelet ikan, ama cacing sutera diawalnya, kenapa? karena waktu untuk mencari makanan alam tidak ada waktu, dan saya yakin bila diadaptasikan insyaallah belut mau makan pelet. Kita tunggu perkembangan selanjutnya.  &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-885913180702316013?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/885913180702316013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=885913180702316013&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/885913180702316013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/885913180702316013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/09/tebar-bibit.html' title='Tebar Bibit'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-4409600658724993316</id><published>2008-06-23T08:12:00.000+07:00</published><updated>2008-06-23T10:43:42.791+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belut'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Media Belut Dari Kompos</title><content type='html'>Rasanya sudah lama ndak sharing di blog ini gatal, cuman bigung mau nulis apa ya, soalnya belum ada info baru. Saya coba sharing pengalaman dalam membuat media untuk belut, yang rencananya akan saya gunakan untuk mengisi dua bak saya. Karena dirasa sulit untuk mendapatkan tanah atau lumpur sawah (soalnya ndak punya sawah, dan ndak ada yang mau jual tanah sawah), saya mencoba mencari informasi media apa yang bisa digunakan, atas saran dari salah satu beluter di negeri seberang menyarankan pakai kompos. Banyak jenis kompos yang bisa digunakan untuk media, dari kompos daun-daunan, sayuran, kotoran sapi atau berbagai jenis bahan organik lainnya.&lt;br /&gt;Akhirnya pilihan jatuh pada kotoran sapi, dengan pertimbangan mudah mendapatkan dan harga yang relatif murah. Sebagai informasi untuk satu bak col diesel l300 sekitar 25 - 30 ribu, tergantung nego, malah kalau kita punya kenalan bisa-bisa gratis, tinggal tambah ongkos angkut dan sewa mobilnya. Pilih kotoran sapi yang sudah setengah matang, biar mudah bawanya.&lt;br /&gt;Bahan lain yang dibutuhkan untuk membuat membuat kompos dengan kotoran sapi ini adalah dedaunan baik kering atau basah, jerami, gedebog untuk mempercepat proses pembuatan kompos sebaiknya ditambahkan starter mikroorganisme, dalam hal ini saya menggunakan merek NOPKOR, banyak jenis mikroorganisme starter yang bisa kita jumpai di pasaran. Jangan lupa siapkan tempat dan tutup, tutup ini dapat berupa karung goni. Tempat ini nantinya digunakan untuk menunpuk bahan yang akan di proses jadi kompos, kalau kita menggunakan kolam dari terpal sebaiknya proses pembuatan kompos ini diproses diluar kolam, karena terpal ini rentan sobek. Kemungkinan karena ketidak segajaan kita saat mengolah kompos terpal tertusuk benda tajam, akhirnya bocor. kalau kolam dari semen proses dapat dilakukan di bak tersebut. sekedar saran saja, untuk jaga-jaga.&lt;br /&gt;Proses pembuatan Kompos.&lt;br /&gt;1. Potong-potong dedaunan, jerami, gedebog atau hijauan yang lain, hilangkan dari ranting-ranting yang keras, potong sekecil mungkin untuk memudahkan proses pembuatan kompos.&lt;br /&gt;2. encerkan stater mikroorganisme sesuai aturan, atau lebih encer guna mencukupi kebutuhan air saat pembasahan media.&lt;br /&gt;3. susun kotoran sapi pada lapisan bawah, kemudian semprot dengan cairan stater mikroorganisme yang sudah di encerkan, sampai media kelihatan cukup basah, lapisan berikutnya adalah hijauan yang sudah dipotong-potong, kemudian semprotkan lagi starter mikroorganisme. Ulangi susunan tersebut sampai media habis. Sebaiknya tinggi bahan per lapisan jangan terlalu tinggi kira-kira 10 cm saja, banyak lapisan lebih bagus. &lt;br /&gt;4. Setelah semua bahan selesai disusun dalam gundukan, tutup gundukan bahan dengan karung goni, jangan dengan plastik, karena mikroorganisme memerlukan oksigen untuk mempercepat proses pengkomposan. karena pengalaman media yang ditutup rapat tidak mau jadi kompos.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;5. Cek keadaan media jika terlalu kering semprotkan air kedalam media, agar selalu lembab, jika suhu meningkat terlalu tinggi buka penutup karung goni, sebentar kemudian tutup rapat lagi. Lakukan pengecekan sehari sekali, atau minimal 2 hari sekali.&lt;br /&gt;6. Media akan jadi kompos sekitar 2 - 3 minggu, tergantung kondisi bahan. Ciri-ciri kompos yang sudah jadi adalah hijauan akan hancur, dan kotoran sapi yang semula mengumpal akan terurai dan mudah untuk dikorek-korek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompos yang sudah jadi tidak jangan langsung digunakan untuk media belut, sebaiknya di bolak-balik untuk menghilangkan amoniak dan gas hasil fermentasi. Setelah cukup di angin-anginkan media siap dimasukkan ke dalam kolam, rendam kompos dengan air, kira-kira 2 hari kemudian ganti air dalam kolam. Demikian ganti air beberapa kali, sambil media diaduk-aduk, tujuan dari pencucian media kompos ini adalah menghilangkan gas, dan menstabilkan keasaman media. Jika media sudah tampak gembur bibit belut baru siap untuk di tebarkan. &lt;br /&gt;Artikel tersebut dituliskan dari sedikit pengalaman dalam menyiapkan media utnuk belut, dan dari beberapa referensi, Semoga membantu para beluter, dan mohon saran dan masukan bila ada yang tidak benar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-4409600658724993316?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/4409600658724993316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=4409600658724993316&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4409600658724993316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4409600658724993316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/06/media-belut-dari-kompos.html' title='Media Belut Dari Kompos'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-5682140321387978512</id><published>2008-05-29T09:59:00.002+07:00</published><updated>2008-05-29T10:08:14.468+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belut'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fish'/><title type='text'>Pelatihan Budidaya Belut Tanpa Lumpur III</title><content type='html'>Melajutkan topik pelatihan belut yang diadakan di pati, setelah sesion paparan yang disampaikan oleh bapak Sarkan dilanjutkan dengan sesion tanya jawab. Dalam kesempatan ini peserta bisa menyampaikan langsung pertanyaan seputar budidaya belut, dalam sesion ini pertanyaan dari peserta akan langsung dijawab oleh Bapak Sarkan. Tapi mohon maaf mungkin tidak semua pertanyaan dari peserta dapat saya tangkap, maklum sambil ngelamun soalnya. Berikut beberapa pertanyaan dan jawaban yang masuk dalam pantauan saya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Q&lt;/span&gt; : Jenis Kolam yang tepat untuk budidaya Belut&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A&lt;/span&gt; : kolam terpal lebih murah namun tidak awet dibanding kolam permanen, namun membutuhkan banyak biaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Q&lt;/span&gt; : Bagaimana cara menghilangkan bau semen pada kolam permanen&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A&lt;/span&gt; : biasanya di gosok-gosok dengan gedebog pisang dan direndam dengan air gedebog yang coklat itu.&lt;br /&gt; (pengalaman saya pernah mencoba dengan menggunakan larutan PK, jadi kolam dipenuhi air kemudian dimasukkan larutan PK secukupnya, sampai berwarna ungu tua)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Q&lt;/span&gt; : Jenis media apa yang paling bagus&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A&lt;/span&gt; :  media yang pernah dicoba oleh bapak Sarkan adalah media dengan lumpur dan media tanpa lumpur, atau gedebog pisang busuk, semuanya bagus&lt;br /&gt;media diusakan ada yang kering, artinya tidak semua tergenang sama air, dengan tujuan jika nantinya pas memberikan pakan cacing jika ada cacing yang tidak termakan bisa hidup di tempat yang kering tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Q&lt;/span&gt; :  Kreteria gedebog pisang yang dibuat media&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A&lt;/span&gt; : Gedebog pisang busuk tersebut bukan dibusukkan di dalam kolam, namun dibusukkan diluar kolam. Gedebog yang bagus adalah gedebog yang berasal dari batang pisang yang sudah tua, setelah panen batang pisang dipotong kira-kira 30-50 cm, kemudian disimpan sampai busuk, kemudian baru bisa digunakan untuk media. setelah masuk ke kolam tambahkan air, namun media tidak bisa langsung dimasukki bibit. Ganti air 3-4 kali sampai tidak ada bau dan air lebih jernih. Hal ini difungsikan untuk mengurangi getah dalam batang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Q&lt;/span&gt; :  Karena daerah pati terutama winong kurang air dalam musim kemarau, bagaimana cara mengatasinya&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A&lt;/span&gt; : Air harus ada, tidak bisa di toleransi, cara agar kebutuhan belut akan air terpenuhi maka minimal 2 hari sekali air diganti, atau dialirkan.&lt;br /&gt;(saya ada ide bagaimana kalau air tersebut disirkulasi seperti di aquarium, jadi nantinya setelah sirkulasi terbentuk dengan baik kita tidak usah menambahkan air banyak-banyak, hanya menambahkan sedikit air yang menguap)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Q&lt;/span&gt; :  Apakah bibit yang dari Bapak Sarkan ada garansinya&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A&lt;/span&gt; : pembelian bibit dari bapak sarkan diberikan garansi selama 1 bulan jika ada kematian akan diganti, untuk daerah pati dan sekitarnya pembelian bibit dikoordinasi oleh BKM Pandawa. Minimal penggantian jika membeli bibit 25 kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Q&lt;/span&gt; :  Pertanyaan dari rekan beluter Kendal yang mempunyai kendala banyak bibit belutnya yang mati setelah 1 bulan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A&lt;/span&gt; : dimungkinkan karena media yang belum matang dan kondisi air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Q&lt;/span&gt; :  masih dari rekan dari kendal,kematian belut ini ditandai dengan bercak-bercak putih pada tubuh belut&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A&lt;/span&gt; : bapak Sarkan belum memberikan jawaban yang cukup memmuaskan penanya, karena kebetulan beliau belum pernah mengalami penyakit tersebut. di perkirakan karena tergores oleh media yang belum matang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Q&lt;/span&gt; :  Kenapa kalau ada hujan dimalam hari banyak belut mati di pagi harinya, tapi kalau hujan tersebut siang hari tidak ada masalah dengan belut.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A&lt;/span&gt; : Bapak Sarkan memberikan jawaban, biasanya belut malah lebih suka dengan air hujan.&lt;br /&gt;(menurut saya, jenis hujan sekarang khan banyak kandungan kimianya atau lebih asam karena banyak pencemaran dimana-mana, apalagi pada daerah tertentu yang banyak pabrik, artinya air hujannya sudah tidak sehat lagi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Q&lt;/span&gt; :  Jenis pakan apakah yang cocok selain Cacing? apakah ikan rucah bisa?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A&lt;/span&gt; : karena belut tidak suka dengan asin, maka untuk jenis ikan rucah yang berasal dari laut kurang cocok bagi belut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian sedikit tangkapan dari sesion tanya jawab yang sempat saya ingat-ingat, semoga bisa memberikan informasi tambahan bagi para Beluter.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-5682140321387978512?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/5682140321387978512/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=5682140321387978512&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/5682140321387978512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/5682140321387978512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/05/pelatihan-budidaya-belut-tanpa-lumpur_29.html' title='Pelatihan Budidaya Belut Tanpa Lumpur III'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-8562948900173141981</id><published>2008-05-27T10:15:00.011+07:00</published><updated>2008-05-27T11:32:18.707+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belut'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fish'/><title type='text'>Pelatihan Budidaya Belut Tanpa Lumpur II</title><content type='html'>Berikut Gambar hasil tangkapan dalam Pelatihan Budidaya Belut Tanpa Lumpur dengan nara sumber Bapak Ahmad Sarkan. Untuk gambar lebih jelasnya akan saya coba upload di forum &lt;a href="http://groups.google.com/group/belutjawa"&gt;BelutJawa&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDuB2Oc1wDI/AAAAAAAAAIM/8GUlEt6tj54/s1600-h/pati+kolam+terpal.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDuB2Oc1wDI/AAAAAAAAAIM/8GUlEt6tj54/s320/pati+kolam+terpal.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5204896562948718642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyiapan Kolam Dan Media&lt;br /&gt;Bapak Sarkan mencoba menerangkan proses pembuatan kolam dan penyiapan media, walaupun di bawah terik matahari tapi para peserta antusias untuk mendengarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDuDK-c1wFI/AAAAAAAAAIc/X-_y5ciWraU/s1600-h/Pati+bibit.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDuDK-c1wFI/AAAAAAAAAIc/X-_y5ciWraU/s320/Pati+bibit.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5204898018942632018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bibit Belut yang disiap untuk didistribusikan ke petani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDuCmec1wEI/AAAAAAAAAIU/e1BUEjJSf0I/s1600-h/pati+kolam+budidaya.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDuCmec1wEI/AAAAAAAAAIU/e1BUEjJSf0I/s320/pati+kolam+budidaya.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5204897391877406786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolam Budidaya dari terpal, kolam tersebut milik bapak Kokok. Kolam terbuat dari terpal, media 100% Gedebog pisang busuk. Kedalaman media 25 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDuDkec1wGI/AAAAAAAAAIk/7UkFCTw9I1I/s1600-h/pati+cacing1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDuDkec1wGI/AAAAAAAAAIk/7UkFCTw9I1I/s320/pati+cacing1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5204898457029296226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar ketersediaan pakan buat belut terjamin, maka dibuat peternakan cacing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDuEJec1wHI/AAAAAAAAAIs/qkpJwWwFYvs/s1600-h/pati+cacing2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDuEJec1wHI/AAAAAAAAAIs/qkpJwWwFYvs/s320/pati+cacing2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5204899092684456050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Close up dari cacing yang belum masuk kemedia, karena cacing ini baru saja didatangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDuEqOc1wII/AAAAAAAAAI0/PvrBeUBJ8Ro/s1600-h/pati+kolam+budidaya2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDuEqOc1wII/AAAAAAAAAI0/PvrBeUBJ8Ro/s320/pati+kolam+budidaya2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5204899655325171842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diskusi di kolam bersama panitia dan peserta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-8562948900173141981?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/8562948900173141981/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=8562948900173141981&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/8562948900173141981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/8562948900173141981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/05/pelatihan-budidaya-belut-tanpa-lumpur.html' title='Pelatihan Budidaya Belut Tanpa Lumpur II'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDuB2Oc1wDI/AAAAAAAAAIM/8GUlEt6tj54/s72-c/pati+kolam+terpal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-6987033404155177050</id><published>2008-05-27T09:58:00.004+07:00</published><updated>2008-05-27T10:07:27.489+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belut'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fish'/><title type='text'>Pelatihan Budidaya Belut Tanpa Lumpur I</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDt6X-c1wCI/AAAAAAAAAIE/pyUrlKymg2M/s1600-h/pelatihan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDt6X-c1wCI/AAAAAAAAAIE/pyUrlKymg2M/s200/pelatihan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5204888346676281378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Meneruskan topik pelatihan budidaya belut, saya akan coba ceritakan runtutan acara dan hasil pelatihan budidaya belut yang diadakan oleh BKM Pandawa Winong kec. winong kabupaten Pati, dengan nara sumber Bapak Ahmad Sarkan SE, M.ag.&lt;br /&gt;Acara ini termasuk sepektakuler, karena jumlah peserta yang sangat banyak ada lebih dari 300 orang peserta. Pelatihan yang berlokasi di ruang pertemuan balai desa winong ini penuh sesak, sebagian besar peserta berasal dari kec Winong terutama warga desa winong sendiri, dan beberapa peserta dari luar kota. Acara ini dihadiri oleh Bapak camat Winong mewakili ibu wakil Bupati yang sedianya akan membuka pelatihan ini, pejabat dari dinas perikanan dan para pamong praja. acara baru dimulai pukul 10.00 mundur satu jam dari jadwal yang direncanakan,karena masih menunggu beberapa peserta yang dari luar kota, termasuk rombongan saya beserta teman-teman beluter dari Kendal. walaupun waktu untuk menyiapkan acara tersebut sangat terbatas, hanya 3 minggu (penuturan dari bapak ketua panitia) namun karena kepanitian tersusun dengan rapi, kerja sama dan kerja keras menghasilkan lingkungan pelatihan yang rapi dan teratur.&lt;br /&gt;Acara dimulai dengan sambutan-sambutan dari bapak ketua panitia, bapak wakil dari dinas perikanan dan sambutan dari bapak camat. Harapan yang disampaikan dari bapak camat sebagai wakil dari ibu wakil bupati mengharapkan kepada perserta untuk benar-benar memperhatikan materi yang akan disampaikan oleh bapak nara sumber, yang nantinya akan sangat bermanfaat setelah menekuni budidaya belut nantinya. Harapan berikutnya beliau mengharapkan Pati sebagai sentra budidaya Belut, yang nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat pati. Beliau juga memberikan angin segar bagi para kelompok tani yang kekurangan modal agar jangan kwatir, pemerintah akan memberikan kucuran dana jika memang kelompok tani tersebut mempunyai prospek kedepan yang bagus.&lt;br /&gt;Setelah acara seremonial dan lomba pidato dilanjutkan dengan paparan budidaya belut oleh narasumber bapak Ahmad Sarkan. Paparan dimulai dengan sejarah perbelutan nasional, ada empat orang narasumber yang sampai sekarang dijadikan acuan bagi para beluter. Dimulai dari Bapak Roy, Bapak Son son, Bapak Ardiyant dan yang baru naik daun Bapak Sarkan. Kemudian dilanjutkan dengan paparan prospek budidaya belut ini, masalah bibit dan hasil panen akan ditangani oleh Bapak Sarkan, diharapkan petani yang sudah membudidayakan tidak akan kebigungan untuk mendapatkan bibit dan kemana akan memasarkan hasil panen. Beliau mampu untuk menyediakan bibit dalam jumlah besar, karena sudah banyak daerah-daerah yang mengambil bibit dari Bapak Sarkan. Untuk pengambilan bibit akan diberikan garansi kematian, dan bibit yang dihasilkan merupakan bibit hasil pemijahan, demikian garansi yang diberikan oleh bapak Sarkan kepada para peserta pelatihan.&lt;br /&gt;Membahas masalah teknik budidaya diawali dengan menguraikan jenis-jenis belut yang bisa dibudidayakan, dilanjutkan dengan hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya belut.&lt;br /&gt;Beberapa hal Yang perlu diperhatikan :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pakan Awal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pakan Lanjutan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kolam&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Media&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Air&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tanaman Air&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Pakan ditekankan sekali, karena budidaya belut tanpa pemberian pakan yang bagus belut tidak akan berkembang baik. Sebelum memulai budidaya belut pakan berupa cacing perlu kita siapkan dulu minimal 14 hari sebelum tebar , karena jenis cacing tersebut akan berkembang setelah 14 hari. Tidak ada pemberitahuan jenis cacing yang disediakan oleh Bapak Sarkan. Pemberian pakan minimal 5 % pada bulan pertama 10% pada bulan kedua, 15 % pada bulan ke tiga, untuk bulan ke empat perlu ditambahkan makanan lain selain cacing, karena kebutuhan pakan semakin besar. Makanan tambahan ini dapat berupa belatung, yuyu, keong dan banyak macamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menginjak kemasalah Kolam, dijelaskan ada empat tipe kolam:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kolam Sawah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kolam Pemanen/Tembok&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kolam Jaring&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kolam Terpal&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Dari beberapa tipe kolam tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri, yang umum dipakai adalah kolam permanen dan kolam terpal. Kelebihan dari kolam permanen adalah memudahkan dalam merawat belut, tahan lama yang menjadi kendala adalah biaya pembuatan yang butuh dana cukup besar. sebagi alternatif dapat digunakan &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kolam Terpal, yang mempunyai kelebihan harga pembuatan yang cukup murah.&lt;br /&gt;Media hidup belut sangat memegang peranan dalam budidaya belut ini karena sebgai rumah dari belut, yang namanya rumah haruslah nyaman untuk tempat tinggal, sehingga kita harus membuat media ini cocok dengan belut. Media dibuat semaksimal mungkin mendekati media asli dialam. Ada empat jenis media yang direkomendasikan Oleh Bapak Sarkan :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Murni 100% Tanah (sebaiknya tanah sawah)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Campuran 80% tanah, 10% gedebog pisang busuk dan 10% jerami&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Campuran 80% tanah dan 20% Gedebog pisang busuk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Murni 100% gedebog busuk&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Dari keempat media tersebut semuanya telah dicoba oleh bapak Sarkan dan sudah cocok untuk budidaya belut, semua dikondisikan sesuai dengan keadaan lingkungan masing-masing.&lt;br /&gt;Air tidak boleh lepas dari pantaun, Air yang bersih sanagt dibutuhkan dalam budidaya belut ini, karena banyak sisa hasil metabolisme, atau kotoran belut yang harus dikeluarkan. Kondisi air mengalir sangat di rekomendasikan, minimal 2 hari sekali ada sirkulai air.&lt;br /&gt;Yang disebut sebagai Budidaya belut tanpa media Lumpur adalah point ke empat, media 100% gedebog pisang yang busuk, namun amat disayangkan ulasan tentang media tanpa lumpur ini sangat terbatas.&lt;br /&gt;Ulasan tentang cara panen masih belum lengkap, bagaimana cara penanganan hasil panen, cara mengangkat belut dari lumpur, pengangkutan. Yang masih belum dibahas adalah masalah penyakit.&lt;br /&gt;Setelah paparan disampaikan oleh bapak Sarkan dilanjutkan dengan sesion tanya jawab.&lt;br /&gt;Saya akan coba tuliskan apa saja yang banyak ditanyakan oleh peserta dan kebetulan ada sedikit gambar yang bisa memberikan gambaran pada kita. To be continue&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-6987033404155177050?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/6987033404155177050/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=6987033404155177050&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/6987033404155177050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/6987033404155177050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/05/pelatihan-budidaya-belut-tanpa-lumpur-i.html' title='Pelatihan Budidaya Belut Tanpa Lumpur I'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDt6X-c1wCI/AAAAAAAAAIE/pyUrlKymg2M/s72-c/pelatihan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-9137562399448385869</id><published>2008-05-19T07:49:00.005+07:00</published><updated>2008-05-19T08:00:54.726+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fish'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relax'/><title type='text'>Pelatihan Belut Oleh Bapak Ahmad Sarkan</title><content type='html'>Beberapa Hari yang lalu saya mendapatkan info akan diadakannya Pelatihan Budidaya belut  yang akan dipandu oleh bapak Ahmad Sarkan dari Kuningan, Cirebon. Nama Bapak Sarkan bukan asing lagi bagi para pemula belut, banyak referensi merujuk kepada beliu.&lt;br /&gt;Atas ijin dari bapak panitia brosur pelatihan ini dapat saya sebarluaskan, namun sayang waktunya memang sudah mepet, namun bila dari para beluter ada yang berminat silahkan kontak panitia. Info dari panitia pendaptaran akan ditutup tanggal 20 mei 2008, karena keterbatasan tempat.&lt;br /&gt;Insyaallah setelah mengikuti pelatihan nanti, atas ijin narasumber saya coba tuliskan apa yang saya dapatkan. Ditunggu tanggal mainnya.&lt;br /&gt;Berikut Brosur Pelatihan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDDQ8W34RwI/AAAAAAAAAH8/d_2dOX__3QE/s1600-h/brosurbelut.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDDQ8W34RwI/AAAAAAAAAH8/d_2dOX__3QE/s400/brosurbelut.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201887304963606274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-9137562399448385869?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/9137562399448385869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=9137562399448385869&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/9137562399448385869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/9137562399448385869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/05/pelatihan-belut-oleh-bapak-ahmad-sarkan.html' title='Pelatihan Belut Oleh Bapak Ahmad Sarkan'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDDQ8W34RwI/AAAAAAAAAH8/d_2dOX__3QE/s72-c/brosurbelut.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-388053017708151445</id><published>2008-05-19T07:35:00.007+07:00</published><updated>2008-05-19T07:48:47.529+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fish'/><title type='text'>Petunjuk Praktis Budidaya Belut bagi Pemula</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDDNI234RuI/AAAAAAAAAHs/k4kEjcYkmxM/s1600-h/belutnungsep.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDDNI234RuI/AAAAAAAAAHs/k4kEjcYkmxM/s200/belutnungsep.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201883121665459938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Belut yang mempunyai nama latin Monopterus albus  sudah lama dikenal oleh masyarakat baik indonesia maupun diluar negeri karena kandungan protein dan gizi yang tinggi. Sebagian orang berangapan dengan mengkonsumsi belut akan menambah vitalitas tubuh, dan sebagian lagi menjadikannya sebagai obat untuk beberapa jenis penyakit. Belut di habitat aslinya hidup disawah, rawa atau tempat yang berlumpur, belut mampu hidup dalam kondisi habitat yang kurang air karena mampu untuk menyerap oksigen langsung dari kulitnya.&lt;br /&gt;Selama ini belut yang ada dipasaran adalah belut hasil tangkapan alam, namun untuk memenuhi kebutuhan pasar mulai dikembangkan budidaya belut. Apa yang harus dipersiapkan untuk memulai budidaya belut ini, sedikit sharing ilmu soal budidaya belut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kolam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDDMJW34RrI/AAAAAAAAAHU/0GJr-pMMqgA/s1600-h/kolam+Terpal.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDDMJW34RrI/AAAAAAAAAHU/0GJr-pMMqgA/s200/kolam+Terpal.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201882030743766706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Gambar kolam terpal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kolam pembesaran belut dapat menggunakan kolam permanen ( tembok ) dengan ukuran ideal  500 cm X 500 cm kedalaman 120 cm, kolam dari Drum bekas / tong , kolam jaring namun demikian anda juga bisa menggunakan kolam terpal dengan ukuran 400 cm X 200 cm dengan kedalaman 100 cm. Menggunakan kolam terpal memang lebih efisien dan mudah dipindahkan apabila ingin dipindahkan ke tempat lain. Kondisi air ph ideal bagi belut adalah 5 – 7 dengan suhu air antara 16 – 21 derajat Celcius. Untuk menghindari suhu kolam naik akibat sinar matahari langsung sebaiknya kolam diberi atap atau di beri tanaman eceng gondok di atas permukaan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Media Pemeliharaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Media hidup belut dibuat sebaik mungkin mendekati kondisi alam yang sesungguhnya. Setelah anda menyiapkan kolam tersebut di atas, langkah selanjutnya adalah mengisi kolam dengan media pemeliharaan dengan urutan dan ukuran sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Jerami setinggi 25 - 40 cm.&lt;br /&gt;2. Pupuk Urea 5 kg dan NPK 5 kg (kolam berukuran 500 cm X 500 cm atau perbandingannya).&lt;br /&gt;3. Lumpur/tanah setinggi 5 cm.&lt;br /&gt;4. Pupuk Kandang setinggi 5 cm.&lt;br /&gt;5. Pupuk kompos setinggi 5 cm.&lt;br /&gt;6. Lumpur/tanah setinggi 5 cm.&lt;br /&gt;7. Cincangan Batang Pisang setinggi 10 cm.&lt;br /&gt;8. Lumpur/tanah setinggi 15 cm.&lt;br /&gt;9. Air setinggi 5 cm.&lt;br /&gt;Untuk mempercepat fermentasi media diatas pupuk kandang dan kompos dapat digunakan    Fermentor atau pupuk cair dg kandungan Microba Organik untuk membuat kompos seperti EM 4, Nasa, Superfarm ,atau NOPKOR yang paling effective, murah dan mudah di dapat ( tuangkan secara merata dg dosis 1 liter untuk kolam berukuran 500 cm X 500 cm atau perbandingannya ),&lt;br /&gt;Media pemeliharaan ini di diamkan agar terjadi proses permentasi selama kurang lebih 2 sampai 3 minggu, atau paling lama 1 bulan sehingga siap untuk ditaburi bibit/benih belut yang akan dibudidayakan. Untuk mengetahui media sdh matang dgn  menencapkan bambu / peralon sampai kedasar kolam angkat pelan- pelan keatas bila gelembung bening dan tdk ada bau maka media sudah matang. Setelah media matang alirkan air selama 3 – 4 hari untuk menghilangkan racun diamkan selama sehari bibit baru boleh ditebar.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Persiapan benih / bibit belut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDDMYW34RsI/AAAAAAAAAHc/cYudgkHp0jQ/s1600-h/bibit1.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDDMYW34RsI/AAAAAAAAAHc/cYudgkHp0jQ/s200/bibit1.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201882288441804482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Gambar bibit belut. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan pembesaran dapat dimulai setelah kolam dan media pemeliharaan siap. Langkah berikutnya adalah memilih bibit belut yang baik agar hasilnya dapat masimal. Bibit belut ini harus dipilih yang sempurna atau normal dan singkirkan yang tidak normal. Belut yang berkualitas ini akan menghasilkan hasil yang baik, sehingga akan berkembang dengan baik pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belut berkualitas memenuhi persyaratan sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Anggota tubuh utuh dan mulus yaitu tidak ada luka gigitan atau goresan.&lt;br /&gt;2. Gerakan lincah dan agresif.&lt;br /&gt;3. Penampilan sehat yang dicirikan tubuh yang keras dan tidak lemas manakala dipegang.&lt;br /&gt;4. Tubuh dan kepala seimbang / kecil dan berwarna   kuning kecoklatan.&lt;br /&gt;5. Umur antara 2-4 bulan. Tidak dianjurkan benih berwarna hitam dgn bagian perut berwarna kemerahan benih seprti ini akan tumbuh kerdil, hindari membeli benih dgn cara setrum, benih yg baik adalah hasil tangkapan dgn wuwu / bubu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pakan dan kebiasaan makan belut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Belut merupakan hewan karnifora alias pemangsa binatang lain, secara alami memakan binatang kecil yang masih hidup seperti siput, cacing, anak ikan, bekicot dll. Pakan mulai diberikan setelah benih masuk ke kolam perbesaran setelah 3 hari atau hari ke 4 jadi tidak di benarkan memberikan pakan buatan / palet setiap hari harus berseling 2 atau 3 hari sekali ini di maksud untuk mendapatkan hasil produktivitas secara maximum. Jumpah pakan yang diberikn harus sesuai dengan pertumbuhan belut itu sendiri. Sebagai gambaran bulan pertama pemeliharaan diperlukan 5 % dr jumplah / berat benih yang di tebar ( misalkan 40 kg benih diperlukan 2 kg pakan).umur  1~2 bulan  sebanyak 6,5 %, bulan ke 2~3 sebanyak 8 %  dan 3~4 bulan sebanyak 10 %.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hama dan Penyakit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Hama pada belut adalah binatang tingkat tinggi yang langsung mengganggu kehidupan belut.&lt;br /&gt;2) Di alam bebas dan di kolam terbuka, hama yang sering menyerang belut antara lain: berang-berang, ular, katak,burung, serangga, musang air dan ikan gabus.&lt;br /&gt;3) Di pekarangan, terutama yang ada di perkotaan, hama yang sering menyerang hanya katak dan kucing.&lt;br /&gt;Pemeliharaan belut secara intensif tidak banyak diserang hama.&lt;br /&gt;Penyakit yang umum menyerang adalah penyakit yang disebabkan oleh organisme tingkat rendah seperti virus, bakteri,jamur, dan protozoa yang berukuran kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Panen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDDM3W34RtI/AAAAAAAAAHk/x9ygUZfGvGg/s1600-h/IMG_0002.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDDM3W34RtI/AAAAAAAAAHk/x9ygUZfGvGg/s200/IMG_0002.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201882821017749202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pemanenan belut berupa 2 jenis yaitu :&lt;br /&gt;1) Berupa benih/bibit yang dijual untuk diternak/dibudidayakan.&lt;br /&gt;2) Berupa hasil akhir pemeliharaan belut yang siap dijual untuk konsumsi (besarnya/panjangnya sesuai denganpermintaan pasar/konsumen 10 ~15 ekor / kg).&lt;br /&gt;Cara Penangkapan belut sama seperti menangkap ikan lainnya dengan peralatan antara lain : bubu/posong, jaring/jala bermata lembut, dengan pancing atau kail dan pengeringan air kolam sehingga belut tinggal diambil saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dapat menjadi tuntunan bagi para pemula dan beguna bagi kita semua&lt;br /&gt;Ikatlah amalmu dengan ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis ulang dr berbagai sumber&lt;br /&gt;oleh: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Agus mst&lt;/span&gt;  ( agusmst@gmail.com)&lt;br /&gt;Pengurus Koperasi Agrobisnis Sukajaya dan  pemerhati budidaya belut di Kendal-Jateng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-388053017708151445?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/388053017708151445/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=388053017708151445&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/388053017708151445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/388053017708151445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/05/petunjuk-praktis-budidaya-belut-bagi.html' title='Petunjuk Praktis Budidaya Belut bagi Pemula'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SDDNI234RuI/AAAAAAAAAHs/k4kEjcYkmxM/s72-c/belutnungsep.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-3473689009921076157</id><published>2008-04-23T09:06:00.005+07:00</published><updated>2008-04-23T09:19:26.204+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fish'/><title type='text'>Memulai Budidaya Belut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SA6ckqk_l9I/AAAAAAAAAHM/MwCmA0oXNeE/s1600-h/IMG_0002.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SA6ckqk_l9I/AAAAAAAAAHM/MwCmA0oXNeE/s200/IMG_0002.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5192259574123435986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk menambah semangat para pemula belut, ini ada sedikit artikel yang saya ambil dari milis &lt;a href="belutjawa@googlegroups.com"&gt;BelutJawa&lt;/a&gt;" &lt;belutjawa@googlegroups.com&gt; yang di post oleh bapak dengan ID Jnic. Semoga tips ini bisa membantu kita dalam memulai beternak belut. Karena banyak kendala yang kita hadapi dalam memulai beternak belut ini, semangat boleh namun jangan sampai dengan semangat ini kita akan kandas ditengah jalan gara-gara modal yang kita keluarkan terlalu besar.&lt;br /&gt;Saya belum berpengalaman dalam dunia perbelutan, sharing ini utama&lt;br /&gt;bagi rekan-rekan pemula yang ingin menekuni dunia perbelutan (memang&lt;br /&gt;sangat ber prospek, apalagi kalo ada senior yg mau menggandeng&lt;br /&gt;kita..he.he.he..).Setelah mengamati hampir selama 8 bulan maka sya&lt;br /&gt;coba tuangkan ide2 untuk pemula. Pertama : Kita harus bisa mengamati&lt;br /&gt;dan memaksimalkan sumber daya yg ada disekitar kita. Tidak semua&lt;br /&gt;daerah punya stock gedebong pisang yang melimpah. tidak semua daerah&lt;br /&gt;memiliki jenis tanah yang seperti sawah, atau mungkin malah tidak ada&lt;br /&gt;sawah. Tapi itu semua bisa kita siasati. Untuk tanah agar mirip sawah&lt;br /&gt;(halus) ya harus kita beri air yg lama, lalu di injak-injak. Kalo&lt;br /&gt;tidak ada gedebong ya..tidak pake juga tidak apa2.Saya coba ga pake&lt;br /&gt;gedebong sudah 2 bulan belutnya masih hidup kok. Kedua : Masalah&lt;br /&gt;Pakan, kalo kita hanya mengandalkan yang ada di alam (ikan kecil2,&lt;br /&gt;keong emas,cacing,yuyu) dalam skala kecil masih bisa, tapi kalo kita&lt;br /&gt;akan serius menjadi petani/suplier/pebisnis/pembudidaya belut maka&lt;br /&gt;sebaiknya kita pelajari tentang pakan lebih dahulu. Misalkan kita&lt;br /&gt;ternak cacing tanah dulu ya kira2 5 bulan, nah kalo sdh berhasil kita&lt;br /&gt;bisa mulai buat media untuk belut. Ketiga : Bibit Belut, kalo ingin&lt;br /&gt;sukses tentunya kita harus melakukan uji coba terlebih dahulu. Untuk&lt;br /&gt;yang akan uji coba, kendalanya pada bibit. Pengalaman saya dari&lt;br /&gt;beberapa penyedia bibit setelah saya hubungi untuk beli bibit, mereka&lt;br /&gt;menjawab "Minimal 50 kg pak.." Wow...saya kaget, hhmmm...wong baru mau&lt;br /&gt;uji coba kok sudah 50kg, lha mau saya letakkan dimana sisanya. Tapi&lt;br /&gt;saya sadar ya..itulah dunia bisnis. Akhirnya saya beli belut (yang&lt;br /&gt;kecil-kecil) dari pasar tradisional, konsekwensinya belut yg saya beli&lt;br /&gt;itu kan ga ada jaminan itu bagus atau tidak, tapi ga apalah, dari pada&lt;br /&gt;tidak mencoba.&lt;br /&gt;Dari 30 ekor yg saya masukkan, sudah 2 bulan, yg mati 12 ekor. saya&lt;br /&gt;fokus pada kelangsungan hidup belut itu terlebih dahulu, jika sampe 6&lt;br /&gt;bulan belut tidak mati ya..artinya sudah hampir cocok media yg saya&lt;br /&gt;buat. Tapi saya yakin belut itu ga bisa gede, karena ngasih pakannya&lt;br /&gt;ga rutin kalo pas ada aja he..he..he. Saya suka kasih cacing, tapi&lt;br /&gt;sedikit karena cacing itu lebih baik saya budidayakan dulu.&lt;br /&gt;Untuk Pa Sarkan..apa kabar, awal bulan mei saya mau ke Manis Kidul&lt;br /&gt;Kuningan, bolehkah saya mampir kang sekalian mau beli bibit, 5 kilo&lt;br /&gt;aja. Tapi kalo ga ada ya tidak apa2, yg penting salaturahmi jalan&lt;br /&gt;terus.&lt;br /&gt;Itulah sekedar sharing pengalaman n ide saya, khusus untuk pemula.&lt;br /&gt;Bagi para senior terima kasih atas segala masukannya. Sukses selalu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-3473689009921076157?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/3473689009921076157/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=3473689009921076157&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/3473689009921076157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/3473689009921076157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/04/memulai-budidaya-belut.html' title='Memulai Budidaya Belut'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SA6ckqk_l9I/AAAAAAAAAHM/MwCmA0oXNeE/s72-c/IMG_0002.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-7963913716367377810</id><published>2008-04-21T13:55:00.006+07:00</published><updated>2008-04-21T15:41:31.742+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanaman'/><title type='text'>BUDIDAYA PORANG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SAxLXUbIEBI/AAAAAAAAAGs/d5-IACYm4Dk/s1600-h/gbrporang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SAxLXUbIEBI/AAAAAAAAAGs/d5-IACYm4Dk/s200/gbrporang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5191607334442897426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hutan sebagai suatu ekosistem tidak hanya menyimpan sumberdaya alam yang berupa kayu saja, tetapi masih banyak potensi non kayu yang dapat diambil manfaatnya oleh masyarakat melalui budidaya tanaman pertanian pada lahan hutan. Kegiatan budidaya tersebut diperkirakan akan dapat membawa keuntungan baik dari segi ekonomis maupun dari segi ekologis, dimana kesuburan tanah akan tetap dapat dipertahankan tanpa mengubah fungsi pokoknya.&lt;br /&gt;Perum Perhutani sebagai pemegang mandat dalam pengelolaan hutan di Pulau Jawa berupaya secara terus menerus untuk mensukseskan pelaksanaan PHBM (Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat) guna menumbuhkembangkan rasa memiliki segenap masyarakat terhadap fungsi dan manfaat Sumber Daya Hutan secara optimal dan proporsional melalui pembagian peran, tanggung jawab serta hasil produksi guna menjamin kelangsungan fungsi dan manfaat Sumber daya Hutan itu sendiri.&lt;br /&gt;Banyak sekali kegiatan yang dapat dilakukan oleh Perhutani maupun masyarakat di sekitar hutan dalam rangka kegiataan pemanfaatan lahan di bawah tegakan tanaman pokok kehutanan yang biasanya berupa tanaman tumpangsari, antara lain dengan menanam padi, jagung, jeruk, pepaya, nanas, cabai, temu pepet, blimbing, semangka, vanili, maupun porang. Untuk kali ini yang akan kita kaji lebih dalam lagi adalah tentang budidaya porang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Morfologi Porang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Porang, dikenal juga dengan naman Iles-Iles (Amorphophallus Onchophyllus) dan di daerah Jawa dikenal dengan nama suweg. Merupakan tumbuhan semak (herba) yang memiliki tinggi 100 – 150 cm dengan umbi yang berada di dalam tanah. Batang tegak, lunak, batang halus berwarna hijau atau hitam belang-belang (totol-totol) putih. Batang tunggal memecah menjadi tiga batang sekunder dan akan memecah lagi sekaligus menjadi tangkai daun. Pada setiap pertemuan batang akan tumbuh bintil/katak berwarna coklat kehitam-hitaman sebagai alat perkembangbiakan tanaman Porang. Tinggi tanaman dapat mencapai 1,5 meter sangat tergantung umur dan kesuburan tanah. Umbi inilah yang akan dipungut hasilnya karena memiliki zat glukomanan.&lt;div class="fullpost"&gt;Tumbuhan ini hidup di bawah naungan dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan alternatif di musim paceklik.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SAxMJkbIECI/AAAAAAAAAG0/RgiCsaZaVB4/s1600-h/porang+panen.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SAxMJkbIECI/AAAAAAAAAG0/RgiCsaZaVB4/s200/porang+panen.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5191608197731323938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Umbi Porang Hasil panen ukuran 1kg&lt;br /&gt;Kegunaan lain dari porang adalah untuk keperluan industri antara lain untuk mengkilapkan kain, perekat kertas, cat, kain katun, wool dan bahan imitasi yang memiliki sifat lebih baik dari amilum serta harganya yang lebih murah. Selain itu bahan ini juga dapat dipergunakan sebagai pengganti agar-agar dan gelatin sebagai bahan pembuat negative film, isolator dan seluloid karena sifatnya yang mirip selulosa. Sedangkan larutan manaan bila dicampur dengan gliserin atau natrium hidroksida bisa dibuat bahan kedap air. Disamping itu bahan manaan juga dapat dipergunakan untuk menjernihkan air dan memurnikan bagian-bagian keloid yang terapung dalam industri bir, gula, minyak dan serat.Bahan makanan yang berasal dari porang atau iles-iles ini banyak disukai oleh masyarakat Jepang berupa mie atau konyaku, maka salah satu perusahaan yang memproduksi bahan makanan yang berasal dari porang seperti PT Ambico, banyak mengekspornya ke negara matahari terbit tersebut. Tanaman porang itu sendiri dapat dipanen setelah berumur 3 tahun (3 kali pertumbuhan). Dengan perkiraan harga saat ini sekitar Rp. 800,-/Kg dalam keadaan basah. Sedangkan apabila dijual dalam bentuk irisan keripik yang kering, dapat dijual seharga Rp. 9.000,-/Kg. Apabila kita mampu menjualnya langsung ke pihak investor dari Jepang kita akan dihargai sekitar USD 18/Kg. Dalam setiap pohon dapat memanen hasil sebanyak 2 Kg umbi, dan dalam setiap hektarnya dapat diperoleh 12 ton atau sekitar 1,5 ton kering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SAxOnUbIEDI/AAAAAAAAAG8/vF1yGX6LTSo/s1600-h/porang1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SAxOnUbIEDI/AAAAAAAAAG8/vF1yGX6LTSo/s200/porang1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5191610907855687730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Konyaku, Produk olahan dari umbi porang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangsa pasar umbi Porang lainya antara lain :.&lt;br /&gt;1. Untuk pangsa pasar dalam negeri;&lt;br /&gt;umbi Porang digunakan sebagai bahan mie yang dipasarkan di swalayan, serta untuk memenuhi kebutuhan pabrik kosmetik sebagai bahan dasar.&lt;br /&gt;2. Untuk pangsa pasar luar negeri; masih sangat terbuka yaitu terutama untuk tujuan Jepang, Taiwan, Korea dan beberapa negara Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Syarat Tumbuh Porang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tanaman Porang pada umumnya dapat tumbuh pada jenis tanah apa saja, namun demikian agar usaha budidaya tanaman Porang dapat berhasil dengan baik perlu diketahui hal-hal yang merupakan syarat-syarat tumbuh tanaman Porang, terutama yang menyangkut iklim dan keadaan tanahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Keadaan Iklim&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tanaman Porang mempunyai sifat khusus yaitu mempunyai toleransi yang sangat tinggi terhadap naungan atau tempat teduh (tahan tempat teduh). Tanaman Porang membutuhkan cahaya maksimum hanya sampai 40%. Tanaman Porang dapat tumbuh pada ketinggian 0 - 700 M dpl. Namun yang paling bagus pada daerah yang mempunyai ketinggian 100 - 600 M dpl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Keadaan Tanah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk hasil yang baik, tanaman Porang menghendaki tanah yang gembur/subur serta tidak becek (tergenang air). Derajat keasaman tanah yang ideal adalah antara PH 6 - 7 serta pada kondisi jenis tanah apa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Kondisi Lingkungan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Naungan yang ideal untuk tanaman Porang adalah jenis Jati, Mahoni Sono, dan lain-lain, yang pokok ada naungan serta terhindar dari kebakaran. Tingkat kerapatan naungan minimal 40% sehingga semakin rapat semakin baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perkembangbiakan Porang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perkembangbiakan tanaman Porang dapat dilakukan dengan cara generatif maupun vegetatif. Secara umum perkembangbiakan tanaman Porang dapat dilakukan melalui berbagai cara yaitu anatara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Perkembangbiakan dengan Katak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam 1 kg Katak berisi sekitar 100 butir katak. Katak ini pada masa panen dikumpulkan kemudian disimpan sehinggabila memasuki musim hujan bisa langsung ditanam pada lahan yang telah disiapkan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Perkembangbiakan dengan Biji/Buah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tanaman Porang pada setiap kurun waktu empat tahun akan menghasilkan bunga yang kemudian menjadi buah atau biji.&lt;br /&gt;Dalam satu tongkol buah bisa menghasilkan biji sampai 250 butir yang dapat digunakan sebagai bibit Porang dengancara disemaikan terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Perkembangbiakan dengan Unbi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Dengan umbi yang kecil, ini diperoleh dari hasil pengurangan tanaman yang sudah terlalu rapat sehingga perlu untuk dikurangi. Hasil pengurangan ini dikumpulkan yang selanjutnya dimanfaatkan sebagai bibit.&lt;br /&gt;- Dengan umbi yang besar, ini dilakukan dengan cara umbi yang besar tersebut dipecah-pecah sesuai dengan selera selanjutnya ditanam pada lahan yang telah di siapkan.&lt;br /&gt;Dapat kita lihat disini bahwa budidaya tanaman porang itu sendiri mempunyai prospek yang baik dan bernilai ekonomis yang tinggi bagi masyarakat. Sehingga dapat membantu masyarakat dalam membuka lapangan kerja serta usaha sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat itu sendiri.(pien)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber asli dr perum perhutani kph jember&lt;br /&gt;-----------------------------------------------&lt;br /&gt;Dari Berbagai Sumber&lt;br /&gt;Koperasi Agrobisnis Sukajaya&lt;br /&gt;Alamat : Jln. Raya kaliwungu boja km 1,5 protomulyo kec. kaliwungu selatan kendal 51372&lt;br /&gt;Supplyer hasil pertanian,bibit dan umbi porang, bibit dan bunga rosela, kayu dan limbah kayu/ kayu bakar&lt;br /&gt;Contact Person Agus Mastrianto&lt;br /&gt;                            agusmst@gmail.com&lt;br /&gt;                            hp.08122828965&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-7963913716367377810?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/7963913716367377810/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=7963913716367377810&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/7963913716367377810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/7963913716367377810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/04/budidaya-porang.html' title='BUDIDAYA PORANG'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SAxLXUbIEBI/AAAAAAAAAGs/d5-IACYm4Dk/s72-c/gbrporang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-2096523721987599737</id><published>2008-04-21T07:59:00.010+07:00</published><updated>2008-04-21T09:14:24.830+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fish'/><title type='text'>Bibit Belut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SAvqQUbID9I/AAAAAAAAAGM/WiwTtqy-6pM/s1600-h/IMG_0003.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SAvqQUbID9I/AAAAAAAAAGM/WiwTtqy-6pM/s200/IMG_0003.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5191500561555918802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Bibit sebagai awal dari sebuah siklus kehidupan memegang peranan penting. Pemilihan bibit yang bagus akan menghasilkan panen yang memuaskan juga. Dari beberapa literatur yang di tuliskan bahwa bibit yang bagus adalah bercirikan sehat, gerakan gesit, tidak ada luka, ukuran serangam. Gerakan yang gesit menandakan bibit dalam keadaan sehat tidak lemas, biasanya kalau kita pegang akan berontak lepas, untuk mengecek jika masi h dikolam dikagetkan saja, seperti dinding kolam di pukul-pukul sehingga bunyi, jika bibit sehat maka akan di respon oleh bibit untuk lagi tunggang langgang. Bibit yang kurang sehat akan berada di pemukaan media. Luka pada bibit bisa menyebabkan kematian bagi di belut, jika luka ini cepet menyebabkan jamur maka akan berakibat pada bibit yang lainnya. Ukuran yang sama memudahkan kita dalam panen nantinya,dan mengurangi kanibalisme antar belut, karena kalau nantinya ukuran tidak sama maka yang kecil akan dimakan yang besar.&lt;br /&gt;Berikut saya coba sharing tempat penyedia bibit belut ayng berada di kabupaten pati, informasi ini saya dapatkan dari Bapak Agus dikendal dan saya lakukan pengecekan di alamat tersebut. Benar keberadaanya kalau tempat tersebut menyediakan bibit belut dan belut konsumsi. Bibit yang disediakan menurut informasi adalah hasil budidaya untuk jenis kayu dan pisang, istilah ini sudah umum di pasaran, suatu saat nanti saya coba lebih lanjut telusuri soal jenis belut ini.&lt;br /&gt;Berikut alamat penyedia bibit tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;CV. A-mtd Raja P.A.S.A (PERKASA ALITAMA SUKSES MANDIRI)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;BAPAK ALI MURTADHO&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JL. PATI - KUDUS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PERUM SUKOHARJO INDAH BLOK A No.3&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DS. SUKOHARJO KEC. MARGOREJO KAB. PATI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JAWA TENGAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TELP. 081325090629 DAN 085865646069&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;untuk pemesanan silahkan kontak langsung dengan bapak ALI, harga dan prosedure pemesanan. Bibit akan diberikan garansi dan penggantian jika terjadi kematian.&lt;br /&gt;Berikut gambar-gambar yang saya ambil dari kolam penampungan Bapak ALI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SAvqwEbID-I/AAAAAAAAAGU/_wZOEaQXcv4/s1600-h/IMG_0006.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SAvqwEbID-I/AAAAAAAAAGU/_wZOEaQXcv4/s200/IMG_0006.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5191501107016765410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Bibit dicoba untuk diangkat untuk melihat keserangaman bibit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SAvso0bID_I/AAAAAAAAAGc/DmgnH_iKJ10/s1600-h/IMG_0007.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SAvso0bID_I/AAAAAAAAAGc/DmgnH_iKJ10/s200/IMG_0007.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5191503181485969394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tampilan belut dalam kolam penampungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SAvtPUbIEAI/AAAAAAAAAGk/hAJB7I7ns9o/s1600-h/IMG_0002.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SAvtPUbIEAI/AAAAAAAAAGk/hAJB7I7ns9o/s200/IMG_0002.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5191503842910932994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Belut yang sudah besar salah satu contoh hasil panen.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-2096523721987599737?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/2096523721987599737/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=2096523721987599737&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/2096523721987599737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/2096523721987599737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/04/bibit-belut.html' title='Bibit Belut'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/SAvqQUbID9I/AAAAAAAAAGM/WiwTtqy-6pM/s72-c/IMG_0003.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-4448092706908447559</id><published>2008-04-05T11:36:00.000+07:00</published><updated>2008-04-05T12:11:12.025+07:00</updated><title type='text'>How To Repair Small Leaks in Glass Aquariums</title><content type='html'>&lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt;&lt;IMG style="WIDTH: 150px; HEIGHT: 150px" alt=""  hspace=0 src="cid:001b01c896d6$a9928a20$2a05a8c0@blackfoot" align=absBottom  border=0&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt;How To Repair Small Leaks in Glass Aquariums in 9  Easy Steps&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt;With a few inexpensive items and a little time you  can easily repair small or minor leaks in a glass aquarium using these simple  instructions from your Guides.&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;Here's How:&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1. Locate the exact source of the leak  and mark it with a felt tip marker.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2. Reduce the water level in  the tank until the leak stops.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 3. Thoroughly dry and clean the  area of and around the leak with a paper towel, or soft cloth.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  4. With the razor blade, scrape the existing silicone from the leaking area, and  an additional one inch area around the source of the leak.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 5.  Clean the scraped area with the acetone applied to a paper towel, being careful  not to over staturate it or allow any acetone to run or drip down into the  aquarium, and let dry for a few minutes.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 6. Apply the silicone  sealant to the cleaned area, working it into the glass joint  area.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 7. Allow the silicone to cure for at least 12 hours, 24 is  better.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 8. Refill the tank with water to the desired  level.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 9. Check to see if the repair worked and the leak has  stopped.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt;&lt;STRONG&gt;Tips:&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1. Not all sealants are suitable for  aquarium use. Use only non-toxic 100% silicone sealants, such All-Glass®  brand.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2. Pinpoint the exact location of the leak. Water will be  at the bottom of the tank (gravity rules), but most likely the source of the  leak will be somewhere else up higher or sideways along the joint or  seam.&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 3. If patching the leak from the outside of the tank does  not stop the leak, try patching it from the inside.&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;FONT face=Arial  size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt;&lt;STRONG&gt;What You Need:&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * 100% Silicone  Sealant&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Acetone&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Single Edged  Razor Blades&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Paper Towels&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Felt  Tip Marker&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Tank Replacement Water&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt;From Stan &amp;amp; Debbie Hauter,&lt;BR&gt;Your Guide to  Saltwater Aquariums.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt;Cara memperbaiki aquarium yang bocor hampir mirip  kita membuat aquarium baru, untuk yang bocor sedikit kita tinggal kelupas lem  silicon yang ada disekitar kebocoran tersebut, namun jika yang bocor hampir satu  sisi kita harus ambil semua lem yang ada dalam satu sisi tersebut, baru  dilakukan pengeleman.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial size=2&gt;Kalau pun kita tidak kelupas lem lama, maka  tambalan kita tidak akan bertahan lama. Saat akan di lem, pastikan kondisi semua  bagian dalam keadaan kering, dan sebaiknya semua air memang dikuras, karena  tekanan air akan menjadikan bocoran semakin melebar.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-4448092706908447559?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/4448092706908447559/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=4448092706908447559&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4448092706908447559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4448092706908447559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/04/how-to-repair-small-leaks-in-glass.html' title='How To Repair Small Leaks in Glass Aquariums'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-3981963767291416826</id><published>2008-04-05T11:29:00.002+07:00</published><updated>2008-04-05T11:37:43.449+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relax'/><title type='text'>Post Blog dari email</title><content type='html'>Sedikit Tips dari Blogger dimana kita bisa post artikel di blog kita tanpa harus kita login ke blogger, kita bisa menggunakan email yang ada. Kekurangan dari sistem ini biasanya format yang tidak cukup bagus, namun hal ini bisa disiasati dengan menggunakan email yang support HTML. Kekurangan berikutnya kita tidak bisa menambahkan label dalam tiap judul artikel kita tersebut.&lt;br /&gt;Cara set di Blogger :&lt;br /&gt;1. Login ke Blogger dengan ID kita&lt;br /&gt;2. Masuk ke dalam penggaturan&lt;br /&gt;3. Pilih kebagian email&lt;br /&gt;4. isikan nama yang diinginkan, biasanya didepan merupakan login ID kita dan lebih memudahkan untuk mengingat kata kedua adalah alamat blog kita. misal &gt; mutiarasani1.Mutiarasani@blogger.com&lt;br /&gt;5. Alamat email tersebut kita inget baik, karena alamat ini yang kita gunakan untuk post blog dari email.&lt;br /&gt;6. entah dari email mana saja alamatkan artikel anda ke alamat diatas, setelah pengaturan tampilan tentunya, kirim, dan coba buka tampilan post di blog anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tips kecil ini bermanfaat sehingga memudahkan kita untuk post artikel.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-3981963767291416826?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/3981963767291416826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=3981963767291416826&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/3981963767291416826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/3981963767291416826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/04/post-blog-dari-email.html' title='Post Blog dari email'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-7192503109204375608</id><published>2008-03-26T12:11:00.003+07:00</published><updated>2008-03-26T12:46:24.380+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Programer'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Software'/><title type='text'>Library Atomation System (software Perpustakaan)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R-njIFO53ZI/AAAAAAAAAGE/CFLCKuWRZv8/s1600-h/perpustakaan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R-njIFO53ZI/AAAAAAAAAGE/CFLCKuWRZv8/s200/perpustakaan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5181922574249614738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dah Lama ndak ngisi blog, banyak kepiliran mau nulis, cuman tangannya masih belum sempat, keyboardnya masih buat menyelesaikan pekerjaan.&lt;br /&gt;Dunia pendidikan sekarang baru marak-maraknya dapat sorotan dari pemerintah, pengucuran dana yang besar-besaran digunakan untuk meningkatkan kwalitas pendidikan kita. Gaji pengawai negeri terutama guru mulai diperhatikan, dan pendidikan yang namanya BOS (bantuan operasional sekolah) dan banyak lagi para calon pemimpin kita yang "memperjuangkan" soal sekolah "gratis", amin.&lt;br /&gt;Untuk mendukung peningkatan kwalitas siswa, sarana pendukung pendidikan harus ditingkatkan salah satunya adalah perpustakaan, kenapa? Untuk menambah ilmu salah satu cara adalah belajar, cara belajar yang umum adalah membaca, entah itu membaca buku, majalah, atau artikel. Semua itu bisa kita dapatkan dengan membeli atau cara yang paling sederhana adalah mengunjungi perpustakaan untuk mencari buku yang kita maksudkan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Disetiap sekolah pasti ada perpustakaan walaupun mungkin hanya segelintir buku yang tersedia dan itupun mungkin sudah sejak kapan mengisi ruang perpustakaan. sebuah perpustakaan akan lebih tampak menarik jika koleksi buku cukup lengkap dan pengaturan operasional yang baik. Dengan peningkatan dunia IT, operasional dalam perpustakaan dapat dikelola dengan mudah dengan bantuan sebuah Software, seperti diungkap oleh Bapak Ari suseno di &lt;a href="http://citizennews.suaramerdeka.com/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=97&amp;amp;Itemid=1"&gt;suara pembaca Suara merdeka&lt;/a&gt; "Tehnologi Informasi Untuk Perpustakaan".&lt;br /&gt;Dengan semakin berkembangnya OpenSource memudahkan kita mendapatkan software dengan gratis. Kenapa karena kalau pun harus membuat sebuah software dengan bahasa pemograman yang lain kita harus membayar lebih mahal.&lt;br /&gt;Banyak program yang bisa di download dari link dibawah.&lt;br /&gt;Terimakasih kepada para Programer yang sudah mempersembahkan sebuah Software untuk perpustakaan. Semoga program tersebut bermanfaat bagi dunia perpustakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Link yang berhubungan dengan software perpustakaan&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://senayan.diknas.go.id./web/"&gt;Senayan Library&lt;/a&gt; &gt; http://senayan.diknas.go.id./web/&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://kali-indonesia.blogspot.com/"&gt;Komunitas Athenaeum Light Indonesia&lt;/a&gt; &gt;http://kali-indonesia.blogspot.com/&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/toolib/"&gt;Milis Tool Library&lt;/a&gt; &gt;http://groups.yahoo.com/group/toolib/&lt;br /&gt;4. &lt;a href="http://kali.openlib.info/"&gt;Web pengguna Athenaeum Light&lt;/a&gt; &gt; http://kali.openlib.info/&lt;br /&gt;5. &lt;a href="http://hendrowicaksono.multiply.com/"&gt;Blog Jendral Library Senayan&lt;/a&gt; &gt; http://hendrowicaksono.multiply.com/&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-7192503109204375608?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/7192503109204375608/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=7192503109204375608&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/7192503109204375608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/7192503109204375608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/03/library-atomation-system-software.html' title='Library Atomation System (software Perpustakaan)'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R-njIFO53ZI/AAAAAAAAAGE/CFLCKuWRZv8/s72-c/perpustakaan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-5378273081152483065</id><published>2008-02-22T13:23:00.004+07:00</published><updated>2008-02-22T13:43:57.293+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fish'/><title type='text'>Perkembangan Sidat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R75vDE2G_QI/AAAAAAAAAF8/DCphW3MIiZk/s1600-h/sidatfeb2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R75vDE2G_QI/AAAAAAAAAF8/DCphW3MIiZk/s200/sidatfeb2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5169691520898891010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saya akan coba update informasi perkembangan sidat yang saya pelihara. Sudah hampir 10 bulan saya pelihara sidat ini, walau jumlahnya tidak seberapa hanya 1kg dulu belinya, kira-kira berjumlah 50 ekor lah (soalnya belum pernah hitung). Ada kebahagian tersendiri dari memlihara sidat ini, awalnya saya pesimis karea sudah hampir 6 bulan yang lalu tampak tidak ada pekembangan. Namun muncul kebahagian ketika suatu malam, pas saya kasih makan kok ada yang cukup besar diameter hampir 2 cm. mulai saat itu aku penasaran ada berapa ekor yang bisa berkembang, karena yang lain tampak masih kecil-kecil, separonya.&lt;br /&gt;Hari kemarin pas ada waktu luang saya coba mau liat, kalau harus kuras khan lama, untuk isi airnya dan kasihan nanti kalau adaptasi dengan air baru, akhirnya saya pakai jaring. Kebetulan ada sisa jaring dulu pas ternak lele, karena ndak ada yang bantu akhirnya cuman dapat 4 ekor saja, seperti tampak di gambar. Akhrinya rasa penasaran terobati, bahwasanya sidat saya ada perkembangan. Mulai saat itu saya coba memberikan perhatian agak extra, memberikan makan lebih rutin, dan menambah porsinya.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R75ux02G_PI/AAAAAAAAAF0/HddIUwNzuew/s1600-h/sidatFeb1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R75ux02G_PI/AAAAAAAAAF0/HddIUwNzuew/s200/sidatFeb1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5169691224546147570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sayang dalam gambar saya tidak memberikan besaran pembanding, karena saya sendirian jadi susah pegang sidatnya, hujan sekalian, jadi cepat-cepat. Untuk gambaran lebar lubang jaring sekitar 1 cm, jadi sidat tersebut kira-kira 2 cm.&lt;br /&gt;Masih di angan-angan dan impian untuk membudidayakan lebih banyak, masih menunggu analisanya. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-5378273081152483065?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/5378273081152483065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=5378273081152483065&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/5378273081152483065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/5378273081152483065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/02/perkembangan-sidat.html' title='Perkembangan Sidat'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R75vDE2G_QI/AAAAAAAAAF8/DCphW3MIiZk/s72-c/sidatfeb2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-5097407309776197481</id><published>2008-02-14T07:30:00.008+07:00</published><updated>2008-02-14T08:16:45.217+07:00</updated><title type='text'>Tebar Belut Media Baru</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R7OUR02G_NI/AAAAAAAAAFk/SGAq0GAK_C4/s1600-h/belutnungsep.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R7OUR02G_NI/AAAAAAAAAFk/SGAq0GAK_C4/s200/belutnungsep.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166636231488371922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Melanjutkan masalah perbelutan yang menurut saya masih sebagai tanda tanya besar. Media yang sudah pernah saya bahas sebelumnya akhirnya saya coba untuk menambahkan jumlah bibitnya, ndak banyak cuman 2kg dulu tgl 11 februari kemarin akhirnya saya dapatkan sebelumnya pesen dulu ama penjual ikan di pasar. cuman agak disayangkan bibitnya sudah agak besar seukuran jari telunjuk, apa boleh buat, dan karena penjual ikannya kebiasaan  kalau bawa belut ndak dikasih air, jadinya belutnya agak lemas, soalnya dari sore ampe pagi baru aku ambil, tapi alhamdulillah cuman mati 4 ekor.&lt;br /&gt;Saya kurang tahu bibit ini hasil setrum atau tangkapan dengan "Wuwu" istilahnya, itu jebakan ikan yang biasa dibuat dari anyaman bambu yang ada lubang untuk masuk ikan namun ikan ndak bisa keluar lagi. Tidak disarankan untuk membeli bibit hasil setrum, karena tingkat kematian akan besar, jadi bila akan memulai budidaya belut belilah bibit dari peternak yang bisa kasih garansi tingkat kematian bibit tadi. Karena aku ambilnya senin pagi dan tergesa-gesa harus berangkat kantor ya proses adaptasi dengan media ndak bisa berlama-lama, yang seharusnya minimal adaptasi dengan media baru sekitar 15 menit itu kata banyak pakar.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;sesampai bibit di rumah aku taruh diember dan tak kasih air sumur, setelah dipilih yang mati, saya coba adaptasikan dengan media sayang kurang dari 5 menit, soalnya keburu berangkat kerja. Sambil air dari media saya masukkan ke ember yang berisi belut, perlahan belut dilepas ke media. Wah bagaikan dapat angin segar, sekejap semua belut ini masuk kemedia, yang artinya menurut saya ini semua dah cocok antara media dan belut. Selama tiga hari dari pantuan saya, tiap habis magrib mesti ditinjau, ada yang berkeliaran cari makan.&lt;br /&gt;Untuk makanan sementara saya kasih cacahan keong, kebetulan ada banyak keong dikolam, dan saya tebar pelet untuk adaptasi kedepannya. Seperti yang pernah saya baca kalau bisa ada aliran air di kolam, maka saya coba berikan gemericik alirn air dari kran, masuk akal juga karena mereka butuh kadar oksigen yang cukup banyak dimalam hari.&lt;br /&gt;Berikut gambar yang bisa saya ambil saat tebar benih :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R7OSKE2G_LI/AAAAAAAAAFU/kKNff_wZE3M/s1600-h/bibit1.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R7OSKE2G_LI/AAAAAAAAAFU/kKNff_wZE3M/s200/bibit1.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166633899321130162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Bibit dalam ember untuk diseleksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R7OTcU2G_MI/AAAAAAAAAFc/Hp5aIYB7c8w/s1600-h/belutadadtasi.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R7OTcU2G_MI/AAAAAAAAAFc/Hp5aIYB7c8w/s200/belutadadtasi.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166635312365370562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Bibit Mulai diadaptasikan dengan media, air media mulai dimasukkan ke dalam ember berisi bibit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R7OUR02G_NI/AAAAAAAAAFk/SGAq0GAK_C4/s1600-h/belutnungsep.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R7OUR02G_NI/AAAAAAAAAFk/SGAq0GAK_C4/s200/belutnungsep.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166636231488371922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Bibit mulai pada masuk ke media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R7OU4k2G_OI/AAAAAAAAAFs/cATInGMzYYQ/s1600-h/beluttangan.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R7OU4k2G_OI/AAAAAAAAAFs/cATInGMzYYQ/s200/beluttangan.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166636897208302818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Ukuran bibit yang dimasukkan, untuk perbandingan perkembangan nantinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-5097407309776197481?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/5097407309776197481/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=5097407309776197481&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/5097407309776197481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/5097407309776197481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/02/tebar-belut-media-baru.html' title='Tebar Belut Media Baru'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R7OUR02G_NI/AAAAAAAAAFk/SGAq0GAK_C4/s72-c/belutnungsep.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-4474089221529238030</id><published>2008-02-04T12:32:00.000+07:00</published><updated>2008-02-04T12:59:58.443+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Obat Alternatif'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanaman'/><title type='text'>Beberapa Herbal Pembakar Gairah Seksual Pria</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R6apNL5u7fI/AAAAAAAAAFM/OjWgJNo3d1E/s1600-h/jahemerah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R6apNL5u7fI/AAAAAAAAAFM/OjWgJNo3d1E/s200/jahemerah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163000066825186802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Nama Herbal : Jahe merah&lt;br /&gt;Manfaat : Mengatasi ejakulasi dini, merangsang ereksi, memperkuat daya tahan sperma &lt;br /&gt;Cara Penggunaan : Rimpang jahe merah secukupnya direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Tambahkan gula/madu. Minum pagi dan sore. Bisa juga dicampur ginseng, cabe jawa, dan lada hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R6amGb5u7aI/AAAAAAAAAEk/YahVC9qjb_8/s1600-h/tapakliman.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R6amGb5u7aI/AAAAAAAAAEk/YahVC9qjb_8/s200/tapakliman.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162996652326186402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Nama Herbal : Tapak liman&lt;br /&gt;Manfaat : Meningkatkan gairah pria,bersifat adaptogen  (menaikkan daya tahantubuh)&lt;br /&gt;Cara Penggunaan : Tiga batang tanaman beserta akarnya direbus dengan 3 gelasair sampai tersisa 2 gelas. Minum2 kali sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R6amzb5u7bI/AAAAAAAAAEs/7dopCUA1IeI/s1600-h/lengkuasmerah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R6amzb5u7bI/AAAAAAAAAEs/7dopCUA1IeI/s200/lengkuasmerah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162997425420299698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nama Herbal : Lengkuas merah&lt;br /&gt;Manfaat : Mendongkrak gairah&lt;br /&gt;Cara Pengunaan : Ambil rimpang secukupnya, direbus, diminum airnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R6angr5u7cI/AAAAAAAAAE0/HYnEaYaW4HE/s1600-h/daunsendok.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R6angr5u7cI/AAAAAAAAAE0/HYnEaYaW4HE/s200/daunsendok.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162998202809380290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Nama Herbal : Daun sendok&lt;br /&gt;Manfaat : Perangsang birahi  (afrodisiak), bersifat  adaptogen&lt;br /&gt;Cara Penggunaan : Biji daun sendok secukupnya,digiling, ditambah 3 sendok madu,diminum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R6aoJL5u7dI/AAAAAAAAAE8/f-Qku1PSoRo/s1600-h/tongkatali.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R6aoJL5u7dI/AAAAAAAAAE8/f-Qku1PSoRo/s200/tongkatali.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162998898594082258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Nama Herbal : Pasak bumi atau tongkat ali&lt;br /&gt;Manfaat : Afrodisiak &lt;br /&gt;Cara Penggunaan : Akarnya direbus lalu diminum airnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R6aogb5u7eI/AAAAAAAAAFE/PmzQoXCuDNc/s1600-h/adas.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R6aogb5u7eI/AAAAAAAAAFE/PmzQoXCuDNc/s200/adas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162999298026040802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Nama Herbal : Adas&lt;br /&gt;Manfaat : Bersifat tonik (penambahtenaga), mengatasi ejakulasi dini, merangsang ereksi,  mencegah kemandulan, memperkuat daya hidup sperma&lt;br /&gt;Cara Penggunaan : Buah adas secukupnya, direbus,airnya diminum. Atau buah digiling halus, diseduh, lalu disaring, diminum airnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Herbal : Purwaceng&lt;br /&gt;Manfaat : Mengatasi lemah syahwat&lt;br /&gt;Cara penggunaan : Daun 5 gram dicuci, dikeringkan,dihaluskan, seduh dengan segelas air panas, saring, lalu diminum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber majalah Online &lt;a href="http://www.agrina-online.com/"&gt;AGRINA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-4474089221529238030?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/4474089221529238030/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=4474089221529238030&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4474089221529238030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4474089221529238030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/02/beberapa-herbal-pembakar-gairah-seksual.html' title='Beberapa Herbal Pembakar Gairah Seksual Pria'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R6apNL5u7fI/AAAAAAAAAFM/OjWgJNo3d1E/s72-c/jahemerah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-871935616311058689</id><published>2008-02-04T12:17:00.000+07:00</published><updated>2008-02-04T12:22:39.625+07:00</updated><title type='text'>Media Belut Ala Hadifa Eels Farm</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R6ag4L5u7ZI/AAAAAAAAAEc/t75IKHJNiOg/s1600-h/usahatanibelut2.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R6ag4L5u7ZI/AAAAAAAAAEc/t75IKHJNiOg/s200/usahatanibelut2.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162990909954911634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Artikel Ini di sadur dari majalah online &lt;a href="http://www.agrina-online.com/"&gt;AGRINA&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Permintaan belut hidup dan olahan di pasar domestik maupun ekspor hingga kini baru separuhnya terpenuhi. Karena itu prospek usaha budidaya belut masih terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir 85% pasokan belut masih mengandalkan dari tangkapan alam. Budidaya belut relatif belum berkembang karena pembenihan ikan licin yang bertelur sekali sepanjang hidupnya ini belum banyak dikuasai praktisi. Kendala lainnya, penguasaan teknologi pembuatan media masih kurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Media Harus Matang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumarno, pengelola Hadifa Eels Farm &amp;amp; Trading di Kampung Sokonilo, Desa Sidoluhur, Kec.Godean, Kab. Sleman, Yogyakarta, menyatakan kematangan&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;media menjadi  kunci  dalam budidaya belut. Ciri media yang matang, antara lain tidak mengeluarkan gelembung gas, letupan, dan bau saat media ditekan dengan tongkat. Jika mengeluarkan gelembung pun, di dalamnya tidak boleh ada gas berwarna putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gas di dalam gelembung merupakan indikator yang menunjukkan suhu media masih tinggi. Jika pembudidaya menebar benih ke dalamnya, belut akan muncul ke permukaan dengan bercak merah di leher dan mati tak lama kemudian. Selain itu, belut akan bergerombol di pojok kolam yang kondisinya paling sesuai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat lainnya, campuran tanah dan bokashi (kompos hasil fermentasi) yang merupakan bahan media telah menyatu. Dengan demikian, teksturnya lunak tapi masih agak kompak layaknya tanah sawah untuk menanam padi. Ciri penting lainnya, media dihuni cacing berwarna merah, hitam, dan cokelat yang menunjukkan seluruh media telah kondusif sehingga belut dapat hidup di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media akan matang dalam waktu 2—3 minggu setelah berada di kolam budidaya. “Semakin lama waktunya, akan semakin baik,” terang Sumarno. Air untuk budidaya sebaiknya selalu mengalir, “Meskipun ibaratnya hanya menetes,” tambahnya. Aliran air dibutuhkan untuk suplai oksigen dan menjaga kualitas air agar selalu baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Derajat keasaman (pH) air yang baik berkisar 5—7 dan suhu lingkungan di antara 19o— 25oC, meskipun belut tetap bisa tumbuh pada suhu 32oC, misalnya di pantai utara Jawa. Lokasi budidaya belut sebaiknya pada ketinggian 200—300 meter di atas permukaan laut (dpl) sehingga dapat tumbuh optimal. Dalam menentukan lokasi, pembudidaya juga harus menghindari kawasan industri yang berpotensi mencemari lingkungan perairan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pembuatan Media&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media dapat dibuat di luar atau di dalam  kolam budidaya yang sebelumnya disterilisasi dengan kapur selama 10 hari. Jika dibuat di kolam sedalam 1 m dan luas 25 m2, lapisan pertama media adalah potongan jerami padi setebal 40—50 cm. Lapisan selanjutnya, pupuk urea dan NPK, masing-masing 5 kg, lalu disusul tanah gembur atau lumpur setinggi 10 cm..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media itu kemudian ditaburi pupuk kandang berupa kotoran kambing setinggi 5 cm dan mikrobia starter untuk proses fermentasi. Langkah berikutnya, penaburan tanah, cincangan jantung dan bonggol pisang, serta tanah lagi masing-masing setebal 5, 10, dan 15 cm. Setelah tersusun, media dialiri air hingga becek selama 2—4 minggu. Kondisi ini  harus tetap dijaga agar proses fermentasi berlangsung sempurna. Jika mengering, segera tambahkan air secukupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu 2—4 minggu, lakukan pengecekan kematangan media dengan menancapkan bambu untuk mengetahui adanya gas, warna, atau bau tertentu. Selama fermentasi, media dikocok dengan menggunakan bambu agar lekas matang. Setelah  matang, alirkan air  3—4 hari guna menghilangkan racun yang ada di kolam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari sebelum ditebari, kolam ditaburi 50 gram vetsin atau ramuan jamu perangsang nafsu makan berupa bawang putih, kencur, jahe, kunyit, lengkuas, dan temulawak yang diblender serta daun sirih yang difermentasi. Benih ditebar sebelum pukul 07.00 atau setelah pukul 17.00 dengan kepadatan 1—1,5 kg per m2. Ukuran benih 70—80 ekor per kg. Harga pasaran benih saat ini rata-rata Rp27.500 per kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belut adalah ikan pemakan hewan air sehingga keberadaan udang renik dan protozoa di dalam media harus selalu tersedia. Caranya, dengan penggunaan pupuk yang mencukupi dalam pembuatan media. Untuk meningkatkan populasi plankton yang merupakan pakan udang renik, media ditambah starter. Pakan belut lainnya berupa cincangan katak hijau, cacing, bekicot, keong mas, ikan, dan kerang segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah pakan yang diberikan 5% dari jumlah benih yang ditebar sehingga 40 kg benih memerlukan 2 kg pakan per hari. Belut dipelihara selama 4—5 bulan sampai berukuran 10—20 ekor per kg. Jika pembesarannya optimal, per kilogram benih dapat menghasilkan 10 kg belut konsumsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan budidaya belut biasanya akibat kekurangan pakan, kekeringan, kanibalisme, air tidak mengalir, dan suhu yang tinggi. Ancaman lainnya datang dari hewan pemangsanya, yaitu ular, bebek, burung belibis, dan berang-berang. Pengendalian hewan-hewan ini ddapat dilakukan dengan memagar kolam dan membuat kolam yang letaknya dekat  rumah tinggal supaya mudah diawasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-871935616311058689?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/871935616311058689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=871935616311058689&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/871935616311058689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/871935616311058689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/02/media-belut-ala-hadifa-eels-farm.html' title='Media Belut Ala Hadifa Eels Farm'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R6ag4L5u7ZI/AAAAAAAAAEc/t75IKHJNiOg/s72-c/usahatanibelut2.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-3795132129051707601</id><published>2008-02-04T12:07:00.000+07:00</published><updated>2008-02-04T12:16:11.603+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fish'/><title type='text'>Bergelut di Bisnis Belut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R6ae1r5u7YI/AAAAAAAAAEU/NJNd-T6C7c0/s1600-h/usahatanibelut1.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R6ae1r5u7YI/AAAAAAAAAEU/NJNd-T6C7c0/s200/usahatanibelut1.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162988667981983106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini di sadur dari majalah Online &lt;a href="http://www.agrina-online.com/"&gt;AGRINA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bak licinnya tubuh belut, bisnis hewan yang satu ini memang tak bisa dibilang mudah. Namun, tak sedikit yang berani mencoba karena pasarnya selalu terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Budidaya belut ini memang berisiko tinggi, tapi kita tidak menyerah karena prospeknya luar biasa bagus,” ujar Kismanto, petani belut. Warga Dusun Nongkopahit, Dusun Joho Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, ini mulai mengembangkan belut sejak tujuh  bulan lalu. Awalnya, ia berencana mengembangkan lele. Namun apa daya suhu air di kolamnya terlalu dingin. “Benih lele yang baru menetas mati semua, kolam jadi nganggur tidak dipakai,” paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kediri hanya ada satu pemasok belut dan pasokannya sangat kurang sehingga jadilah Kismanto dan Effendi, anaknya, menjadi petani belut. Awalnya, ia memperoleh benih dari pasar dengan harga Rp17.000/kg. Sayangnya, “Hasilnya juga tidak terlalu bagus karena belut kebanyakan hasil tangkapan di sawah dengan cara disetrum. Jadi, banyak yang mati dan kurang sehat,” lanjut Kismanto.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pakai Media Tumpuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendala tersebut tidak menyurutkan langkah Kismanto dan Effendi untuk mengembangkan belut. Harga belut konsumsi saat ini sekitar Rp17.000/kg dan berubah sesuai musim. Saat penghujan, banyak belut tangkapan dari sawah sehingga harganya turun. Sebaliknya sewaktu kemarau harga bisa naik, “Pemasok mau terima berapa pun jumlahnya,” ujar Kismanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermodal awal Rp2,5 juta, ia membuat kolam berukuran 2 x 3 m2 sebanyak tiga petak. Kolam berkedalaman 80 cm itu kemudian ditebari kotoran sapi, jerami, dan tanah serta benih belut sebanyak 10 kg. Karena belum mengerti cara pemeliharaannya, cuma dengar-dengar dari televisi, belutnya banyak yang mati. Akhirnya, ia membeli buku budidaya belut dan mempelajari caranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum melepas benih, ia harus menyiapkan media berupa tanah, kotoran sapi kering, tanah, dan kompos. Semua bahan dimasukkan ke dalam kolam berdasar ubin itu secara bertahap, masing-masing setinggi 10 cm. Setelah tumpukan media mulai memadat, ia memasukkan tanah dan jerami setinggi 10 cm. Selanjutnya, tumpukan media belut diberi tanah setinggi  20 cm, cacahan batang pisang, dan dialiri air. Setelah dua minggu, media ini siap ditebari benih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dalam waktu 15 hari, media mengeluarkan bahan makanan yang merupakan pakan alami belut, seperti cacing merah, jentik nyamuk, dan binatang lain kecil seperti merutu yang terbang di atas air,” ungkap Kismanto. Berdasarkan pengalamannya, belut yang ditebar ke dalam media yang belum berproses sempurna akan langsung naik ke permukaan. Sebaliknya, jika media telah siap menghasilkan pakan alami, belut langsung masuk dan tenggelam di dalam media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kismanto juga menjelaskan, benih belut terbaik berasal dari Solo yang harganya mencapai Rp30.000/kg. “Ukuran benihnya seragam, sekitar 5—6 cm. Selain itu, sudah bisa makan pellet lele karena belum ada pellet khusus belut,” lanjutnya. Benih belut juga diberi pakan tambahan berupa anak kodok, ketam, dan bekicot yang dicacah. Dalam waktu 4 bulan, belut  yang sudah berukuran 30—35 cm dapat dipanen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Benih dan Indukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nun jauh dari Kediri, yaitu di wilayah Jasinga, Bogor, Jabar, Novi, juga mengadu peruntungannya di bisnis belut. Berbeda dengan Kismanto yang mengusahakan belut konsumsi, Novi lebih tertarik di usaha pembenihan dan pengadaan calon induk belut. Alasannya, “Sampai saat ini belum banyak yang mengusahakan benih dari budidaya. Kebanyakan hasil tangkapan alam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih menurut Novi, dalam waktu 1,5—2 bulan, larva belut yang dipijahkan secara buatan dapat mencapai ukuran 50—100 ekor/kg atau berbobot 10—20 gram/ekor. Benih berukuran 5—8 cm tersebut dapat segera dipelihara dalam kolam pendederan selama 4 bulan untuk mencapai ukuran konsumsi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain benih, Novi juga memproduksi calon induk belut. Di Jasinga Green Farm, miliknya, satu set calon induk yang  terdiri dari seekor belut jantan dan tiga ekor belut betina dihargai Rp150.000.  “Dalam sebulan saya dapat menghasilkan sekitar 50 set,” ujar Novi menutup pembicaraan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-3795132129051707601?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/3795132129051707601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=3795132129051707601&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/3795132129051707601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/3795132129051707601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/02/bergelut-di-bisnis-belut.html' title='Bergelut di Bisnis Belut'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R6ae1r5u7YI/AAAAAAAAAEU/NJNd-T6C7c0/s72-c/usahatanibelut1.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-8441447849006700355</id><published>2008-01-22T08:11:00.000+07:00</published><updated>2008-01-22T08:49:47.873+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fish'/><title type='text'>Experimen Media Belut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R5VLfs5DxcI/AAAAAAAAAEM/JRZsAjaaDN0/s1600-h/belut.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R5VLfs5DxcI/AAAAAAAAAEM/JRZsAjaaDN0/s200/belut.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158111956221281730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sekedar sharing pengalaman saja, mungkin pengalaman saya ini bisa bermanfaat namun belum bisa dibilang ini benar sepenuhnya. Karena penasaran akan budidaya belut ini 8 bulan yang lalu saya sempat membuat media untuk pembesaran belut. Kenapa sampai 8 bulan? itu karena informasi yang saya dapatkan banyak para pemain besar yang gagal, itulah salah saya, dikala orang lain gagal kenapa saya tidak memberanikan diri untuk mencoba yang benar, itu satu hal kenapa media saya lama tidak saya urus. Yang berikutnya adalah waktu, ini mungkin yang harus benar-benar kita luangkan sedikit waktu, kalau kita memang benar-benar pengin terjun ke dunia pertanian. Karena beberapa kali saya bermain dengan ikan, karena tidak meluangkan waktu untuk konsentrasi, semua tidak jadi. Lho kok malah cerita pengalaman pahit, tapi semoga itu menjadi cambuk buat saya, dan buat intropeksi rekan lain.&lt;br /&gt;Kembali ke Media belut, dulu saya buat media ini dari susunan, jerami, pelepah pisang, kotoran hewan (saya pakai kotoran kambing, ini salah besar, karena kotoran kambing susah untuk hancur, rekomen pakai kotoran sapi, tepatnya yang sudah jadi pupuk) dan tanah kebon. Kemudian media saya fermentasikan dengan memberikan cairan yang mempercepat proses tersebut, saya pakai namanya Agrobost, mungkin bisa di pakai cairan mikroorganisme yang lain. tiap lapisan di siram ama cairan ini.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kemudian media di coba diperam dengan ditutupi dengan plastik atau karung, selama 1 minggu, namun sebelumnya media terutama tanah dibuat basah. Fermentasi bisa berlangsung lama, tergantung suhu dan media. Pengalaman saya bisa sampai 3 minggu, karena saya menggunakan tanah kebon, dan ini sangat-sangat tidak direkomendasikan, seharusnya pakai tanah sawah, atau lumpur sawah. Nanti saya coba jelaskan pengalaman lain.&lt;br /&gt;kemudian media dikasih air sampai diatas media sekitar 5-10 cm, jika media matang fermentasi saat kita tusuk tidak keluar buih, jika masih keluar buih, meida dicoba untuk ditusuk-tusuk, sambil dibolak-balik, dan air diganti-ganti. Ciri media matang adalah lembut, dan tidak lagi mengeluarkan gas saat di tusuk.&lt;br /&gt;Nah diatas adalah sebagian teori dan praktek, sebenarnya media saya yang sudah berumur 8 bulan itu, untuk jerami masih separo utuh, karena tidak hancur, dan terutama kotoran kambing ndak mau hancur, demikian lagi tanah kebon yang masih kasar. Tetapi pada bulan ke 6 lalu saya coba masukkan bibit dari pasar sekitar 10 biji, eh sampai bulan ke 8 masih utuh, Namun sayang tidak berkembang karena tidak saya kasih makan. Kejam ya. Karena saya berpikir belutnya ndak mau hidup di media saya.&lt;br /&gt;Saya coba menyimpulkan, Belut mungkin bisa hidup dalam kondisi seperti itu, tapi tidak nyaman, sehingga tidak bisa berkembang. Dia bisa bertahan hidup di sebagian lumpur diatasnya. &lt;br /&gt;Karena penasaran media saya bongkar,memang benar, air tidak bisa sampai ke bawah dan media di bawah dan tengah padat, akhirnya setelah belut saya angkat, media saya bolak balik dan diinjak-injak agar lebih halus. Saya masih mempertahankan media tersebut karena penasaran apakah dari tanah kebon tidak bisa dibuat media untuk belut. setelah saya aliri air, belut tadi saya masukkan lagi, dan setelah saya cek media cukup berongga, dan sedikit lembut. Tiap malam saya coba liat tingkah laku belut tersebut, he.. ada yang keluyuran dan sebagian cuman mengeluarkan kepala.&lt;br /&gt;Media tersebut saya coba tambah dengan lumpur sawah, nah malam berikutnya belut tersebut membuat rumah di lumpur tersebut, tidak lagi di media lama. Dari hal tersebut saya bisa tarik kesimpulan, bahwa dia akan merasa nyaman pada media yang lembut. Nah bagaimana kita bisa membuat media ini cocok bagi belut? mestinya kita ambil tanah atau lumpur sawah.&lt;br /&gt;Untuk makanan saya sedang mencoba menberikan cacing, wah lahap banget, soalnya pas dimasukkkan ke lubang rumahnya langsung disambar.&lt;br /&gt;demikian sedikit sharing pengalaman soal media belut, saya sedang mencoba mencari bibit tambahan di pasar. Lain waktu kalau ada perkembangan soal media ini, semampu saya akan disharing. &lt;br /&gt;Untuk diskusi lebih lanjut bisa join di Milis &lt;a href="http://groups.google.co.id/grup/belutjawa"&gt;Belut Jawa&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-8441447849006700355?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/8441447849006700355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=8441447849006700355&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/8441447849006700355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/8441447849006700355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/01/experimen-media-belut.html' title='Experimen Media Belut'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R5VLfs5DxcI/AAAAAAAAAEM/JRZsAjaaDN0/s72-c/belut.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-4693042843266447446</id><published>2008-01-21T08:17:00.000+07:00</published><updated>2008-01-21T08:30:19.552+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fish'/><title type='text'>Tebar bibit di ITN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R5P1Hc5DxbI/AAAAAAAAAEE/oPORdfKeFZ4/s1600-h/tebarbibitbelutmuneng1-20070716142806.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R5P1Hc5DxbI/AAAAAAAAAEE/oPORdfKeFZ4/s200/tebarbibitbelutmuneng1-20070716142806.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5157735506632754610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berikut gambaran penebaran bibit belut di lahan, artikel di copy dari &lt;a href="http://www.indonesiatelecenter.net/node/535"&gt;Jaringan Telecenter Indonesia&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Penantian panjang para petani yang ikut dalam uji coba budidaya belut terobati sudah. Setelah sekian lama menyiapkan media untuk budidaya belut, pada tanggal 10 Juli 2007, Telecenter Muneng bekerja sama dengan CV Satu Karya Community mendatangkan bibit belut untuk para petani tersebut. Untuk tahap I (pertama), baru 14 kolam yang akan diberikan bibit. Kolam-kolam lainnya belum bisa diberikan bibit belut karena media yang dibuat belum siap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembuatan media dengan menggunakan bahan baku lokal perlu dibuat fermentasi yang sempurna agar media tersebut tidak menimbulkan racun dan juga penyediaan pakan bagi belut berupa cacing. Media untuk budidaya belut dibuat dari jerami, cacahan batang pisang, pupuk kandang/bokhasi dan juga lumpur sawah. Kolam ujicoba dibuat dengan menggunakan bahan dari terpal plastik (kolam non permanen).&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Banyak petani yang berminat untuk mengikuti uji coba budidaya belut ini, akan tetapi Telecenter Muneng membatasi jumlah petani yang ikut dalam tahap uji coba ini. Setelah ada hasil yang memuaskan barulah Telecenter akan mensosialisakan budi daya belut ini dan mengajak petani lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini, petani yang sudah membuat media untuk budidaya belut ada 31 orang. Dalam penaburan benih, Telecenter Muneng melakukan seleksi untuk menghindari penaburan benih ke kolam dengan media yang masih belum siap dan selain itu, juga untuk menghindari terjadinya panen yang bersamaan yang menyebabkan harga jatuh yang ujung-ujungnya akan merugikan petani itu sendiri. Dalam uji coba ini, Telecenter Muneng benar-benar melakukan asistensi bagi semua petani dengan harapan semua petani mendapatkan hasil yang optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemasaran hasil panen belut ini nantinya akan ditampung langsung oleh CV. Satu Karya Community. Hal ini tentunya menghilangkan kekhawatiran para petani dalam hal pemasaran hasil panen belut tersbut. Model-model kerjasama seperti inilah yang diharapkan dapat terbangun dalam berbagai bidang dengan berbagai pihak dan Telecenter dapat berperan dalam kerjasama-kerjasama tersebut. Uji coba budidaya belut ini, selain sebagai proses pemberdayaan kepada masyarakat, juga sebagai proses membangun jaringan dan kemitraan dengan pihak-pihak lain. Mudah-mudahan harapan kami untuk bisa meningkatkan pendapatan petani melalui kegiatan ini dapat terwujud.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-4693042843266447446?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/4693042843266447446/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=4693042843266447446&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4693042843266447446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4693042843266447446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/01/tebar-bibit-di-itn.html' title='Tebar bibit di ITN'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R5P1Hc5DxbI/AAAAAAAAAEE/oPORdfKeFZ4/s72-c/tebarbibitbelutmuneng1-20070716142806.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-5198925060833212944</id><published>2008-01-21T08:00:00.000+07:00</published><updated>2008-01-21T08:15:43.037+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fish'/><title type='text'>Budidaya Belut di Telecenter Muneng</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R5Pxtc5DxaI/AAAAAAAAAD8/ix0-sWqOF4s/s1600-h/kolambelut-20070618171116.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R5Pxtc5DxaI/AAAAAAAAAD8/ix0-sWqOF4s/s200/kolambelut-20070618171116.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5157731761421272482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berikut Sedikit informasi tentang perkembangan perbelutan di indonesia, Artikel ini saya copy dari &lt;a href="http://www.indonesiatelecenter.net/node/504"&gt;Jaringan Telecenter Indonesia&lt;/a&gt;. Semoga artikel ini bermanfaat bagi perkembangan perbelutan indonesia.&lt;br /&gt;Di sekitar Telecenter Muneng berkembang budidaya ikan lele dengan menggunakan media kolam dari terpal. Dalam perjalanannya budidaya lele ini tidak lagi menjanjikan keuntungan bagi petani, karena harga pakan (konsentrat lele) yang terus naik, sedangkan harga ikan lele tidak naik bahkan cenderung turun. Hal ini tentunya mengakibatkan banyak peternak lele tidak lagi melakukan budidaya. Permasalahan budidaya lele tersebut terungkap dalam diskusi dan asistensi yang kami lakukan dengan para peternak lele.&lt;br /&gt;Ada 2 alternatif solusi yang ingin kami lakukan: pertama adalah dengan mencoba membuat konsentrat sendiri dan yang kedua adalah mencari ternak lain pengganti lele yang memiliki prospek pasar bagi petani. Budidaya ternak ini tentunya memberikan tambahan penghasilan bagi petani selain dari pertanian sawah.&lt;br /&gt;Kami mencoba untuk melakukan kedua alternatif solusi tersebut. Kami membentuk dua kelompok untuk menangani kedua hal tersebut; untuk pembuatan konsentrat dipimpin oleh Pak Budi (Kabag Umum Telecenter Muneng) dimana sampai saat ini kami masih dalam tahap ujicoba; sedangkan untuk pengembangan ternak baru dipimpin oleh Pak Dwi (Manajer Telecenter). Telecenter Muneng tentunya mengandalkan fasilitas teknologi informasi sebagai sumber informasi dan ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hasil dari usaha dan diskusi dengan petani yang kami lakukan, kami sepakat untuk mencari informasi tentang budidaya belut. Belut memiliki prospek pasar yang menjanjikan. Dalam proses pencarian informasi, kami menemukan mitra yang memiliki pengalaman dalam budidaya dan pemasaran belut yaitu CV Satu Karya Community (CV SKY) dari Surakarta (Jawa Tengah). Penemuan tersebut kami tindaklanjuti dengan melakukan kunjungan ke lokasi uji coba belut CV SKY di Boyolali (Jawa Tengah) dan juga berdiskusi tentang permasalahan yang kami hadapi. CV SKY bersedia untuk membantu program kerja tentang budidaya belut di Madiun dibawah dampingan Telecenter Muneng.&lt;br /&gt;Hasil kunjungan itu kami tindak lanjuti dengan mendatangkan personil-personil CV SKY ke Muneng untuk memberikan pelatihan budidaya belut pada tanggal 18 April 2007. Informasi mengenai pelatihan ini menyebar dengan pesat ke masyarakat, dan banyak yang mendatangi kami untuk menanyakan tindak lanjut dari pelatihan tersebut. Animo masyarakat yang begitu tinggi kami sampaikan ke CV SKY dan dengan bimbingan dari CV SKY kami membuat uji coba untuk budidaya belut.&lt;br /&gt;Saat ini kami sudah sampai pada tahap pembuatan media untuk belut. Dalam proses pembelajaran budidaya belut ini, kami selalu menjalin komunikasi dengan CV SKY mengenai tindak lanjut kegiatan ini. Hasil dari beberapa kali diskusi dengan CV SKY menghasilkan beberapa kesepakatan yaitu :&lt;br /&gt;1. Telecenter akan menjadi mitra utama CV SKY dalam budidaya belut di Madiun. Semua informasi dan kegiatan CV SKY dengan masyarakat di Madiun akan dikelola oleh Telecenter, baik dalam budidaya belut maupun dalam kegiatan lain, misalnya agrobisnis.&lt;br /&gt;2. Pihak CV SKY akan memberikan arahan teknis budidaya.&lt;br /&gt;3. CV SKY akan menyediakan benih dan juga bertanggung jawab untuk memasarkan hasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Minggu, 10 Juni 2007 pihak CV SKY datang ke Telecenter dan langsung berkeliling ke semua lokasi ujicoba untuk pengecekan media yang akan digunakan untuk budidaya belut. Ternyata ada beberapa hal harus diperbaiki dalam pembuatan media awal untuk belut. Media yang sekarang dibuat ternyata belum sempurna karena masih mengandung racun dari hasil proses fermentasi bahan. Masih ada hal-hal yang perlu dilakukan sebelum dimasukkan benih belut ke dalam kolam. Kunjungan tersebut diikuti dengan kegiatan di lapangan dalam bentuk asistensi pada seluruh peserta ujicoba untuk perbaikan media agar hasilnya bisa optimal.&lt;br /&gt;Semoga kerja sama kami dengan CV SKY akan dapat bermanfaat bagi semua pihak yang terkait, khususnya bagi petani.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-5198925060833212944?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/5198925060833212944/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=5198925060833212944&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/5198925060833212944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/5198925060833212944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/01/budidaya-belut-di-telecenter-muneng.html' title='Budidaya Belut di Telecenter Muneng'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R5Pxtc5DxaI/AAAAAAAAAD8/ix0-sWqOF4s/s72-c/kolambelut-20070618171116.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-2721815912178538976</id><published>2008-01-15T09:21:00.000+07:00</published><updated>2008-01-15T09:31:54.643+07:00</updated><title type='text'>Minyak Habis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4wZ7s5DxZI/AAAAAAAAAD0/EA_4rhKM7nU/s1600-h/minyak-ngawi240807.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4wZ7s5DxZI/AAAAAAAAAD0/EA_4rhKM7nU/s200/minyak-ngawi240807.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155524186885834130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Demikian yang sekarang banyak di pampang pada toko kelontong atau agen minyak, bukan hal asing lagi. Dengan semakin maraknya program pemerintah yang diberi nama "Konversi Energi", kalau kita telaah sebagai bahasa tehnik artinya mesti merubah atau menggantikan dari satu bentuk energi ke bentuk energi yang lain. Energi sekarang yang masih di sorot adalah minyak. Banyak berita bilang Minyak menembus harga $100 per barel, wow mahal amat, tapi apakah arti berita tersebut bagi kaum miskin? mereka tidak peduli kalau naik ya naik, cuman jangan sampai kehabisan stok, ini yang banyak disayangkan.&lt;br /&gt;Bukan lagi sebagai pandangan langka sekarang kalau kita liat di agen-agen minyak banyak antiran orang maupun derigen, mungkin deringen ini sudah berada di agen tersebut sehari sebelumnya atau beberapa hari sebelumnya untuk menunggu datangnya minyak. Kemudian akhirnya muncul spekulan baru yang mencoba menjadi pengecer minyak, mereka mendapatkan jatah cukup banyak dari agen, entah itu hubungan keluarga, teman atau berani bayar lebih. Dari spekulan ini orang lebih mudah mendapatkan minyak, tetapi ujungnya mereka harus bayar mahal. Mau apa dikata minyak sudah menjadi kebutuhan utama bagi banyak masyarakat midle kebawah. mereka engan untuk balik ke bahan bakar kayu lagi dengan alasan susah mendapatkannya dan alasan utama adalah membuat rumah jadi kotor dengan asapnya. untuk beralih ke gas masih banyak yang harus dipertimbangkan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Program Konversi energi yang dicanangkan oleh pemerintah dirasakan serta merta menindas orang miskin, jika ditilik dari tujuan proram ini adalah untuk mengurangi subsidi terhadap minyak, agar pemerintah bisa menghemat subsidi, tapi apakah akibat yang ditanggung oleh masyarakat kecil? Program pemerintah ini memang bertujuan mulia bagi semua warga dan terutama untuk kelangsungan hidup bangsa ini, tapi apakah program ini akan berhasil? Tidakkah program ini perlu ditinjau ulang?&lt;br /&gt;Program ini disusun oleh pemerintah pusat yang ada dijakarta, kita tahu kondisi jakarta sangat berbeda sekali dengan kondisi didaerah, walaupun dalam penyusunanya banyak "Wakil Rakyat" dari daerah, tapi berapa kuat mereka untuk memberikan masukan ke pemerintah? Jakarta atau kota besar lain mungkin pendapatannya besar, tapi itu bagi warga yang mempunyai pendapatan tetap dan besar, bagaimana dengan masyarakat pinggiran? mereka amat sangat sederhana dan jauh dari jangkauan fasilitas yang memadahi.&lt;br /&gt;Kalaupun pemerintah akan melaksanakan program ini, jangan lah disamaratakan disemua wilayah nusantara ini, pelan-pelan dari daerah yang "layak" untuk di rubah, subsidi mulai di kurangi, baru ke daerah berikutnya. Kata pepatah jawa "Alon-alon asal Kelakon" (pelan-pelan asal berhasil), bukannya kita berlambat-lambat, namun untuk mencapai sesuatu yang berhasil guna kita tidak boleh tergesa-gesa.&lt;br /&gt;Janganlah subsidi minyak di daerah yang masyarakatnya masih banyak menggunakan minyak terus pasokan minyak dihentikan, kapan ekonomi masyarakat kecil akan bergulir kalau semua urusan harus kembali lagi ke minyak. Orang kecil banyak bekerja swasta, sedikit yang jadi pegawai, kalau mereka mau bekerja harus antri minyak dulu kapan mereka akan mendapatkan rejekinya. Untuk antri mungkin tidak cukup 1 atau 2 jam, hilanglah rejeki mereka. Para penjaja makanan kaki lima yang ada dijalan-jalan yang semakin marak karena susah mencari pekerjaan, mencoba untuk mandiri, mereka sangat butuh yang namnya minyak. Kalau mereka sulit untuk mendapatkan minyak, mereka tidak jadi jualan, atau kalau pun dapat harganya sudah tidak wajar, mau dijual berapa makanannya? Apakah makannya harus dinaikkan, siapa yang mau beli? inilah sedikit fenomena minyak bagi masyarakat kecil. Kita semua tahu kalau yang namanya BBM ini naik, semua kebutuhan dan bahan makanan akan naik, sanggupkah kita mengkonsumsinya? Bagi pemerintah perhatikan kami rakyat kecil.&lt;br /&gt;Kalau kita liat lagi banyak penyimpangan soal minyak ini, contoh misal susah pernah dengar namanya "IREX" bukan obat tapi minyak tanah yang dicampur ama minyak goreng atau OLI sebagai bahan penganti Solar untuk truk dan bis. Kenapa disebut IREX yang menyamai merek obat untuk penambah fitalitas, mereka bilang karena uang saku para sopir tidak cukup untuk beli solar, untuk itu mereka mencampurnya dengan "IREX" ini. Ujung-ujungnya adalah supaya mereka mendapatkan cukup sisa uang perjalanan untuk menjalankan roda ekonomi keluarga. Nah dari mana mereka dapat minyak yang banyak ini? Ada informasi mereka di suplay langsung dari mobil tanki minyak, yang sedianya minyak ini untuk masyarakat sebagai bahan bakar rumah tangga, sehingga stok untuk masyarakat kurang.&lt;br /&gt;Semoga Pemerintah Lebih bijaksana dalam mengeluarkan kebijaksanaan, terutama bagi kaum miskin, karena kita tahu jumlahnya tidak sedikit, atau malah belum terdata.&lt;br /&gt;Gambar diambil dari &lt;a href="http://zahidayat.wordpress.com/category/opini/"&gt;Blog Zahidayat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-2721815912178538976?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/2721815912178538976/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=2721815912178538976&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/2721815912178538976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/2721815912178538976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/01/minyak-habis.html' title='Minyak Habis'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4wZ7s5DxZI/AAAAAAAAAD0/EA_4rhKM7nU/s72-c/minyak-ngawi240807.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-5320742425885162575</id><published>2008-01-14T14:31:00.000+07:00</published><updated>2008-01-14T14:56:06.616+07:00</updated><title type='text'>Terbang Dengan Rp.9000</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4sVe85DxYI/AAAAAAAAADs/RwQV20MRwQE/s1600-h/pesawat.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4sVe85DxYI/AAAAAAAAADs/RwQV20MRwQE/s200/pesawat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155237819941373314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Naik pesawat hanya Rp.9000,- ? saya sempet kanget saat temen kasih kabar bisa naik pesawat hanya dengan 9000 perak. Langsung aja aku buka &lt;a href="http://airasia.com"&gt;AIRASIA&lt;/a&gt; maskapai yang menyediakan layanan tersebut, dan emang sekali buka langsung kelihatan disana trip perjalanannya dari jakarta-solo.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4sTaM5DxXI/AAAAAAAAADk/BuWG2kSMrYE/s1600-h/airasia.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4sTaM5DxXI/AAAAAAAAADk/BuWG2kSMrYE/s200/airasia.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155235539313739122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Terheran-heran pasti, lha untuk beli makan siang aja mungkin pas atau malah nambah tergantung lauknya. Kok malah lebih mahal dari Airport tax yang harus dibayarkan, untuk jakarta kalau ndak salah khan Rp 30000,-. Soalnya sapa si yang ndak tahu kalau tiket pesawat itu mahal, tapi sebenarnya si seimbang dengan kompensasi waktu yang kita dapatkan, kalau kita seorang pembisnis yang waktunya sangat terbatas dan harus kesana kemari,jenis tranportasi ini mungkin yang paling cocok, dan tentunya cocok dengan biaya yang harus ditanggung.&lt;br /&gt;Kita berdoa aja semoga dengan harga yang murah ini tidak mempengaruhi servis yang diberikan. Senyum dari pramugari pun jangan sampai dikurangi atau bahkan hilang, pengalaman aja di beberapa maskapai dengan harga tiket yang mahal servis para pramugarinya mahal banget untuk senyum, kali aja mereka dibayar bukan untuk tersenyum. Selain itu juga keyamanan dan keamanan dalam perjalanan terjamin, jangan sampai seperti kasus yang terjadi pada AdamAir yang hilang tanpa bekas. Atau kalau kita sering diskusi ama temen-temen salah satu PO bis ada yang sangat murah dibanding ama yang lain, cuman emang jalannya kenceng banget, dan tidak pakai REM.&lt;br /&gt;Majulah maskapai Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-5320742425885162575?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/5320742425885162575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=5320742425885162575&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/5320742425885162575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/5320742425885162575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/01/terbang-dengan-rp9000.html' title='Terbang Dengan Rp.9000'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4sVe85DxYI/AAAAAAAAADs/RwQV20MRwQE/s72-c/pesawat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-2598353818883582309</id><published>2008-01-12T11:44:00.000+07:00</published><updated>2008-01-12T12:13:30.852+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Web'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Komputer'/><title type='text'>Web Hosting Gratis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4hMXM5DxWI/AAAAAAAAADc/9aMQD74Lg38/s1600-h/globeww.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4hMXM5DxWI/AAAAAAAAADc/9aMQD74Lg38/s200/globeww.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5154453735006782818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Browsing sana sini untuk mencari web hosting gratis sebelum menyewa web hosting yang resmi, maklum dana terbatas, buat berlatih. Maklum ada keinginan untuk membuat web namun apa daya dana tak mau ngikut. Saya menemukan beberapa, dan ada kelebihan dan kekurangannya, cuman saya belum bisa menganalisa lebih lanjut. semoga link ini bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://www.bravenet.com/webhosting/"&gt;Bravenet&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Awal fitur dari web ini terbatas namun semakin lama fiturnya tambah banyak,untuk versi free kita sudah bisa membuat web side sesuai dengan templatenya atau kita bisa upload file yang kita desain dari software webdesign.&lt;br /&gt;Kita mendapatkan space 50MB dengan bandwidth 1.5 GB, sebenarnya hanya dengan tiga langkah kita bisa mempunyai webside.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://www.googlepages.com/"&gt;GooglePages&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini juga baru saja saya temukan, saya mencobanya juga untuk membuat web side disana, masih dalam tahap Development. Di googlepages ini kita disediakan template seperti di blogger, namun kita bisa buat beberapa halaman dan ada satu halaman sebagai home nya. Kita akan disediakan free space 100MB wah besar juga ya. kita bisa upload beberapa file, cuman sayang saya coba untuk upload file rar agak besar kok belum mau ya, apa karena koneksi saya yang lamban, maklum nunut.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://cp.webng.com/register.aspx?gun=154059&amp;amp;yoni=dowit"&gt;WebNG&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nah kelihatannya ini yang menurut saya cukup sesuai dengan keinginan saya, menurut analisa saya sementara lho. Disini kita diberikan freespace 350MB, wow besar juga ya. Ada control panel untuk mengatur web kita, seperti kita mempunyai server sendiri, bisa upload file dan dan fitur berikutnya kita bisa upload file kompresi zip atau rar dan nantinya kita bisa unzip disana. Jadi semisal kita setelah desain dari software web kita bisa uploadnya dengan file zip, lebih kecil filenya. saya coba untuk upload file untuk bisa kita download dan cukup mudah, seperti untuk judul &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://mutiarasani.blogspot.com/2008/01/share-icon.html"&gt;share icon&lt;/a&gt; diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-2598353818883582309?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/2598353818883582309/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=2598353818883582309&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/2598353818883582309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/2598353818883582309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/01/web-hosting-gratis.html' title='Web Hosting Gratis'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4hMXM5DxWI/AAAAAAAAADc/9aMQD74Lg38/s72-c/globeww.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-5987563163964643750</id><published>2008-01-12T11:01:00.000+07:00</published><updated>2008-01-12T11:37:09.226+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Programer'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Komputer'/><title type='text'>Share Icon</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4g-IM5DxVI/AAAAAAAAADU/3wgZeH28ZMw/s1600-h/author.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4g-IM5DxVI/AAAAAAAAADU/3wgZeH28ZMw/s200/author.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5154438084145956178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagi rekan-rekan yang suka program atau emang bekerja sebagai programmer, suatu saat mungkin membutuhkan yang namanya ICON. ICON ini sebenarnya banyak webside yang menyediakan kita bisa buka mbah google untuk mencarinya, atau mungkin sekarang sudah banyak software yang bisa digunakan untuk membuat icon, dari gambar-gambar yang kita inginkan.&lt;br /&gt;ICON dibutuhkan untuk memperindah tampilan sebuah halaman program, biasanya ditampilkan dalam tombol-tombol. Icon yang ditambahkan bisa berupa gambar-gambar yang bisa menambah informasi apa fungsi dari tombol tersebut. Saya coba sharing icon yang saya punya kebetulan pas buka-buka Harddisk kok nemu ini icon. saya bagi tiga bagian, silahkan download bagi temen yang membutuhkan, total ada sekitar 2443 icon. semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dowit.webng.com/sharefile/icon1.rar"&gt;icon1.rar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dowit.webng.com/sharefile/icon2.rar"&gt;icon2.rar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dowit.webng.com/sharefile/icon3.rar"&gt;icon3.rar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-5987563163964643750?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/5987563163964643750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=5987563163964643750&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/5987563163964643750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/5987563163964643750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/01/share-icon.html' title='Share Icon'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4g-IM5DxVI/AAAAAAAAADU/3wgZeH28ZMw/s72-c/author.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-6114840294715380361</id><published>2008-01-09T11:47:00.000+07:00</published><updated>2008-01-09T13:15:05.748+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relax'/><title type='text'>oh Air Kuasa-MU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4Ris85DxRI/AAAAAAAAAC0/h2b-ghQjAHY/s1600-h/air.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4Ris85DxRI/AAAAAAAAAC0/h2b-ghQjAHY/s200/air.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153352398017905938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Air, komponen yang tidak bisa diragukan lagi dimanapun semua benda ini mengandung yang namanya air, sedikit atau banyak. Dari yang paling dekat tubuh kita tersusun dari air juga, kalau kita kekurangan air kita akan dehidrasi dan lemas, demikian mahluk hidup lain juga disusun dari air. Dari yang padat yang kita lihat secara kimia kadang di uraikan tetap akan mengandung yang namanya Air.&lt;br /&gt;Banyak manfaat yang kita dapatkan dari air ini, dalam jumlah yang sedikit atau jumlah yang banyak. sesuai dengan sifat air dia akan menyesuaikan bentuk dengan apa yang dia tempati, pada botol akan berbentuk botol, pada gelas akan berbentuk gelas, dilaut akan berbentuk laut yang luas.&lt;br /&gt;Air dalam jumlah sedikit atau banyak akan mempunyai manfaat dan kekurangan atau mungkin bisa menimbulkan musibah, namun jika kita tempatkan pada tempat yang sesuai akan sangat-sangat bermanfaat.Jumlah air yang sedikit akan sangat bermanfaat jika gunakan untuk minum, karena kebutuhan yang secukupnya yang harus kita penuhi, namun jika terlalu banyak kita akan merasa tidak enak badan. Air pada waterpass sangat bermanfaat bagi para tukang batu dan kayu.Air dalam jumlah sedikit dimusim kemarau akan sangat merugikan, karena kebutuhan air kita disangat banyak dimusim itu, kalau tidak terpenuhi maka bencanalah yang akan datang.&lt;br /&gt;Air dalam jumlah banyak &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;akan sangat kita butuhkan kalau sedang terjadi kebakaran, karena untuk memadamkannya, dan dalam jumlah besar ini akan sangat kita butuhkan di musim kemarau, namun jika jumlah air yang banyak muncul dimusim hujan dan letaknya tidak disungai maka bencana lah yang datang. &lt;br /&gt;Namanya "BANJIR", sebenarnya itu semua adalah bagian dari siklus alam, dan bagian dari yang maha Di Atas sana. Saat kita sekolah dulu kita sering digambarkan kalau banjir itu disebabkan oleh karena penggundulan hutan. Memang beberapa pekan ini dimana-mana kita temuai berita tentang banjir, baik karena luapan sungai karena hujan yang turun terus menerus dan hutan tidak mampu untuk menahannya dan akhirnya air deras mengalir tanpa penghalang, dan khir sampai ke waduk dan karena terlalu banyak air yang harus di tampung, karena keterbatasan akhirnya meluap.&lt;br /&gt;Berikut beberapa foto banjir yang saya dapatkan dari temen, transportasi tidak bisa bejalan, petani kehilangan semua lahan, baik yang siap panen atau baru akan mulai, rakyat tidak dapat melakukan aktivitas, akibatnya roda perekonomian terhambat.&lt;br /&gt;Semoga Allah memberikan jalan yang tepat dan ketabahan hati bagi umatnya untuk menghadapi semua cobaan ini.&lt;br /&gt;Luapan Air di Terminal Membuat transportasi terhambat, demikian para pedagang asongan.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4RjWc5DxSI/AAAAAAAAAC8/SJZjfpuBShI/s1600-h/terminal.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4RjWc5DxSI/AAAAAAAAAC8/SJZjfpuBShI/s200/terminal.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153353110982477090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah ujung penderitaan masyarakat yng terkena banjir, mereka mencoba membawa barang yang masih bisa diselamatkan di pengungsian.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4Rjwc5DxTI/AAAAAAAAADE/Fy-gcLxK-is/s1600-h/tanjung.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4Rjwc5DxTI/AAAAAAAAADE/Fy-gcLxK-is/s200/tanjung.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153353557659075890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antrian Truk dan mobil sangat panjang karena jalan berlobang dan tergenang.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4Rlr85DxUI/AAAAAAAAADM/bvjFBI4g6L0/s1600-h/trukantri.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4Rlr85DxUI/AAAAAAAAADM/bvjFBI4g6L0/s200/trukantri.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153355679372920130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-6114840294715380361?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/6114840294715380361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=6114840294715380361&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/6114840294715380361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/6114840294715380361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/01/oh-air-kuasa-mu.html' title='oh Air Kuasa-MU'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4Ris85DxRI/AAAAAAAAAC0/h2b-ghQjAHY/s72-c/air.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-8660057775604692217</id><published>2008-01-08T11:02:00.000+07:00</published><updated>2008-01-08T11:17:22.930+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Obat Alternatif'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanaman'/><title type='text'>Khasiat Jahe Merah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4L4fM5DxQI/AAAAAAAAACs/VwNipVuhkm4/s1600-h/jahe.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4L4fM5DxQI/AAAAAAAAACs/VwNipVuhkm4/s200/jahe.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5152954138585449730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini saya copy dari Bursa Internet &lt;a href="http://www.bursainternet.com/content/view/115/7/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat bagi kita semua&lt;br /&gt;Banyak informasi beredar di internet tentang khasiat jahe merah, bahkan sejumlah web site mencantumkan resep-resep pengobatan dengan menggunakan jahe merah sebagai salah satu komponen utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun begitu, saya tidak menyarankan anda untuk menggantungkan pengobatan anda pada jahe merah melainkan pergilah ke dokter atau ahli pengobatan lainnya (pengobatan alternatif) untuk mencari kesembuhan. Gunakan jahe merah sebagai minuman suplemen untuk menjaga kesehatan. Saya sendiri meminum jahe merah karena memang menyukai rasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jahe merah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jahe merah (Zingiber officinale Roxb. var Rubra.) atau Zingiberaceae Officinale Roscoe atau Zingiberaceae Officinale Rose adalah tanaman herba semusim, tegak, tinggi 40-50 cm. Batang semu, beralur, membentuk rimpang, warna hijau. Daun tunggal, bentuk lanset, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, warna hijau tua. Bunga majemuk, bentuk bulir, sempit, ujung runcing, panjang 3,5-5 cm, lebar 1,5-2 cm, mahkota bunga bentuk corong, panjang 2-2,5 cm, warna ungu. Buah kotak, bulat panjang, warna cokelat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan literatur yang ditulis tentang jahe merah tercampur dengan jahe putih (jahe gajah) dan jahe kuning (jahe yang biasa dipakai untuk masakan)&lt;br /&gt;Hal tersebut tidak terlalu mengherankan mengingat ketiga macam jenis jahe tersebut mempunyai nama latin yang hampir sama yaitu sama-sama diawali dengan Zingiberaceae Officinale. Selain itu, ketiga jenis jahe tersebut memiliki kandungan yang hampir sama tapi dengan konsentrasi yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jahe gajah&lt;br /&gt;Bentuknya besar gemuk dan rasanya tidak terlalu pedas. Daging rimpang berwarna kuning hingga putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jahe kuning&lt;br /&gt;Merupakan jahe yang banyak dipakai sebagai bumbu masakan, terutama untuk konsumsi lokal. Rasa dan aromanya cukup tajam. Ukuran rimpang sedang dengan warna kuning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jahe merah&lt;br /&gt;Jahe jenis ini memiliki kandungan minyak asiri tinggi dan rasa paling pedas, sehingga cocok untuk bahan dasar farmasi dan jamu. Ukuran rimpangnya paling kecil dengan warna merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khasiat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengobatan tradisional China&lt;br /&gt;Jahe merah digunakan secara luas dalam pengobatan tradisional China. Dikatakan bahwa ia adalah pengobatan Yang dan sangat mendukung limpa kecil, perut/lambung dan ginjal (terutama untuk pria dan juga diklasifikasikan sebagai aphrodisiac/zat perangsang dan pengobatan yang baik untuk impotensi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengobatan Arab&lt;br /&gt;Jahe merah dikatakan sebagai panas dalam derajat kedua dan lembab dalam derajat kesatu. Ia menghangatkan dan mempunyai efek melembutkan perut, juga berguna bagi tubuh terhadap masalah pencernaan seperti kembung, keracunan makanan, dan sembelit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengobatan Barat&lt;br /&gt;Jahe merah memegang peranan penting dalam dunia pengobatan Barat seperti halnya dalam dunia pengobatan Timur (China, Jepang dan India) Ia bisa digunakan sendirian atau sebagai bahan campuran dalam resep herbal dan juga dipakai sebagai "penyembuhan koreksi" terhadap efek yang tidak diinginkan dari tumbuhan lain. Telah dibuktikan dalam riset terakhir bahwa jahe merah mempunyai kandungan yang unik yang dapat membantu pengobatan lain menjadi lebih baik diterima dan diserap tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun jahe merah tidak pernah diteliti dalam pengobatan asma, menurut DR. Suwijiyo Pramono, ahli fitofarmaka dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, kemungkinan rasa hangat karena kandungan minyak asiri itulah yang menyebabkan rasa lega bagi penderita asma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pada dasarnya jahe merah tidak memiliki kandungan zat yang bersifat bronko splasmolitika (zat pelega saluran napas). Kemungkinan lain efek antihistamin pada jahe yang menyebabkan asma mereda,” tutur doktor fitokimia lulusan Universite Toulose Perancis itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bagi Anda penderita asma sekaligus maag, sebaiknya menghindari konsumsi jahe merah. “Karena gingerolnya bisa bikin lambung panas dan iritasi,” ujar dosen Fakultas Farmasi UGM ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa khasiat penyembuhan jahe merah yang disebutkan oleh pelbagai web site:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Migrain, pusing-pusing, melancarkan peredaran darah, memperbaiki pencernaan, perut kembung, memecah gas dalam perut, encok &amp; pegal linu, masuk angin, influenza&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa khasiat jahe merah yang masih harus dibuktikan karena tampaknya terlalu fantastis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Viagra alami, merangsang keluarnya air susu ibu, mendorong produksi getah bening, menjaga kekebalan tubuh, mencegah kemandulan dan memperkuat daya tahan sperma. Unsur farnesal yang terkandung dalam tanaman ini juga mampu mencegah proses penuaan karena merangsang regenerasi sel kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Digunakan berdasarkan tradisi atau teori (informasi dari MayoClinic.com)&lt;br /&gt;Di bawah ini adalah penggunaan berdasarkan tradisi atau teori sains. Kebanyakan belum diuji mendalam secara klinis terhadap manusia, sehingga keamanan dan kemanjurannya belum benar-benar terbukti. Beberapa kondisi yang disebutkan di bawah ini dapat menjadi serius dan seharusnya diperiksa oleh petugas kesehatan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pengobatan mabuk alkohol, menetralisir asam lambung, anti jamur, antioksidan, antiseptik, anti kejang, anti virus, obat perangsang, bengkak arthritis, asma, penyumbatan pembuluh darah, kutu air (jamur kaki), disentri bakteri, kebotakan, masalah produksi air empedu, pengencer darah, penghangat tubuh, bronchitis, pendarahan, luka bakar (diaplikasikan ke kulit), kanker, kolera, selesma, sakit perut, pereda batuk, depresi, diare, bantuan pencernaan, kehilangan selera makan, pengurangan atau pemberhentian dosis SSRI (selective serotonin reuptake inhibitor: Antara lain digunakan untuk obat anti depresi), sakit mens, masalah pencernaan, kolesterol naik, infeksi jamur, perut kembung, flu, sakit kepala, infeksi Helicobacter pylori, tekanan darah tinggi, stimulan sistem kekebalan tubuh, impotensi, peningkatan penyerapan obat, peningkatan metabolisme, parasit usus, Kawasaki's disease, masalah ginjal, pencahar, masalah hati, tekanan darah rendah, migren, malaria, penahan sakit, pernapasan, gigitan ular beracun, memperlancar mens, psoriasis (dipakai di kulit), turunnya suhu tubuh akibat serotonin, mempercepat kelahiran, obat penguat, sakit perut, luka lambung, bengkak pada zakar, sakit gigi, infeksi pada sistem pernapasan bagian atas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-8660057775604692217?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/8660057775604692217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=8660057775604692217&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/8660057775604692217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/8660057775604692217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/01/khasiat-jahe-merah.html' title='Khasiat Jahe Merah'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4L4fM5DxQI/AAAAAAAAACs/VwNipVuhkm4/s72-c/jahe.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-7912209353204218460</id><published>2008-01-08T10:51:00.000+07:00</published><updated>2008-01-08T11:00:30.765+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sains'/><title type='text'>Telur di dalam botol</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4L09c5DxPI/AAAAAAAAACk/HuE1VmrgQOk/s1600-h/telur.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4L09c5DxPI/AAAAAAAAACk/HuE1VmrgQOk/s200/telur.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5152950260229981426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini saya copy dari Bursa Internet&lt;a href="http://www.bursainternet.com"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Unik dan patut untuk dicoba, namun sayang belum ada gambar sebagai ilustrasinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eksperimen kali ini adalah klasik tapi sering terjadi salah kaprah. Anda bahkan dapat menemukannya di banyak buku tentang percobaan sains yang memberi kesimpulan yang salah. Anda akan memerlukan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Telur rebus matang&lt;br /&gt;    * Sebuah botol dengan mulut yang kira-kira sedikit lebih kecil dari ukuran telur yang disiapkan&lt;br /&gt;    * Selembar kertas&lt;br /&gt;    * Pemantik api&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan: Percobaan ini menggunakan api, jadi harap berhati-hati dan ikuti semua prosedur keselamatan. Jangan pernah melakukan percobaan dengan api ketika anda cuma sendiri, bahkan jika anda adalah orang dewasa.&lt;br /&gt;Jika anda bukan orang dewasa, maka paling tidak ada satu orang dewasa yang menemani anda dalam percobaan ini.&lt;br /&gt;Pikirkan tentang langkah-langkah &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;percobaan sebelum anda melakukannya, dengan demikian anda dapat memastikan bahwa anda melakukan semuanya dengan aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk percobaan ini, kita akan memasukkan telur rebus matang tersebut ke dalam botol.&lt;br /&gt;Pertama, anda memerlukan telur rebus matang. Biarkan ia dingin dan hati-hati kupas kulitnya. Pastikan bahwa anda tidak merusak telur tersebut, karena hal tersebut dapat menggagalkan percobaan ini.&lt;br /&gt;Jika anda secara tak sengaja menyobek telur tersebut, maka masukkan telur tersebut ke dalam mangkuk dan hancurkan bersama-sama dengan mayonnaise atau saus salad. Anda akan membuatnya menjadi makanan ringan yang enak, sambil merebus telur yang lain untuk percobaan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah anda selesai mengupas telur rebus tersebut dengan baik, anda harus memasukkannya ke dalam botol. Hati-hati letakkan telur tersebut di mulut botol. Tidak ada yang terjadi. Telur itu hanya bertengger di sana.&lt;br /&gt;Jika anda mencoba untuk mendorong telur tersebut ke dalam botol, maka telur tersebut akan sobek. Kita menginginkan telur tersebut masuk ke dalam botol secara utuh.&lt;br /&gt;Bagaimana caranya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mulai dengan menyingkirkan telur tersebut dari mulut botol. Dengan HATI-HATI, pegang ujung kertas berukuran kira-kira 1 inchi kali 3 inchi. Ketika anda memegang kertas tersebut, gunakan pemantik api untuk menyalakan ujung lain dari kertas tersebut. Begitu kertas terbakar, jatuhkan ke dalam botol dan cepat-cepat taruh telur di atas mulut botol. Perhatikan dengan seksama, apa yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kertas akan terbakar dalam beberapa detik. Setelah api padam, telur akan perlahan-lahan bergerak ke bawah, masuk ke dalam botol. Dia memampatkan diri melewati leher botol dan meluncur ke dalam botol.&lt;br /&gt;Apa yang terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan buku akan mengatakan bahwa kertas membakar oksigen, sehingga menurunkan tekanan udara dalam botol, dan tekanan udara yang lebih besar dari luar akan menekan telur masuk. Untuk bagian hal tekanan udara, mereka benar, tapi penurunan tekanan udara tersebut tidak disebabkan oleh habis terbakarnya oksigen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika anda membakar kertas dalam oksigen, karbon di dalam kertas akan bereaksi dengan oksigen di udara dan menghasilkan gas bernama karbondioksida. Gas ini menempati ruang dengan volume sama dengan oksigen, sehingga oksigen, yang diambil oleh pembakaran, digantikan oleh karbondioksida dan tekanan dalam botol akan tetap sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, jika telur masuk ke dalam botol akibat tekanan udara, apa yang menyebabkan penurunan tekanan udara di dalam botol?&lt;br /&gt;Jawabannya adalah suhu.&lt;br /&gt;Ketika kertas terbakar, ia memanaskan udara di dalam botol. Udara yang dipanaskan akan memuai dan mendorong melewati telur. Jika anda meletakkan botol secara cepat dan memperhatikan dengan cermat, maka anda dapat melihat bahwa telur tersebut bergoyang ketika udara panas tersebut bergerak keluar melewatinya.&lt;br /&gt;Ketika api padam, udara dalam botol mendingin. Ketika mendingin, tekanan udara di dalam botol menurun.&lt;br /&gt;Telur bertindak seperti sumbat, yang menutup mulut botol dan menghalangi udara luar masuk untuk menyeimbangkan tekanan.&lt;br /&gt;Dengan demikian, tekanan udara luar akan menekan telur masuk ke dalam botol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, bagaimana caranya untuk mengeluarkan telur tersebut dari dalam botol?&lt;br /&gt;Satu cara adalah membalik botol tersebut, sehingga telur tersebut bertengger dalam leher botol.&lt;br /&gt;Rapatkan mulut anda ke bibir botol dan tiup dengan sekuat tenaga.&lt;br /&gt;Hal ini akan meningkatkan tekanan di dalam botol.&lt;br /&gt;Dengan cepat, singkirkan botol tersebut dari mulut anda dan biarkan telur keluar dari botol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuci telur tersebut dari hangus sisa pembakaran kertas dan telur anda sekarang siap untuk snack.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-7912209353204218460?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/7912209353204218460/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=7912209353204218460&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/7912209353204218460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/7912209353204218460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/01/telur-di-dalam-botol.html' title='Telur di dalam botol'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R4L09c5DxPI/AAAAAAAAACk/HuE1VmrgQOk/s72-c/telur.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-5752458638635805279</id><published>2008-01-08T10:26:00.000+07:00</published><updated>2008-01-08T10:51:15.621+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sains'/><title type='text'>Insektisida yang aman</title><content type='html'>Artikel Ini saya copy dari &lt;a href="http://www.bursainternet.com"&gt;Bursa Internet&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menghabiskan sejumlah waktu pada minggu ini untuk membantu Lisa dengan bunga-bunganya. Pada musim ini, serangga benar-benar memakan tanaman, jadi kami memerangi mereka. Beberapa dari hama tersebut memerlukan bahan kimia komersial untuk membunuh mereka, tapi seringkali Lisa menggunakan bahan dari dapur. Untuk membuat insektisida yang ramah lingkungan, anda akan memerlukan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Sebuah botol 2 liter&lt;br /&gt;    * Sabun cuci piring&lt;br /&gt;    * Air&lt;br /&gt;    * Botol penyemprot&lt;br /&gt;    * Sendok teh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahkan 4 sendok teh sabun cuci piring ke dalam botol. Kemudian penuhi dengan air. Tutup dan kocok sebentar hingga tercampur. Lalu masukkan ke dalam botol penyemprot. Gunakan ini untuk menyemprot tanaman yang dikerubungi kutu atau serangga hama lainnya.&lt;br /&gt;Bagaimana hal ini bekerja sederhana? &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Itu sehubungan dengan cara serangga bernafas. Daripada bernafas lewat hidung atau mulut, serangga bernafas lewat lubang-lubang pada perutnya yang dinamakan spiracle. Bayangkan jika anda memiliki lubang-lubang di sekeliling pinggang anda di mana anda bernafas melaluinya. Tubuh serangga dilapisi oleh kulit ari yang kedap air. Hal tersebut berarti air akan mengalir dari si serangga, dengan demikian ia tidak terbenam dikarenakan spiraclenya tertutup air. Larutan sabun menempel pada kulit air ini dan tidak mengalir. Lapisan kulit ari tersebut bahkan menarik larutan sabun ke dalam spiracle sehingga serangga tersebut tidak bisa bernafas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar penyemprotan bekerja baik, anda harus menyemprot langsung ke serangga tersebut, sehingga air sabun bisa mencapai spiracle. Jika cuma menyemprot ke tempat, di mana serangga akan lewat, tidak akan memberikan hasil. Jika anda menyemprot langsung ke serangga, maka larutan sabun tersebut akan membunuh semut, kecoa, jangkrik, kutu dan serangga lainnya. Bahkan laba-laba juga akan terbunuh, jadi hati-hatilah untuk tidak penyemprot pada mahluk yang berguna untuk mengendalikan hama ini. Semprotan ini tidak berbahaya bagi burung, kadal, ular, adik kecil atau mahluk sejenis lainnya. Tapi, jangan menyemprot adik kecil anda bahkan jika dia biasanya menghindari air bersabun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-5752458638635805279?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/5752458638635805279/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=5752458638635805279&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/5752458638635805279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/5752458638635805279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2008/01/insektisida-yang-aman.html' title='Insektisida yang aman'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-8952121958199906351</id><published>2007-12-31T08:53:00.000+07:00</published><updated>2007-12-31T10:22:50.555+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Web'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Komputer'/><title type='text'>Setup Internet Information Servis (IIS)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R3hd9s5DxOI/AAAAAAAAACc/tbfRyXoFAMo/s1600-h/globeww.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R3hd9s5DxOI/AAAAAAAAACc/tbfRyXoFAMo/s200/globeww.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5149969488502047970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baru kenalan ama yang namanya IIS, dah lama sebenarnya lihat temen yang main web sering masuk ke aplikasi ini, cuman baru kali ini bener-bener memakai. saya coba tuliskan pengalaman pertama pakai IIS, cuman ya sekedar yang saya tahu dulu, nanti setelah tahu mendalam kita bahas lagi.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;IIS &lt;/span&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Internet Information Servis&lt;/span&gt;) adalah fasilitas yang disediakan oleh windows, kalau ndak salah di windows 2000 dan XP untuk yang profesional. Dulunya fasilitas ini hanya ada di server namun untuk selanjutnya untuk personal kita bisa memakainya, minimal untuk uji coba web yang sudah kita buat. Ceritanya saya penasaran pengin punya web dan Desain sendiri, awalnya cari-cari web hosting gratis, dah dapat di &lt;a href="http://webng.com/"&gt; webNg&lt;/a&gt; belum tahu kelanjutannya, tapi sudah saya coba masukkan halaman web dan berjalan. Nah untuk test webnya tadi aku ncobanya pakai IIS di komputer aku, ndak susah kok.&lt;br /&gt;Yang perlu kita siapkan adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;CD windows&lt;/span&gt; yang dulu kita pakai untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;install&lt;/span&gt; komputer kita, karena sebenarnya ini hanya menambahkan komponen pada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;windows&lt;/span&gt;. Masuk ke &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Control Panel&lt;/span&gt;, kemudian pilih disisi kiri &lt;span style="font-style: italic;"&gt;add/remove Windows componens&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pilih dan centang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Internet Information servis&lt;/span&gt;, untuk melihat detail semua item yang ada klik &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Detail&lt;/span&gt;, kata temen aku yang ngajari aku, yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;SMTP&lt;/span&gt; dndak usah dipilih karena nanti komputer jadi berat sebab itu untuk set email, kecuali kita emang mau buat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mailserver&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Setelah di OK, klik &lt;span style="font-style: italic;"&gt;next&lt;/span&gt; untuk melanjutkan proses instalasi, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;windows&lt;/span&gt; akan meminta cd instalernya, masukkan cd yang sesuai dan tunggu sampai proses selesai.&lt;br /&gt;Maka IIS dah di install di komputer kita dan siap untuk digunakan.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R3haSs5DxMI/AAAAAAAAACM/AVPLKh3BSTE/s1600-h/IIS.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R3haSs5DxMI/AAAAAAAAACM/AVPLKh3BSTE/s200/IIS.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5149965451232789698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya kita set passwordnya, agar web yang kita pasang di komputer kita bisa di lihat orang lain.&lt;br /&gt;Masuk ke &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Contol Panel, Administrative Tools&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pilih &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Internet Information Serivis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah tertampil nama komputer, akan tertampil &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Web Sites&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;FTP&lt;/span&gt;, klik &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Web sites&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pilih &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Default Web Sites&lt;/span&gt;, klik kanan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Properties&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pilih Tab &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Directory security&lt;/span&gt;, Klik &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Edit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Browse nama user dengan nama &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;IUSR_namakomputer&lt;/span&gt;, karena ini user public, jika tidak ketemu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;find user&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;advance&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kemudian tekan OK sampai semua windows tertutup.&lt;br /&gt;IIS siap digunakan&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R3hbus5DxNI/AAAAAAAAACU/h191gL7Ijtk/s1600-h/pass.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R3hbus5DxNI/AAAAAAAAACU/h191gL7Ijtk/s200/pass.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5149967031780754642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk memasukkan desain web kita, desain kita masukkan ke dalam direktori &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;C:\inetpub\wwwroot&lt;/span&gt; dengan nama awalan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;index.html&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba semoga sukses.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-8952121958199906351?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/8952121958199906351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=8952121958199906351&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/8952121958199906351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/8952121958199906351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/12/setup-internet-information-servis-iis.html' title='Setup Internet Information Servis (IIS)'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R3hd9s5DxOI/AAAAAAAAACc/tbfRyXoFAMo/s72-c/globeww.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-6746087172374435196</id><published>2007-12-29T08:15:00.001+07:00</published><updated>2007-12-29T09:18:54.576+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relax'/><title type='text'>Do'a Tahun Baru 2008</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada penghujung tahun 2007 ini saya sempat berpikiran apa yang sudah saya kerjakan selama setahun di tahun 2007 ini, itropeksi diri buat menyongsong tahun yang baru. Banyak kejadian yang harus kita jadikan panutan atau cambuk untuk lebih maju. Masih banyak hal yang saya belum mampu kerjakan di tahun 2007 ini, saya mengharapkan di tahun 2008 ini lebih baik.&lt;br /&gt;Kata orang bijak belajat dari pengalaman adalah "Guru" yang sangat berharga, kenapa karena kita sendiri yang menjadi murid dan gurunya, serta kita yang mengalaminya. Kalaupun orang dah lupa ama pengalaman dan mengulang sesuatu kejadian yang pernah dialami dan itu merupakan hal yang buruk, maka orang itu tidak mampu belajar dari pengalamannya, dan rugilah orang tersebut, karena penyesalan yang akan dia dapatkan.&lt;br /&gt;Saya teringat khotbah jumat kemarin, khotib bilang apa yang mesti kita lakukan menyambut tahun baru. Beliau berkata yang utama kita harus intropeksi bahwasanya umur kita sudah berkurang satu tahun dari jatah yang diberikan ama Allah, hal tersebutlah yang harus kita pahami, kenapa? seharusnya bertambah umur kita lebih dewasa, karena sudah banyak makan garam kata orang. Waspada pada diri kita, karena sebagian kenikmatan mesti akan berkurang, semisal dulu kita mampu berjalan 2 km tanpa lelah, mungkin semakin tua kita akan merasakan kelelahan itu.&lt;br /&gt;Berikutnya kita perbanyak lagi Ibadah kita, lebih dekat lagi sama Kholiq sang pencipta alam semesta berserta kenikmatannya. Kita syukuri semua nikmat yang sudah diberikan. Yang paling utama mestinya kita selalu berdoa "SEMOGA DIBERI UMUR PANJANG" , demikian doa ini tidak akan dilupakan, karena dengan diberikan umur panjang kita dapat beramal dan beribadah lebih baik. Mudah mencari rejeki, kesehatan dan hal lain yang baik-baik.&lt;br /&gt;Saya mengucapakan :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"SELAMAT TAHUN BARU 2008"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"SEMOGA DIBERIKAN UMUR PANJANG, MURAH REJEKI,KELIMPAHAN KESEHATAN, DIJAUHKAN DARI BALAK"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"SEMOGA MAKIN JAYA INDONESIA KU"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-6746087172374435196?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/6746087172374435196/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=6746087172374435196&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/6746087172374435196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/6746087172374435196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/12/doa-tahun-baru-2008.html' title='Do&apos;a Tahun Baru 2008'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-4151583905631980382</id><published>2007-12-24T09:05:00.000+07:00</published><updated>2007-12-24T09:17:02.337+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Printer'/><title type='text'>Printer dan Jenisnya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R28WY85DxLI/AAAAAAAAACE/jFKbnj-8rTo/s1600-h/printer.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R28WY85DxLI/AAAAAAAAACE/jFKbnj-8rTo/s200/printer.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5147357517025887410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya akan coba menuliskan apa yang saya tahu tentang printer, mungkin ada kesamaan dengan beberapa artikel di media lain, ini hanya semua yang tersimpan di memori otak aku.Printer bukan lagi hal yang baru bagi kita, banyak yang tahu kalau printer digunakan untuk mencetak dokumen, mesin ketiknya. Orang akan terpancing untuk membeli yang namanya printerjika mereka sudah memiliki komputer, kenapa? Karena setelah mempunyai komputer anda akan banyak di tawarkan kemudahan,dan iming-iming untuk mencetak dokumen yang sudah dibuat.&lt;br /&gt;Contoh misal mengapa orang punya komputer pastinya awalnya biar bisa mengerjakan pekerjaan kantor di rumah, apa pekerjaan yang bisa dilakukan dirumah? ya membuat dokumen dari semua group microsoft office. Itu awal semua pemikiran kenapa orang pengin punya komputer, kalau kita tanya para bapak atau ibu kita, anda bisa komputer, pasti dijawab bisa, karena sekarang dah tuntunan semua pegawai bisa komputer. Bisa komputer artinya bisa "ngetik" pakai komputer yang dulunya harus pakai mesin ketik manual.&lt;br /&gt;Nah jika dah bisa "ngetik" dokumennya mau di apakan, diliat tok khan ndak mungkin, mangkanya terus muncul kebutuhan akan printer, dan bisa dibilang jadi "wajib".&lt;br /&gt;Kita coba klasifikasikan jenis printer ini dari beberapa sudut pandang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Printer Berdasarkan Pengunaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;1. Digunakan untuk mencetak Dokumen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika kita lebih banyak mencetak dokumen dengan frekuensi yang cukup banyak kita lebih baik memilih printer yang mempunyai ketahan dan kecepatan cukup. Demikian juga apakah kita hanya mencetak dokumen hitam putih saja, atau berwarna. Untuk mencetak hitam putih dan frekuensinya cukup besar kita dapat memilih laser jet, kenapa ? Karena kwalitas hasil printer dengan lasejet lebih bagus dibanding dengan inkjet, dari segi harga lebih murah untuk pengantian tonernya, memang investasi awalnya mahal, tapi setelah berjalan lebih murah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;2. Digunakan untuk mencetak Foto&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk mencetak foto banyak digunakan printer jenis inkjet, karena pewarnaan untuk printer inkjet lebih variasi. Printer ini akan menghasilkan warna CMYK dengan kombinasi 16 juta warna. Semakin besar resolusi printer semakin bagus kwalitasnya, berbanding terbalik dengan kecepatan dan harga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;3. Digunakan untuk mencetak Kartu Plastik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Printer jenis ini memang dikhususkan untuk mencetak hanya pada media kartu plastik, conto misal ID card perusahaan, ATM dan sejenisnya. Printer ini harganya lebih mahal karena emang tehnologi yang digunakan berbeda. Jenis yang digunakan tinta Sublimation, dan sistem transfer. Sebagai gambaran aja untuk printer ini berharga diatas 20 juta, ini untuk yang paling murah dan yang bagus bisa mencapai 90 juta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;4. Digunakan untuk mencetak Baleho Outdour&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Printer ini digunakan khusus untuk mencetak bahan yang lebar dan biasa menggunakan bahan vinil, atau seperti plastik. Sistem yang digunakan masih sama dengan printer inkjet, bedanya ini untuk media besar, dan jenis tintanya yang tahan terhadap sinar UV. Aplikasi yang banyak kita temui  adalah media iklan produk-produk dijalan. Dulu masih menggunakan cat besi untuk mengambarnya, namun sekarang tinggal masukkan ke komputer, tinggal mau dicetak ukuran berapa. Pernah ada iklan salah satu produk yang besarnya hampir 10 meter, bisa dibayangkan berapa besar printernya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;5. Printer All In One&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disebut All In One karena ada tiga manfaat yang bisa kita dapatkan dari printer jenis ini. Pertama tentunya kita bisa cetak Dokumen.&lt;br /&gt;Kedua kita bisa scan dokumen.&lt;br /&gt;Ketiga kita bisa Copy dokumen.&lt;br /&gt;Printer jenis ini mulai marak di produksi dan banyak digunakan untuk perkantoran, karena fungsinya yang ganda. Namun, kita harus berhati-hari sekali dalam menggunakan printer jenis ini, karena rentan sekali terhadap kerusakan, biasanya salah satu fungsi rusak fungsi yang lain tidak mau berjalan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Printer Berdasarkan jenis Tintanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;1. Dot Matrix&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jenis printer ini menggunakan Ribbon, atau kain sebagai media transfer tinta ke kertas, ini merupakan sejarah dan nenek moyangnya sistem printer, tidak jauh berbeda dengan mesin ketik, namun lebih halus. Printer ini lebih handal, coba diliat printer dotmatix yang ada sampai sekarang diproduksi sejak kapan, karena sistem Head yang digunakan mekanik maka lebih tahan lama. Printer ini sangat berguna untuk mencetak nota yang banyak rangkapnya, biasa yang pakai NCR, fungsi ini yang tidak dapat digantikan jenis printer lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;2. Inkjet&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inkjet adalah tehnologi printer yang berkembang pesat, karena sistem ini mampu menghasilkan kombinasi warna yang cukup banyak, hampir menyamai tampilan di monitor. Dulu saya pernah tahu ada printer ink jet dengan 3 jenis warna, kalau ndak salah pakai sistem RGB. Namun karena keberbatasan sekarang muncul CMYK, minimal ada 4 warna, tapi ada yang jenis pritner terbatu dengan 8 jenis tinta. Bayangkan kalau semua pakai tinta asli, ndak bisa buat cari makan, karena tinta original harganya selangit. Karena realistis saja sekarang yang mahal adalah tintanya (catrid) bukan printer. Hanya dengan 470 ribu aja kita dah dapat printer.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;3. Laser Jet&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Laser Jet, dari namanya sangat keren, namanya laser khan biasanya dipakai untuk tehnologi tinggi, buat motong besi tehnologi yang baru dipakai untuk operasi. Dalam printer laser Jet ini tehnologi yang digunakan hampir sama dengan tehnologi laser yaitu dengan penembakan pada media yang disebut Drum dengan ion tertentu, kemudian baru ditranfer ke dalam kertas setelah drum tadi dikenai toner, dengan muatan yang berbeda, mempunyai prinsip sama dengan mesin fotocopy. Yang perlu diperhatikan adalah konsumsi daya dari printer laser ini lebih besar dibandingkan jenis printer lainnya. Untuk masalah toner sekarang sudah banyak orang yang mampu untuk refill, dengan harga yang semakin murah, namun semuanya tergantung dari kwalitas yang ditawarkan. Kalau dulu setahu saya adalah HP pemain utama dari printer laser ini, tapi sekarang dah banyak.&lt;br /&gt;Selain Hitam putih printer laser yang sekarang dah muncul laser Color, namun untuk mencetak foto hasilnya masih jauh lebih halus dari printer inkjet. Dan harganya yang masih relatif mahal, yang utama lagi kalau dulu untuk mempunyai printer color laser ini butuh ijin, karena takut digunakan untuk pemalsuan uang, namun sekarang dah bebas dimiliki.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;4. Dye Sublimation&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari namanya kita dapat tahu bahwa printer ini menggunakan sistem sublimation atau perubahan dari benda padat ke gas. Printer yang menggunakan tinta jenis ini adalah printer yang digunakan untuk mencetak pada bahan Plastik, yaitu printer kartu. Media tintanya diletakan dalam sebuah roll plastik yang disebut Ribbon, kalau yang berwana akan tersusun warna CMYK. Bentuk RIbbonnya akan tersusun berurutan dari warna Cyan,Magenta,Yellow,Black secara berurutan dan besarnya sama. Sistem cetak jenis printer ini adalah media akan berjalanberulang sebanyak 4 kali atau tegantung banyaknya warna yang akan dicetak. Untuk Jenis printer yang terbaru atau satu media yang menampung terlebih dahulu semua warna yang tercetak, baru nantinya hasilnya dipindahkan lagi ke media cetaknya, sistem ini disebut sebagai "High Definition Printing" dan sistem yang langsung ke media cetak disebut 'DIrect To Card"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Printer Berdasarkan Koneksinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;1. Parallel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jenis koneksi ini termasuk koneksi printer yang lama, dengan menggunakan port Parallel DB25 pada komputer, namun dengan koneksi ini printer akan berjalan lebih cepat karena 8bit data ditransfer langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;2. USB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jenis koneksi ini lebih populer karena kemudahan yang ditawarkan, dan banyak di support oleh komputer keluaran baru dan laptop, soal kecepatan tidak kalah dengan parallel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;3. Ethernet&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jenis koneksi ini banyak digunakan untuk printer yang dimanfaatkan untuk printer jaringan, karena printer ini biasanya langsung di masukkan dalam jaringan dan bisa dimanfaatkan oleh semua komputer yang tersambung dalam jaringan ini. Biasanya koneksi jenis ini opsional dalam sebuah printer, dan terutama ada pada printer dengan kemampuan cetak besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;4. Wifi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan semakin berkembangnya koneksi jaringan, banyak printer yang support untuk Wifi, karena kemudahan yang ditawarkan tanpa kabel yang ribet. dan ini juga dimanfaatkan untuk beberapa jenis PDA yang support Wifi untuk bisa cetak dokumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;5. Bluetooth&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;sama dengan tehnologi Wifi, banyak dimanfaatkan oleh PDA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;6. PictBridge&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Koneksi yang khusus digunakan dengan kamera digital, jadi para pengguna kamera digitak yang support PicBridge dapat langsung mencetak hasil foto dari kamera. Koneksi bisa menggunakan beberapa macem tergantung support dari kamera, namun kebanyakan masih menggunakan kabel USB. Sebenarnya Pictbridge ini bukan termasuk jenis koneksi, namun termasuk Protokol komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Waduh dah banyak ya nulisnya soal printer, lain waktu saya coba akan menuliskan pengaplikasian dari printer ini untuk mendapatkan uang, lho kok uang lagi ya, karena fungsional printer ini sendiri untuk membantu kinerja kita menghasilkan uang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-4151583905631980382?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/4151583905631980382/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=4151583905631980382&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4151583905631980382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4151583905631980382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/12/printer-dan-jenisnya.html' title='Printer dan Jenisnya'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R28WY85DxLI/AAAAAAAAACE/jFKbnj-8rTo/s72-c/printer.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-3038589123212187640</id><published>2007-12-24T08:23:00.000+07:00</published><updated>2007-12-24T08:29:05.656+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fish'/><title type='text'>Calon Spesies Baru Sidat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sidat, kalau boleh dibilang adalah binatang petualang, karena fase hidupnya yang berpindah-pindah dari tiap fasenya, namun karena sudah melalang buana tersebut akhirnya ikan ini menjadi sangat mahal dan terkenal di luar sana. Berikut kutipan dari hasil penelitian seorang ahli sidat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, Kompas - Sedikitnya lima karakter genetik baru ikan sidat&lt;br /&gt;ditemukan dalam studi keragaman, distribusi, dan kelimpahan di&lt;br /&gt;perairan Indonesia periode 2004-2006. Temuan itu berpeluang menjadi&lt;br /&gt;spesies baru atau variasi intra-spesies.&lt;br /&gt;Untuk sementara, temuan itu diberi nama Anguilla sp. Yang sudah bisa&lt;br /&gt;dipastikan, tujuh dari 18 jenis sidat di dunia ada di perairan&lt;br /&gt;Indonesia.&lt;br /&gt;"Dari tujuh jenis itu, ada kemungkinan yang endemik, tetapi masih&lt;br /&gt;harus dikaji lagi," kata Hagi Yulia Sugeha, peneliti sidat pada Pusat&lt;br /&gt;Penelitian Oseanografi (P2O) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia,&lt;br /&gt;pekan lalu di Jakarta.&lt;br /&gt;Ikan sidat tergolong jenis ikan yang kurang populer di Indonesia.&lt;br /&gt;Secara fisik, sidat mirip belut. Bedanya, sidat bertubuh seperti&lt;br /&gt;pipa. Di dekat kepala ada sejenis telinga, dan ada sirip pada bagian&lt;br /&gt;atas tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Keunikan lain, sidat dapat menentukan jenis kelamin sesuai kondisi&lt;br /&gt;lingkungan. Sebelum berwarna keperakan di saat dewasa, sidat melalui&lt;br /&gt;fase transparan (ketika memasuki perairan tawar) dan berubah menjadi&lt;br /&gt;kuning.&lt;br /&gt;Umumnya, ketika sidat dalam fase kuning itulah banyak terjerat&lt;br /&gt;pancing. Sidat sering tertangkap di saluran-saluran air, anak sungai,&lt;br /&gt;sungai, dan danau.&lt;br /&gt;Siklus hidup sidat berbalik dengan ikan salmon. Sidat dewasa (bisa&lt;br /&gt;berusia belasan tahun) memijah di laut berkedalaman 200-1.000 meter,&lt;br /&gt;sebelum kemudian bertumbuh dewasa mencari perairan tawar. Adapun&lt;br /&gt;salmon memijah di hulu sungai kemudian dewasa di laut. Keduanya akan&lt;br /&gt;mati setelah bertelur.&lt;br /&gt;"Hasil penelitian menunjukkan, perairan laut Sulawesi menjadi pusat&lt;br /&gt;pemijahan sidat tropis," kata peneliti yang pernah menangkap jenis&lt;br /&gt;sidat (Anguilla marmorata) sepanjang 1,72 meter seberat 11 kilogram&lt;br /&gt;(2002) di Danau Poso. Temuan itu diperkuat dua kali penelitian&lt;br /&gt;menggunakan kapal riset Baruna Jaya VII. "Perairan laut di wilayah&lt;br /&gt;tengah Indonesia memang melimpah," kata Sam Wouthuyzen, rekan satu&lt;br /&gt;tim dengan Yulia.&lt;br /&gt;Populasi terancam&lt;br /&gt;Menurut Yulia, seiring dengan tingginya permintaan konsumsi sidat di&lt;br /&gt;negara-negara maju, seperti Amerika, negara-negara Eropa, Jepang,&lt;br /&gt;Hongkong, Taiwan, dan China, populasi sidat tropis pun terancam.&lt;br /&gt;Menyusul penangkapan berlebihan di alam negara nontropis, permintaan&lt;br /&gt;impor sidat tropis meningkat.&lt;br /&gt;Padahal, hingga saat ini sidat belum dapat dibudidayakan dari telur.&lt;br /&gt;Yang terjadi, sidat-sidat anakan ditangkap dari laut atau sungai lalu&lt;br /&gt;dibesarkan di kolam budidaya. Sidat-sidat itu kemudian diolah di&lt;br /&gt;restoran-restoran mewah bertarif mahal.&lt;br /&gt;Meskipun mahal, seperti hidangan kabayaki di restoran jepang yang&lt;br /&gt;satu porsinya dijual sekitar Rp 400.000, permintaan sidat tidak&lt;br /&gt;pernah menurun. "Di Jepang ada hari khusus mengonsumsi sidat," kata&lt;br /&gt;Yulia, doktor lulusan Universitas Tokyo.&lt;br /&gt;Hingga kini para ahli dan peneliti sidat belum mampu membesarkan&lt;br /&gt;sidat dari ukuran larva di laboratorium. Untuk mencegah kepunahan&lt;br /&gt;sidat, disepakati agar ada kuota penangkapan dan harus selektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-3038589123212187640?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/3038589123212187640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=3038589123212187640&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/3038589123212187640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/3038589123212187640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/12/calon-spesies-baru-sidat.html' title='Calon Spesies Baru Sidat'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-712001927743808253</id><published>2007-12-24T08:10:00.000+07:00</published><updated>2007-12-24T08:36:51.893+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fish'/><title type='text'>Ikan Sidat Tembus Pasar Asia Timur</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut saya kutipkan berita soal sidat sapa tahu bisa sebagai pemicu kita untuk lebih maju, karena kok pemberitaan di media massa soal sidat ini dahsyat sekali namun untuk petani kapan ini mau di sosialisasikan. apakah tehnologi ini hanya untuk mereka yang mempunyai modal "cukup"?. Barbagilah bagi kami para petani kecil.&lt;br /&gt;soal harga yang pasti jangan ampe ngiler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan Wartawan Kompas Haryo Damardono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KARAWANG, KOMPAS- Direktorat Perikanan Budidaya Departemen Kelautan&lt;br /&gt;dan Perikanan, untuk pertama kalinya mengekspor 30 ton ikan sidat&lt;br /&gt;atau anguilla sp, menuju negara-negara di Asia Timur, yakni Taiwan,&lt;br /&gt;Korea Selatan, dan Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekspor perdana tersebut dilepas dari Tambak Pandu di Desa Pusakajaya&lt;br /&gt;Utara, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, oleh Menteri Kelautan dan&lt;br /&gt;Perikanan Freddy Numberi dan Wakil Gubernur Jawa Barat Wagub Jabar&lt;br /&gt;Nu'man A.Hakim, Senin (27/8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami membutuhkan waktu dua tahun, untuk menemukan formula tepat bagi&lt;br /&gt;pembesaran ikan sidat. Ternyata, ikan ini tumbuh baik pada suhu 29-31&lt;br /&gt;derajat Celsius, dengan tingkat salinitas lima per mil," kata&lt;br /&gt;Direktur Jenderal Perikanan Budidaya DKP, Made L Nurjana.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Made mengatakan karena teknologi pembesaran ikan sidat telah&lt;br /&gt;dikuasai, maka secepatnya DKP akan mengembangkan ikan sidat di&lt;br /&gt;beberapa daerah. "Telah ada dia kawasan yang dibidik investor Jepang,&lt;br /&gt;untuk membudidayakan ikan sidat, yakni di Kabupaten Karawang, Jawa&lt;br /&gt;Barat, dan Likupang, Sulawesi Selatan," ujar Made.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditemui di Karawang, Presiden Presiden Asama Industry, Yoshinori Ito,&lt;br /&gt;optimistis membudidayakan ikan sidat di Indonesia, untuk memenuhi&lt;br /&gt;kebutuhan Jepang atas ikan sidat sebagai bahan baku makanan seharga&lt;br /&gt;per kilogram antara 4.000-6.000 yen, setara Rp 350.000 – Rp 450.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam setahun, Jepang membutuhkan ikan sidat sebanyak 100.000 ton,&lt;br /&gt;dengan hanya sekitar 20.000 ton yang diproduksi dari dalam negeri&lt;br /&gt;Jepang. "Tiap tahunnya, kami mengimpor 80.000 ton ikan sidat, dengan&lt;br /&gt;60.000 ton diantaranya diimpor dari China," kata Ito.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ito berhadap Indonesia dapat menyubtitusi China sebagai eksportir&lt;br /&gt;ikan sidat, karena ikan sidat produksi China seringkali ada bercak-&lt;br /&gt;bercak akibat jamur. Padahal, konsumen Jepang menginginkan produk&lt;br /&gt;yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, penyebaran ikan sidat banyak terdapat di perairan barat&lt;br /&gt;Sumatera, selatan Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa&lt;br /&gt;Tenggara Timur, Sulawesi, pantai timur Kalimantan, Maluku, dan Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan sidat, vertebrata dengan genus Anguilla ini, makan dan tumbuh di&lt;br /&gt;perairan tawar, namun untuk memijah atau bertelur, mereka kembali ke&lt;br /&gt;laut. Bahkan proses pemijahan berlangsung di laut berkedalaman 400-&lt;br /&gt;500 meter.&lt;br /&gt;http://www.kompas.co.id/ver1/ekonomi/0708/27/204907.htm&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-712001927743808253?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kompas.co.id/ver1/ekonomi/0708/27/204907.htm' title='Ikan Sidat Tembus Pasar Asia Timur'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/712001927743808253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=712001927743808253&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/712001927743808253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/712001927743808253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/12/ikan-sidat-tembus-pasar-asia-timur.html' title='Ikan Sidat Tembus Pasar Asia Timur'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-4884889727843805916</id><published>2007-12-21T09:07:00.000+07:00</published><updated>2007-12-21T09:39:57.865+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Hobi To Bisnis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R2sm6s5DxKI/AAAAAAAAAB8/DysKYx6Rfms/s1600-h/uang+koin.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R2sm6s5DxKI/AAAAAAAAAB8/DysKYx6Rfms/s200/uang+koin.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146249789125674146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini saya kutip dari email yang saya dapat dari salah satu pt yang katanya akan memberikan trip dan trik untuk mendapatkan uang. Saya juga tidak tahu bagaimana pembuktiannya namun dari tulisan tersebut mungkin berguna bagi kita para hobies yang akan berbisnis. Selama ini emang saya rasakan yang namanya Hobi akan cari uang itu banyak tantangan yang harus di hadapi.&lt;br /&gt;Berikut 4 langkah dari hobi menjadi bisnis:&lt;br /&gt;Dikutip dari Asian Brain&lt;br /&gt;Hari ini kami mau berbagi informasi mengenai hal-hal apa&lt;br /&gt;saja yang perlu Kita ketahui sebelum terjun ke dunia &lt;br /&gt;bisnis yang berasal dari hobi. Mudah-mudahan informasi ini&lt;br /&gt;bermanfaat untuk Kita :-)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Memang sih, KELEBIHAN dari membuka bisnis yang berasal &lt;br /&gt;dari hobi, kita tahu betul bahwa kita akan menikmatinya. Kita&lt;br /&gt;juga akan merasa lebih ‘fun’ dalam mengerjakannya. Jauuhhh…&lt;br /&gt;dari rasa bosen! :-)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tapi apa benar begitu? Sebelum memutuskan untuk membuat&lt;br /&gt;hobi Kita menjadi bisnis, coba ajukan pertanyaan-pertanyaan&lt;br /&gt;ini ke diri sendiri terlebih dulu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1. Apakah Kita bersedia melakukan sesuatu yang&lt;br /&gt;    berulang-ulang terus?&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Diharuskan mengerjakan sesuatu secara berulang-ulang dengan&lt;br /&gt;baik tentu sangat berbeda dengan mengerjakan aktivitas rekreasi&lt;br /&gt;(hobi) tanpa tekanan dan tanpa target bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja jika ingin mengubah hobi menjadi bisnis, Kita&lt;br /&gt;harus siap dengan konsekuensi ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2. Apakah hobi Kita cukup berharga untuk dijadikan bisnis?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jangan hanya memikirkan kesenangan Kita semata. Lakukan&lt;br /&gt;"market research" sebelum membuat hobi Kita menjadi bisnis. &lt;br /&gt;Jika ternyata prospeknya kurang menguntungkan, sebaiknya jangan&lt;br /&gt;dipaksakan. :-)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3. Apakah hobi Kita bisa tetap memotivasi Kita dalam&lt;br /&gt;    menjalankan bisnis hingga 15-20 tahun mendatang?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tantangan nyata dalam menjalani bisnis yang berasal dari&lt;br /&gt;hobi adalah bagaimana membuat hobi tersebut tetap&lt;br /&gt;menantang, menarik dan berarti sebagai bisnis dalam 15-20&lt;br /&gt;tahun mendatang. Untuk itu, buat daftar mengenai hal-hal&lt;br /&gt;yang paling menarik dan menantang bagi Kita. Lalu tetapkan&lt;br /&gt;satu atau dua ide paling potensial yang bisa memotivasi&lt;br /&gt;Kita dalam menjalankan bisnis.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;4. Apakah Kita tetap akan menikmatinya walau...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jika kelak Kita diharuskan menghasilkan 10 ribu karya atau&lt;br /&gt;melakukan hobi Kita ratusan kali setiap tahun, apakah Kita&lt;br /&gt;akan tetap menikmati hobi Kita?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Intinya, memang tidak ada yang salah dengan membuat hobi&lt;br /&gt;menjadi bisnis. Hanya saja matangkan konsep, lakukan market&lt;br /&gt;research dan rancang business plan sebelum menjalankannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hal penting lainnya adalah memiliki pengetahuan bagaimana&lt;br /&gt;memasarkan bisnis Kita baik secara offline maupun online.&lt;br /&gt;Karena tanpa marketing yang tepat, tidak ada orang yang&lt;br /&gt;akan membeli produk Kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Carilah tempat terbaik untuk mempelajarinya. Misalnya,&lt;br /&gt;seperti Asian Brain Internet Marketing Center yang&lt;br /&gt;merupakan tempat terbaik bagi Kita yang ingin mendapatkan&lt;br /&gt;pengetahuan mengenai internet marketing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-4884889727843805916?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/4884889727843805916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=4884889727843805916&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4884889727843805916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4884889727843805916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/12/hobi-to-bisnis.html' title='Hobi To Bisnis'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R2sm6s5DxKI/AAAAAAAAAB8/DysKYx6Rfms/s72-c/uang+koin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-4908320474263239984</id><published>2007-12-19T14:40:00.000+07:00</published><updated>2007-12-19T15:17:15.461+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Printer'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Komputer'/><title type='text'>Nasib Printer</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R2jSlTXu19I/AAAAAAAAAB0/nFXmcctNQUU/s1600-h/printer.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R2jSlTXu19I/AAAAAAAAAB0/nFXmcctNQUU/s200/printer.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5145594112567597010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jangan diledekin kalau kasih judulnya agak norak, habis pas nulis ini lagi rada puyeng mikirin printer. Sudah hampir 2 tahun ini pegang printer buat cetak mencetak, sebelumnya si sudah cuman dah serutin 2 tahun ini, karena ada sedikit usaha buat tambah-tambah dari cetak mencetak.&lt;br /&gt;Kalau kita cermati perkembangan printer ini sangat cepat, hampir seperti perkembangan HP jaman sekarang ini, kurang dari 1 tahun, mungkin tiap 6 bulan selalu di rilis printer-printer seri terbaru dari merek-merek yang tidak asing bagi kita. Emang dunia Digital semakin maju, semua serba digital. Saya sendiri mengambil manfaat dari perkembangan printer ini. Kalau tidak salah mulai tahun 2004 lalu printer berkembang pesat, kalau saya melihat ini dipacu dengan semakin mudahnya cetak mencetak dokumen. Karena tuntutan untuk mencetak banyak maka mulai berkembang adanya tinta compatibel, tinta kompatibel, dan sekarang maraknya CIS (Continous Infus System). Sekarang tidak lagi sulit untuk menemukan tinta yang botolan atau masih dalam bentuk suntikan, karena toko-toko komputer sudah menyediakan, dan banayak franchise yang bergerak dibidang tinta dan catrid ini. Meraka akan menawarkan banyak kemudahan, dan tentunya Kemurahan harga, dibanding kita membeli catrid asli. CIS adalah sistem yang banyak &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;diminati oleh para penggunan yang membutuhkan banyak tinta untuk mencetak dokumen. Oh ya kenapa disebut infus karena sistem ini hampir sama dengan infus yang untuk manusia itu, jadi catrid dihubungkan dengan selang dan wadah tinta yang cukup sekitar 80 ml bahkan ada yang lebih. Dengan adanya sistem ini kita akan bisa terus menerus mencetak tanpa harus memikirkan harus ganti katrid.&lt;br /&gt;Nah dari sini ini mungkin para produsen printer yang mulai giat membuat printer dan lounching tiap 6 bulan sekali untuk mengurangi "penjiplakan" ini. Memang kalau kita pikirkan punya printer itu yang mahal bukan beli printernya tapi beli catidnya, bayangkan saja harga printer terbaru kalau ndak salah epson C90 hanya 470 rb. Tapi kalau habis catrid kita harus merogoh uang lebih dari 400ribu untuk beli 4 catridnya. padahal itu mungkin hanya buat ngeprint 10-15 lembar A4 foto, betapa mahalnya. kalau kita untuk usaha sapa yang mau beli produk kita.&lt;br /&gt;Kalau kita bandingkan dengan beli catrid kompatibel sekitar 100 ribu untuk 4 catrid (tergantung seri printer). Kita bayangkan lagi kalau pakai CIS dengan tinta botolan, CIS sekitar 300 rb + tinta 400 ml, dah bisa seabrek untuk cetak.&lt;br /&gt;"TAPI" inget kita juga harus hati-hati dalam memilih tinta dan CIS, lha seabrek produk tinta dan CIS.&lt;br /&gt;Trus tadi arah tulisanya kemana ya, malah kesana kemari. nanti lain waktu saya akan coba ulas sedikit pengalaman saya dengan printer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-4908320474263239984?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/4908320474263239984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=4908320474263239984&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4908320474263239984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4908320474263239984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/12/nasib-printer.html' title='Nasib Printer'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R2jSlTXu19I/AAAAAAAAAB0/nFXmcctNQUU/s72-c/printer.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-6291642430441177481</id><published>2007-12-11T14:36:00.000+07:00</published><updated>2007-12-11T15:15:06.919+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Obat Alternatif'/><title type='text'>Olahan Lidah Buaya</title><content type='html'>Duh dah lama ndak mengisi blog ini, maklum banyak kerjaan, penginnya nulis cuman bigung mau memulai, kali ini walapun masih rada males, cuapek saya coba menuliskan pengalaman dari membuat olahan lidah buaya&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R15GFyHGBJI/AAAAAAAAABs/zmZRnyQ6YLE/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R15GFyHGBJI/AAAAAAAAABs/zmZRnyQ6YLE/s200/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142624889668502674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mungkin banyak orang tahu yang namanya tanaman Lidah Buaya, dari namanya mungkin dah kebayang kalau tanaman ini serem, lah namanya buaya khan serem. Tapi dari nama yang serem ini tersimpan banyak kasiat dari tanaman lidah buaya ini. Tanaman lidah buaya ini banyak ditanam pada taman-taman di rumah karena bentuknya yang unik, banyak yang suka. kalau saya amati ada beberapa jenis Tanaman ini, setahu saya yang tanamannya kecil dan yang besar, kalau yang kecil ini biasanya banyak rumpunnya, tapi kalau yang besar agak jarang kita temui, biasanya daunnya kalau yang besar bisa selebar 10 cm dan panjang hampir 50 cm, ini pernah saya mendapatkannya.&lt;br /&gt;Untuk tanaman yang kecil ini banyak di manfaatkan untuk shampo agar rambut menjadi tumbuh lebat, cuman tinggal petik, dibelah menjadi 2 atau diambil dagingnya saja trus di remas-remas buat keramas. Namun bagi mereka yang tidak tahan sama bau jangan sekali-sekali mencoba, karena bisa muntah-muntah, mending pakai produk yang sudah jadi, tapi kalau mau ambil khasiatnya ini yang paling bagus, semua orang pasti sudah tahu.&lt;br /&gt;Kalau yang daunnya lebih besar banyak dimanfaatkan untuk dibuat olahan seperti nata de coco, ada yang sudah dijual dalam kemasan. saya akan coba ulas sedikit car mengolah tanaman ini, cara yang sederhana.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari mencari obat alternatif untuk wasir akhirnya saya mendapatkan informasi kalau Tanaman lidah buaya ini cukup bagus untuk mengurangi wasir tersebut, selain itu dapat digunakan untuk menjaga kadar gula dalam darah, penyakit maag dan masih banyak lagi khasiat yang bisa diambil dari tanaman ini. &lt;br /&gt;Karena saya belum mempunyai tanaman ini sendiri saya coba mencari ke teman dan tetangga, maklum di kampung mudah mencarinya, namun suatu saat pas ke Matahari Departemen Store, ternyata saya menemuinya disana, dan sudah menjadi komoditas dagang. Harganya sekitar 6.000 sampai 10.000 tergantung besarnya. ayo sapa yang berminat bisa bisnis baru ni.&lt;br /&gt;Setelah kita dapat daun lidah buaya ini, kita potong sekitar per 10cm jadi mungkin jadi 5 potong, kemudian kita potong2 lagi 1cm atau 1,5 cm hal ini untuk memudahkan dalam mengelupas kulit yang berwarna hijau. Hilangkan kulit yang berwarna hijau ini, tinggal daging buah yang bening, biasanya kalau baru dipetik akan banyak getah/lendir yang keluar, dan agak bau.&lt;br /&gt;Dari potongan memanjang tadi kita potong lagi menjadi kotak-kotak seperti nata de coco. kita cuci berulang-ulang sampai lendirnya habis, sambil diremas-remas, sebaiknya dengan air yang mengalir. Tambahkan garam dalam pencucian, mungkin 2 atau 3 kali saat membilasnya, pengalaman 5 kali sudah bersih.&lt;br /&gt;Kemudian rebuslah,tunggu 15 menit selama mendidih, setelah itu angkat, untuk mengurangi bau dapat ditambahkan daun pandan, 2 atau 3 lembar.&lt;br /&gt;Setelah dingin dapat di konsumsi dengan menambahkan sirup, atau yang lain sesuai selera.&lt;br /&gt;Rasanya enak, kenyal, dan khasiatnya yang saya rasakan langsung adalah perut terasa enak. Selamat mencoba, semoga bermafaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-6291642430441177481?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/6291642430441177481/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=6291642430441177481&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/6291642430441177481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/6291642430441177481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/12/olahan-lidah-buaya.html' title='Olahan Lidah Buaya'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/R15GFyHGBJI/AAAAAAAAABs/zmZRnyQ6YLE/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-4178124256595755709</id><published>2007-10-26T08:19:00.001+07:00</published><updated>2007-10-26T09:42:41.616+07:00</updated><title type='text'>Lelap Tidur Aman ?</title><content type='html'>Pagi ini dalam perjalanan berangkat kerja saya diingatkan kembali akan kenikmatan yang diberikan sama sang pencipta pada diri saya sangatlah tiada terhitung. Mungkin pemandangan ini sering kita temui di jalan-jalan atau entah dimana, pagi ini saya melihat nikmatnya orang tidur dibawah "molen" pencampur bahan semen untuk cor, yang dimuat di mobil. Mungkin mereka pun mau berangkat mencari rejeki entah kekota mana, mau pindah kerja, kalau dilihat dari barang bawaan dengan tas dan peralatan bangunan.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/RyFTblqz9mI/AAAAAAAAABk/CuxBS3tEwag/s1600-h/IMG_0002.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/RyFTblqz9mI/AAAAAAAAABk/CuxBS3tEwag/s200/IMG_0002.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5125469584357586530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nikmatnya tidur orang ini mungkin tidak akan kita dapatkan jika kita dalam posisi mereka, mengapa? karena keadaan lah yang memaksa mereka untuk melakukan hal tersebut, terserah orang yang mau melihar itu bilang tidak aman, atau gimana rasanya ya nanti kalu panas, atau hujan, soalnya mobil tanpa tutup.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Nikmatnya tidur orang ini mungkin tidak akan kita dapatkan jika kita dalam posisi mereka, mengapa? karena keadaan lah yang memaksa mereka untuk melakukan hal tersebut, terserah orang yang mau melihar itu bilang tidak aman, atau gimana rasanya ya nanti kalu panas, atau hujan, soalnya mobil tanpa tutup.&lt;br /&gt;saya sering kali melihat pemandangan yang mungkin menurut kita ndak layak, tapi kembali lagi karena keadaan. Tapi dari semua  itu kita harus mengambil hikmahnya selalu berucap syukur bahwa kita tidak mengalami seperti mereka.&lt;br /&gt;Yang baru marak Pemudik sepeda motor, banyak alasan yang diungkapkan terutama adalah faktor "Ekonomi". Moga aja mereka selalu dilimpahi rahmat dan hidayah dalam perjalanan selamat sampai tujuan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-4178124256595755709?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/4178124256595755709/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=4178124256595755709&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4178124256595755709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4178124256595755709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/10/lelap-tidur-aman.html' title='Lelap Tidur Aman ?'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/RyFTblqz9mI/AAAAAAAAABk/CuxBS3tEwag/s72-c/IMG_0002.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-8463413225359494948</id><published>2007-10-09T09:24:00.000+07:00</published><updated>2007-10-09T09:48:07.959+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanaman'/><title type='text'>Strowbery Beranak</title><content type='html'>Jangan bigung kalau judulnya Strowbery Beranak, emang bapaknya sapa ya, soalnya bigung mau kasih judul, yang intinya saya mau melanjutkan pengalaman dengan tanaman strowbery saya. Kalau dari literatur tanaman ini berkembang biak dengan biji dan tokolan atau julur. Cuman sampai sekarang yang namanya biji strowbery itu yang mana saya belum nemu, apa yang nempel di bagian luar yang kalau kita makan rada kasar itu ya. Yang saya tahu sekarang tokolannya atau julurnya.&lt;br /&gt;jadi pada batang akan keluar julur yang hampir sama dengan tangkai daun atau bunga cuman panjang, dan pada ujungnya akan keluar pucuk daun atau tunas.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dari tunas yang ada ini kita rawat, sebaiknya kita tempatkan pada media tanah,atau polibag yang sudah diberikan media, sekitar 2 minggu pada ujung tongkolnya akan keluar akarnya. anakan ini kita rawat dengan baik sampai dirasakan mampu untuk mencari makan sendiri, artinya akar-akarnya sudah banyak dan kuat, kita potong batang yang menghubungkan anakan dan indukan, jadilah kita mempunyai tanaman strowbery yang baru.&lt;br /&gt;Media yang digunakan untuk menanam strowbery berdasar pengalaman saya sanagt dibutuhkan media yang sangat subur. Tanah kita campur dengan kompos dan pupuk kandang, dengan perbandingan 1:1 sehingga media tampak rada berongga. sampai sekarang  1 pohon strowbery yang berumur 1 bulan sudah menghasilkan 4 buah matang, dan rasanya mak nyus.&lt;br /&gt;saya akan mencoba merawat anakan yang baru saja saya pisahkan ini, apakah setelah menghasilkan tongkolan indukan akan menghasilkan tongkolan yang baru? Moga aja karena kalau kita liat umur strowbery ini panjang, namun jika kita rawat dengan benar, pastinya dia akan menghasilkan tongkolan yang baru.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-8463413225359494948?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/8463413225359494948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=8463413225359494948&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/8463413225359494948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/8463413225359494948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/10/strowbery-beranak.html' title='Strowbery Beranak'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-4828452350272188396</id><published>2007-10-09T09:13:00.000+07:00</published><updated>2007-10-09T09:23:12.634+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relax'/><title type='text'>Idul Fitri</title><content type='html'>Alhamdulillah Ramadhan sudah mendekati hari-hari terakhir, sebentar lagi Syawal bulan yang penuh dengan ampunan. Pada hari yang fitri ini kita rasanya kayak orang yang baru saja menjalani perang, perang melawan hawa nafsu dan segala yang membatalkan puasa.&lt;br /&gt;Alhamdulillah puasa tahun ini sampai detik ini dapat saya jalani, walaupun banyak cobaan dari kurang enak badan dan cuaca yang mulai dirasakan kurang bersahabat. Saya sangat kagum pada saudara seiman yang ada di luaran mampu melaksanakan ibadah puasa dengan khusyuk walaupun cuaca sekarang mulai panas sekali, banyak yang mengeluh. Bagaimana dengan tahun depan ? Moga aja limpahan rahmad dan hidayah selalu dilimpahkan Allah kepada kita semua, amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/RwrlvnGqRnI/AAAAAAAAABU/7TqOxfWIEo4/s1600-h/IDULFITRI800.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/RwrlvnGqRnI/AAAAAAAAABU/7TqOxfWIEo4/s200/IDULFITRI800.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5119156532573521522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-4828452350272188396?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/4828452350272188396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=4828452350272188396&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4828452350272188396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4828452350272188396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/10/idul-fitri.html' title='Idul Fitri'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/RwrlvnGqRnI/AAAAAAAAABU/7TqOxfWIEo4/s72-c/IDULFITRI800.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-90864680473552854</id><published>2007-09-22T08:37:00.000+07:00</published><updated>2007-09-22T10:31:48.136+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fish'/><title type='text'>Milis Belut</title><content type='html'>Alhamdulillah , akhirnya selesai juga buat milis buat diskusi seputar dunia belut. Ide awalnya adalah ingin membuat wadah komunikasi atar para pemerhati belut, walaupun ini mungkin bukan satu-satunya wadah yang ada sekarang, karena seperti di trubus pun sudah ada, dan kalau ndak salah dah jadi salah satu bagian milis dimajalah ini yang paling ramai, karena saking ramainya makanya kalau mau baca posting terkhir kita harus nunggu load data arsip milis dari awal sampai akhir, nah bagi kita yang mempunyai jalur internet paspasan ya bisa setahun nunggunya, maaf bapak moderator trubus, untuk koreksi aja.&lt;br /&gt;Dulu pernah ada milis pengemar belut juga, cuman karena ada permasalahan internal makanya milis tersebut ditutup, padahal dah ramai, cuman kalau saya amati emang mulai tidak sehat diskusinya. Saya mengharapkan nasib dari milis yang saya buat ini ndak sama, amin.&lt;br /&gt;oh ya lupa sebut naman milisnya ya, saya kasih nama "BELUT JAWA" karena kita berkecimpung dalam dunia belut dan berada ditanah jawa, mohon maaf bagi yang diluar jawa bukannya diskriminasi, silahkan bergabung.&lt;br /&gt;Insyaallah di milis ini akan mempunyai nara sumber yang cukup berhasil dalam dunia belut saat ini.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Beliaunya bernama bapak Ahmad Sarkan, yang sudah cukup berpengalaman dan sudah panen sampai 5 kali,beliau sedang membina para peternak baru atau lama. Karena sebenarnya bisnis "licin" ini dah lama disouding oleh beberapa pakar, dari traning sampai pemasaran, namun dari milis yang lama saya membaca belum ada yang berhasil. Bahkan ada salah satu perternak yang sudah mengeluarkan dana besar untuk budidaya ini namun masih belum berhasil. Dan saya pernah baca pada salah satu media departemen perikanan atau pertenakan ya, menyatakan bahwa belut tidak bisa dikembang biakan, dan bisanya hanya proses alam. Demikian pernyataan ini yang membuat para pakar belut minder, namun titik cerah mulai nampak dengan kemunculan bapak Ahmad.&lt;br /&gt;Saya sendiri masih merencanakan untuk mengundang beliau untuk sharing pengalaman dengan kami, beliau sudah sanggup, namun ada beberapa hal yang harus kami persiapkan, Mohon maaf pak Ahmad insyaallah ke jawa tengahnya jadi. Mohon bagi para peternak,pemerhati soal belut yang berada di wilayah semarang atau sekitarnya, apakah kiranya kita bisa bersatu untuk bersama-sama berdiskusi soal belut ini, dengan nara sumber Bapak Ahmad.&lt;br /&gt;Nah untuk bergabung dengan milis Belut Jawa informasinya sebagai berikut:&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke belutjawa@googlegroups.com&lt;br /&gt; Untuk bergabung dari grup ini, kirim email ke belutjawa-subscribe@googlegroups.com&lt;br /&gt; Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke belutjawa-unsubscribe@googlegroups.com&lt;br /&gt; Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di http://groups.google.co.id/group/belutjawa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih Sudikiranya bergabung dengan milis ini&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-90864680473552854?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/90864680473552854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=90864680473552854&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/90864680473552854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/90864680473552854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/09/milis-belut.html' title='Milis Belut'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-7414254429591422365</id><published>2007-09-20T11:58:00.001+07:00</published><updated>2007-09-20T12:00:08.965+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanaman'/><title type='text'>Strowbery Pot</title><content type='html'>hemm puasa-puasa begini ngomongin makanan ndak batal khan? saya mau sharing dikit dengan yang namanya tanaman strowbery, buahnya yang merah dan bentuknya yang seperti jantung ini banyak yang suka, termasuk saya, cuman jarang makan, jadi malu suka kok jarang makan, ya karena beberapa waktu yang lalu susah mendapatkan dan harganya yang cukup mahal bagi kantong saya.&lt;br /&gt;Karena penasaran dengan tanaman ini pernah dulu pas piknik ke jawa barat, dimana ya tepatnya, kalau ndak salah di objek wisata Tangkuban Perahu, disana ada yang jualan strowbery dan petik sendiri, cuman sayang saat itu jarang buah yang mateng, ya ambil secukupnya saja. Tapi ada yang jual tanaman ini dalam polibag (kantong platik hitam, tebal yang khusus buat tanaman. Ya mau ndak mau tak beli dan tak bawa pulang walaupun banyak temen yang ngomel karena tanaman seprti itu kok dibawa jauh-jauh. Alhasil karena tanaman ini berasal dari daerah dingin dan daerah aku kebetulan panas, umurnya ndak panjang, kalau ndak salah cuman 1 bulan dan sempet berbuah. &lt;br /&gt;Tapi jangan salah walaupun tanaman ini hanya seperti perdu dari referensi yang pernah saya baca katanya mampu berumur 2 tahun, dan kalau kondisi cocok mau berbuah terus, hebat khan. Sebelumnya dilanjutkan saya tunjukan ini buah strowbery tanaman aku, awas jangan "Ngiler" he..he..&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/RvH1TnLAF5I/AAAAAAAAABE/lkpSCOXphRA/s1600-h/stroberibuah.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/RvH1TnLAF5I/AAAAAAAAABE/lkpSCOXphRA/s200/stroberibuah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5112136769323669394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cuman maaf gambarnya rada kabur soalnya ambilnya sore-sore dan masalahnya lagi kameranya buat ambil macro kurang bagus, atau malah yang makai ya yang ndak bisa.&lt;br /&gt;Ceritanya tanaman ini saya beli tanggal 17 agustus kemarin, pas jalan-jalan disimpang lima ndak segaja ada yang jual bibit strowbery ini.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Langsung aja mampir tanya sana sini, ternyata harga bibitnya cukup mahal yang kecil, baru daun tiga (kayak Athurium yang diitung daunnya) minta 10rb, kira-kira umur 1 bulan dan yang besar katanya dah umur 2 bulan, ya saya percaya aja. Tawar menawar akhirnya kena 7,500 saya hanya coba 1 dulu masalahnya mau luar kota takutnya ndak bisa ngerawat. Langsung bungkus, sampai dirumah di buka polibagnya, untuk saya ganti dengan pot yang lebih besar, karena belum punya polibag.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/RvH-HXLAF6I/AAAAAAAAABM/2FOP0OtWMGk/s1600-h/stroberi1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/RvH-HXLAF6I/AAAAAAAAABM/2FOP0OtWMGk/s200/stroberi1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5112146454474921890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kemarin sempat tanya-tanya polibag ukuran 20 harga 16rb isi kata penjualnya ndak tahu. Akhirnya saya pindah ke ember bekas, saya tambahkan tanah dan pupuk kandang sebagai media tamannya. &lt;br /&gt;Cara memindahkan tanaman jangan sampai tanah yang ada di polibag lama pecah, atau dibuang. &lt;br /&gt;- Tanaman pada Polibag disiram dulu jangan terlalu becek&lt;br /&gt;- Tekan-tekan tanah, agar jadi cukup padat&lt;br /&gt;- Gunting atau sobek polibagnya, pot, atau polibag yang sudah ada media tanah tadi di buat lubang.&lt;br /&gt;- Masukkan tanaman dan tanah dari media yang lama ke media yang baru, tutupi dengan tanah yang baru, sambil ditekan-tekan&lt;br /&gt;- Siram dengan air secukupnya.&lt;br /&gt;- Letakkan pada tempat yang cukup teduh.&lt;br /&gt;Kayak pak PPL aja ya. Tanaman saya ini saya taruh barengan ama tanaman hias lainnya, jadi kalau menyiram pasti ndak kelewat. Eh baru aja 1 minggu dah mulai tumbuh daun-daun baru, minggu berikutnya dah muncul bunga, jadi bangga banget, dan tiap hari pasti aku liatin.&lt;br /&gt;Cuman buahnya kok lama banget ya untuk matangnya hampir 2 minggu lebih baru tampak memerah seperti gambar diatas. Seharusnya khan ini tanaman hidup di daerah sejuk, cuman ndak tahu kok mau hidup bagus di daerah aku. jadi penasaran pengin beli lagi, masih cari-cari penjualnya kapan ke daerah saya lagi, katanya dia dari daerah solo, tapi kurang jelas tepatnya, tapi saya dah tanya kontaknya tinggal kontak.&lt;br /&gt;waduh PPLnya baru capek, lain waktu saya tulis lagi soal strowberi ini, kalau saya dah beli lagi, dah mau coba pembibitannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-7414254429591422365?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/7414254429591422365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=7414254429591422365&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/7414254429591422365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/7414254429591422365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/09/strowbery-pot.html' title='Strowbery Pot'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_aDU7V2HcVng/RvH1TnLAF5I/AAAAAAAAABE/lkpSCOXphRA/s72-c/stroberibuah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-1815281807820283755</id><published>2007-09-19T12:48:00.000+07:00</published><updated>2007-09-20T08:08:41.481+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relax'/><title type='text'>Read More</title><content type='html'>Akhirnya selesai juga buat Read Morenya, walaupun sampai bigung tiap kali simpan kok ndak mau simpan templatenya. Terimakasih kepada mas Rohman atas tutorialnya. Saya juga sempet bigung mau memilih pakai tutorial yang mana, karena saya sendiri masih bigung blog saya termasuk template klasik atau yang baru, kelihatannya yang baru soalnya pas pakai code tutorial kok mengacu keyang baru. Ini percobaanya untuk read more.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berikut kelanjutan dari artikel diatas, moga aja dah bener.&lt;br /&gt;Masih ada banyak lagi yang harus dipelajari biar tampilan blognya enak di baca, untuk yang komentar dah diubah, cuman kok belum sesuai dengan keinginan, yah namanya belajar kapan bisa pintar kalau ndak menemui kesalahan. Sekian dulu mau kerja, soalnya baru dapet mood kerjanya, bulan puasa rada kurang mood, ya mending belajar buat blog.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-1815281807820283755?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/1815281807820283755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=1815281807820283755&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/1815281807820283755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/1815281807820283755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/09/read-more.html' title='Read More'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-7061994076032578763</id><published>2007-09-18T08:27:00.000+07:00</published><updated>2007-09-20T08:07:30.184+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fish'/><title type='text'>IKAN SIDAT (Anguilla bicolor)</title><content type='html'>Pernah denger yang namanya Sidat, pasti jarang orang yang tahu, karena emang binang ini rada langka, lebih terkenal dibanding saudaranya "Belut".  Kadang sidat ini bisa dibilang sebagai belut air, atau belut Laut, kenapa karena bentuknya yang persis belut hanya saja dia hidup di air.&lt;br /&gt;Bentuk tubuh menyerupai ular, panjang dapat mencapai 50-125 cm, sirip punggung dan sirip dubur menyatu dengan sirip ekor, sisik sangat kecil yang terletak di dalam kulit, kepala lebih panjang dibandingkan jarak antara sirip punggung dengan anal. Sidat mempunyai sifat katadromus yaitu masa menjelang dewasa ikan sidat hidup di air tawar kemudian bermigrasi untuk bertelur atau berkembang biak di air laut. Ikan ini toleran terhadap salinitas, temperatur dan tekanan yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;Katanya binatang ini banyak memberikan devisa bagi indonesia, namun sampai saat ini informasi yang berhubungan dengan sidat ini masih susah didapat, mungkin karena ini termasuk bisnis kelas kakap. Dari informasi yang pernah saya dapatkan diluar negeri sidat ini banyak dikonsumsi sebagai makanan mewah, karena kandungan proteinnya yang tinggi. Masyarakat jepang banyak yang menkonsumsinya.&lt;br /&gt;saya pertama kali kenal yang namanya sidat ini juga dari sebuah milis belut, cuman sayang sekarang milis tersebut ditutup karena dirasakan bisnis ini ndak bisa dijalankan, namun sekarang saya liat pada milis trubus mulai ada perkembangan, untuk belut lain waktu akan saya coba tulis informasi yang saya dapatkan.&lt;br /&gt;Kembali ke sidat, dari info dimilis tersebut akhirnya saya jadi tertarik untuk mencoba membesarkan tepatnya, bukan membudidayakan, karena kalau yang namanya membudidayakan itu bisa mengembangbiakkan atau membuat bibit. selama ini bibit sidat hanya bisa diperoleh dari alam, karena sistem pemijahannya yang unik seperti ikan salmon, kata salah seorang pakar LIPI ibu Yulia. Dia akan berkembang biak di laut, bertelor dan menetas, setelah menginjak menetas dan mampu berenang mencari air tawar, sampai dewasa untuk siap memijah lagi.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Setelah telur menetas fase "glass ell" masih berada dilaut dan kalau saya sempat laita gambarnya emang bentuknya transparan, naha kalau udah berwujud kayak cacing mungkin ya baru dia mencari air tawar.&lt;br /&gt;Sampai sekarang saya mendapatkan bibit dari daerah banyumas, katanya dari aliran sungai serayu, dan penyeberannya sepanjang sungai ini. kemudian lagi didaerah jawa barat dan beberapa daerah diluar jawa.&lt;br /&gt;saat itu saya membeli bibit dengan harga 40.000/kg, cukup mahal memang. Ketahan untuk adaptasi ikan ini sangat kuat, saya sempat kaget waktu melihat media yang digunakan untuk pengiriman, hanya ember yang diberi lubang  didalamnya ditaruh media pelepah pisang yang basah. Dengan media seperti ini sidat mampu bertahan 1,5 hari, karena kebetulan expedisi pengirimannya yang salah, tapi Alhamdullillah semua aman.&lt;br /&gt;Untuk memeliharanya tidaklah sulit, tinggal sediakan kolam, seperti kolam ikan biasa, sebenarnya hampir mirip lobster bagi yang sudah pernah liat, kita tinggal menambahkan paralon atau apa sajayang bisa digunakan untuk sembunyi. Karena ikan ini selama hidupnya menyukai tempat gelap.&lt;br /&gt;Makanan sebenarnya sidat termasuk ikan Carnivora, pemakan daging, saya pernah memberikan cacing, cacahan keong, cacahan bekicot, namun untuk kepraktisan saya coba pelet, kalu ini butuh adaptasi lama, dan sidat lebih suka makan makan didasar kolam, bukan terapung. Yang masih menjadi kendala sampai saat ini sudah saya pelihar 6 bulan perkembangannya lambat sekali, saya masih mencoba untuk mencari masalahnya apa karena pakan yang saya berikan. Suatu saat saya ketemu ama orang Petanian malang, katanya dari pemerintah pernah memberikan bibit sidat ini untuk dikembangkan, namun katanya sudah setahun ini juga ndak ada perkembangan, padahal makanan yang diberikan adalah cacing.&lt;br /&gt;Mari bersama bagi peternak atau rekan yang mempunyai informasi soal sidat ini kita berbagi pengalaman. Berikut gambar sidat saya sebulan setelah pembelian.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/Ru8xvTwaaAI/AAAAAAAAAA0/jlEf_hqqnwc/s1600-h/IMG_0022.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/Ru8xvTwaaAI/AAAAAAAAAA0/jlEf_hqqnwc/s200/IMG_0022.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5111358790915745794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kalau yang ini aku dapat dari web luar, katanya si pembesaran sidat, kapan ya punya Farm seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/Ru8yrTwaaBI/AAAAAAAAAA8/jcfNOwvfPZ8/s1600-h/eelsjumping_02.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/Ru8yrTwaaBI/AAAAAAAAAA8/jcfNOwvfPZ8/s200/eelsjumping_02.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5111359821707896850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-7061994076032578763?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/7061994076032578763/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=7061994076032578763&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/7061994076032578763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/7061994076032578763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/09/ikan-sidat-anguilla-bicolor.html' title='IKAN SIDAT (Anguilla bicolor)'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/Ru8xvTwaaAI/AAAAAAAAAA0/jlEf_hqqnwc/s72-c/IMG_0022.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-4004240782420476165</id><published>2007-09-13T08:25:00.000+07:00</published><updated>2007-09-13T08:42:15.027+07:00</updated><title type='text'>Marhaban Ya Ramadhan</title><content type='html'>Marhaban Ya Ramadhan, demikian yang banyak kita temui poster-poster dijalan, maupun sms yang kita kirim atau kita dapat. Kita saling ucapkan maaf kepada sesama temen, jikalau ada salah kata atau tindakan agar semua dimaafkan, agar dengan hati yang suci kita bisa menjalankan ibadah puasa ini dengan khusyuk.&lt;br /&gt;wah kalau untuk berceramah soal agama masih tahu kulitnya tok. Awal bulan puasa ini saya ndak sempat sholat tarawih, harus ngantar istri ke dokter, menurut saya ini lebih penting, walaupun tarawih juga penting. Paginya pas bangun saur baru saja nyalakan TV sambil saur eh ternyata malah listrik rumah padam, ternyata sekringnya putus, emang si kemarin2 pas putus hanya saya sambung pakai kabel saja, maaf ini tindakan salah kalau bisa jangan menyambung sekring tanpa ada pengetahuan yang benar, kalau terpaksanya kasih kabel yang kecil aja, walaupun mudah putus tapi aman. nah Kalau dah ada waktu ganti dengan yang bagus. Alhamdulillah ternyata masih ada stok sekring di rumah, neh emang mending punya stok 1 atau 2 buah, walaupun jarang kita gunakan, apalagi kalau pakai yang otomatis. Perhatian bagi yang pakai otomatis sering aja dicek fungsinya, apa masih bisa putus otomatis. Soalnya namanya sekring otomatis ini pakai mekanik, sapa tau dah aus. Itu sedikit sharing&lt;br /&gt;Habis sahur trus melanjutkan bobok, pas bangun dah subuh. Bangun subuhan, trus tidur lagi. kok tidur mulu ya, maklum jaga kondisi, soalnya harus ngantor, beda ama bapak ibu guru yang lagi pada libur awal puasa. eh ternyata bangunnya kesiangan, soalnya pas dibangunkan bilangnya "bentar 15 menit lagi" tapi ternyata kesiangan, ya udah mandi bebek (hi jorok ya) ambil motor, rada ngebut soalnya ngejar bis. maklum pelajo, kerja di luar kota. Alhamdulillah bis yang biasanya masih cari penumpang, karena sepi penumpang. dan bisa sampai kantor tepat waktu.&lt;br /&gt;Saya ucapkan "SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA" semoga amal ibadah kita selama bualn puasa diterima oleh ALLAH. amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-4004240782420476165?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/4004240782420476165/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=4004240782420476165&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4004240782420476165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4004240782420476165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/09/marhaban-ya-ramadhan.html' title='Marhaban Ya Ramadhan'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-5386986659354689029</id><published>2007-09-08T07:44:00.000+07:00</published><updated>2007-09-10T09:49:51.034+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relax'/><title type='text'>SMS Gratis</title><content type='html'>".. bang, sms siapa ini bang,... katanya pakai sayang-sayang..." mungkin petikan lagu itu tidak asing bagi telinga kita, baik di bis yang dilantumkan oleh pengamen, radio-radio ataupun siaran di beberapa station televisi. Dengan semakin maraknya persaingan provider telekomunikasi di indonesia semakin memanjakan para penguna, tinggal pilih yang mana, banyak tawaran, dari yang telpon gratis, sms gratis dengan diskon dan macem- fasilitasnya.&lt;br /&gt;saya juga pernah mengalaminya saat diluar kota, sedangkan saya harus pakai halo, eh ternyata tagihan yang harus dibayar sangat dahsyat, walaupun itu sesama telkomsel. Lain waktu ada temen yang bilang coba pakai XL bebas, karena ndak pernah ganti-ganti provider akhir saya coba cari perdana, kebetulan baru aja ada promosi, borong 2 kartu dengan pemikiran dari pada susah cari isi ulang, nah beginilah jadinya pola pikir kita, emnding ganti kart daripada beli pulsa. Dan ternyata terbukti, lebih murah.&lt;br /&gt;Kemarin sempat browsing kemana-mana eh nemu link dimana ini web menyediakan fasilitas SMS gratis. kita tinggal masukkan no tujuan dan isi pesan dan klik kirim, sampai deh. cuman untuk pesan yang bisa ditampung hanya 120 karakter beda dengan sms resmi 160 karakter, karena dalam sms yang terkirim ini akan ada pesan sponsor.&lt;br /&gt;lansung saja berikut alamat linknya http://www.jablayonline.info/Free_sms/sms.htm&lt;br /&gt;semoga bermanfaat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-5386986659354689029?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/5386986659354689029/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=5386986659354689029&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/5386986659354689029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/5386986659354689029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/09/sms-gratis.html' title='SMS Gratis'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-6959444420484569026</id><published>2007-09-05T14:31:00.000+07:00</published><updated>2007-09-05T15:06:28.973+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relax'/><title type='text'>Kerja Jalan-Jalan</title><content type='html'>he.. kalau di liat kok ndak enak ya mau kerja apa jalan-jalan. Tapi sebenarnya Kerja sambil jalan-jalan, wuah badan rasanya cuapek pol. ya buat pengalaman bisa tahu keadaan daerah lain apa lagi keberadaan luar pulau jawa.&lt;br /&gt;Kebetulan baru ada job dari pabrik untuk pendampingan di salah satu badan pemerintah, buat aplikasi, instalasi dan traning semuanya lengkap, terima bersih, cuman asal kita enjoy asik. Rute perjalanan yang cukup panjang kadang membosankan apalagi kalau dibandara terdengar suara "....dengan nomer penerbangan SJ225 akan diberangkatkan pukul 13.00 , mohon dimaafkan" nah itu artinya pesawat di delay, ati jadi gondok, soalnya mau cari kesibukan apa lagi, kalau berangkat sendiri, paling cari temen ngrobrol.&lt;br /&gt;Setelah sampai di kota tujuan pertama Makassar, sempet kanget gimana tidak kotanya sangat2 maju, kalau dibanding kota yang aku tempati sekarang. Kebetulan saya menginap di salah satu hotel di kota Panakukang namanya, yang merupakan perkembangan kota yang akan dijadikan sebagai pusat kota nantinya. Emang bener di ujung jalan aja keduanya berdiri megahnya mal, dan pas saya empatkan jalan2 kemal, wah ternyata malnya penuh dengan orang, saya jadi berguman, sedang apa mereka semua. Namun ternyata emang saya rasakan gengsi hidup yang besar, kota baru terasa sepi ampe jam 11.00 dan mall tutup jam 10.00&lt;br /&gt;Yang menarik perhatian saya saat di pantai Losari, ada tempat wisata yang menawarkan suasana beda yaitu cafe yang dikemas di atas kapal. Ini bener-bener kapal yang di modifikasi sedemikian diatas dek dan dalam kapal di sulap jadi cafe yang "nyentrik'. dari pinggir pantai kita akan diantar jemput oleh boat kecil untuk menuju ke cafe ini. Kalau tidak tahan ombak bukannya kita mau refreshing namun mabuk jadinya. sayang saya lupa bawa dokumentasinya.&lt;br /&gt;Beda dengan kota tujuan ke dua "KUPANG", sangat berbeda jauh dengan kota tujuan pertama, karena hotel yang ada dekat kantor seadanya, kalau pagi huiii dinginnya airnya. Soal makan ayam harganya lebih mahal dibanding ikan, karena daerah ini mudah mendapatkan ikan. Para pedagang yang saya liat kebanyakan orang dari jawa, mereka cukup berhasil. Pembangunan mulai berkembang di berbagai sektor. kalau yang terkenal dikupang adalah sasando, semacam kain songket, tenun dengan benang2 besar, cuman harganya yang cukup mahal. kalau makanan daging asap atau "sei" ini uenak sekali, rasanya mak nyus&lt;br /&gt;itu catatan perjalanan di dua kota yang untuk ketiga kalinya aku kunjungi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-6959444420484569026?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/6959444420484569026/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=6959444420484569026&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/6959444420484569026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/6959444420484569026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/09/kerja-jalan-jalan.html' title='Kerja Jalan-Jalan'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-4594971013676944989</id><published>2007-07-30T12:12:00.001+07:00</published><updated>2007-08-10T15:24:08.813+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aquarium'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fish'/><title type='text'>Miniature Alam</title><content type='html'>Miniature Alam saya menyebutnya demikian karena kita coba menikmati keindahan alam yang luas kita buat mini. Alam yang luas mungkin kita akan sulit untuk menikmatinya, kita harus datang kesuatu tempat, semisal kita mau liat ikan Arowana kita harus ke Kalimantan, kita mau liat Penyu harus ke laut dan sebagainya.&lt;br /&gt;Menghandirkan alam yang luas menjadi sebuah miniature bukannya sulit bagi sebagian orang yang sudah ahli atau mungkin yang mempunyai cukup uang, namun dengan keterbasan dan pengetahuan yang kita dapat kita pasti dapat menghandirkan miniature ini.&lt;br /&gt;Miniature ini dapat kita wujudkan dalam berbagai bentuk, dari yang didalam rumah sampai yang diluar rumah. Banyak orang mengunakan Aquarium untuk menghadirkan keindahan alam , dengan berbagai bentuk dan desain aquarium. Yang banyak kita temuai adalah model Kotak, persegi, dan bentuk stoples, namun dalam perkembangannya dan dengan pengabungan inovasi bisa ditampilkan banyak bentuk aqurium, semisal aqurium pojok, bulat, atau bahkan yang berbentuk Meja. Secara umum orang banyak melihat aquarium hanya digunakan untuk memelihara ikan saja, baik ikan air tawar atau ikan laut, namun karena perkembangan inovasi kita dapat bercocok tanam di dalam aquarium, orang menyebutnya dengan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Aquascaping"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;saya coba tampilkan gambar berbagi aquarium mungkin bisa dijadikan inspirasi.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/Rq16fv6SUnI/AAAAAAAAAAU/zJ9e8XTtMf8/s1600-h/aquarium-kecil.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/Rq16fv6SUnI/AAAAAAAAAAU/zJ9e8XTtMf8/s200/aquarium-kecil.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5092861439481369202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/Rq17K_6SUoI/AAAAAAAAAAc/jdrKCBblHso/s1600-h/aquarium-meja.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_aDU7V2HcVng/Rq17K_6SUoI/AAAAAAAAAAc/jdrKCBblHso/s200/aquarium-meja.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5092862182510711426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/Rq17xv6SUpI/AAAAAAAAAAk/AP-TsxJxgqM/s1600-h/aq+globe.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/Rq17xv6SUpI/AAAAAAAAAAk/AP-TsxJxgqM/s200/aq+globe.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5092862848230642322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolam, demikian yang banyak orang pergunakan untuk menambah indahnya tampilan rumah. Dengan mengabungkan tanaman, bebatuan, ikan dan gemericik aliran air akan tercipta minitarure alam yang lebih cantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/Rq18Nv6SUqI/AAAAAAAAAAs/pZGCvE6Pi-0/s1600-h/Kolam.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/Rq18Nv6SUqI/AAAAAAAAAAs/pZGCvE6Pi-0/s200/Kolam.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5092863329266979490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Membuatnya bukannya sulit, namun yang paling sulit adalah "merawat" kehidupan yang sudah kita buat tersebut. Sering kita dengar orang bilang di toko ikan walaupun ada banyak jenis ikan yang dicampur dan mungkin tiap hari "diobok-obok" namun tidak mati, tapi ikan yang baru saja kita beli kita pindah ke aquarium kita kok mati, itulah yang harus kita pelajari. Bisa karena orang yang punya toko "tangan dingin" atau kita yang salah penanganan pada ikan tersebut? Kalau kita mau tanya ama tukang ikannya tadi napa kok ikannya bagus-bagus ndak pada mati, mesti dibilang ya belajar mas, dulu awal jualan mesti juga banyak yang mati, lha belum tahu perilakunya. Nah dari sini kita bisa tanya-tanya dulu apa yang harus kita lakukan dengan ikan baru.&lt;br /&gt;Mungkin ini pendahuluan dari pengalaman saya, mohon maaf jika ada kata atau pengalaman saya yang kurang berkenan atau salah dalam menulis, mohon masukan agar terwujud kesempurnaan. Sampai tertulisnya blog ini juga dari saya belajar banyak tempat yang tidak pernah saya tinggalkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;www.o-fish.com&lt;/span&gt; kepadanya saya mengucapkan banyak terimakasih, jika mungkin ada beberapa kata atau gambar yang akan saya muat pada blog ini, mohon ijinnya.&lt;br /&gt;saya akan coba untuk menampilkan ulasan dengan gambar-gambar pendukung, karena saya menganggap bahwa dengan visual kita lebih mudah untuk belajar&lt;br /&gt;Dilain waktu saya akan coba tulis berbagai pengalam dan hobby saya soal ikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-4594971013676944989?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/4594971013676944989/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=4594971013676944989&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4594971013676944989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/4594971013676944989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/07/miniature-alam.html' title='Miniature Alam'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_aDU7V2HcVng/Rq16fv6SUnI/AAAAAAAAAAU/zJ9e8XTtMf8/s72-c/aquarium-kecil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-6606231841232193887</id><published>2007-07-26T08:22:00.000+07:00</published><updated>2007-07-26T08:43:28.467+07:00</updated><title type='text'>Collection Arowana</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Untuk mengawali mengisi blog ini saya akan coba post koleksi ikan arowana saya. Memelihara Ikan adalah hobby saya, dan semua macam yang berhubungan dengan namanya "IKAN" dan yang berbau amis. Jadi memelihara sampai memakannya pun sangat Hobby. selain ikan hias saya pernah juga memelihara beberapa jenis ikan konsumsi, pada kesempatan yang lain, moga aja ada waktu untuk menulisnya akan saya coba sharing pengalaman saya dalam memelihara beberapa jenis ikan. Mungkin sudah banyak web atau milis yang membahas masalah pemeliharaan ikan tersebut. Namun apa salah jika kita saling bertukar pengalaman.&lt;/span&gt; &lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;"&gt;Oke berikut gambar ikan arowana koleksi saya, masih berjenis Banjar Red, cuman sayang belum terlalu bagus, saya ada 2 ekor, salah satunya termasuk istimewa karena berjenis "&lt;span style=""&gt;Ie Thiaw Ting" atau dibilang jalan lurus dewa, karena sisik pada punggungnya lurus dari depan ke belakang, dan ini katanya banyak kolektor yang memburunya. dan pernah saya posting di salah satu milis, ada yang nawar namung karena saya juga pengin mengoleksinya, ya masih tetep ada sampai sekarang, dan panjangnya sudah sekitar 35 cm.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/Rqf7g_6SUmI/AAAAAAAAAAM/tTc3DQx_3vo/s1600-h/Aro1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/Rqf7g_6SUmI/AAAAAAAAAAM/tTc3DQx_3vo/s320/Aro1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091314448095924834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-6606231841232193887?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/6606231841232193887/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=6606231841232193887&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/6606231841232193887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/6606231841232193887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/07/collection-arowana.html' title='Collection Arowana'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_aDU7V2HcVng/Rqf7g_6SUmI/AAAAAAAAAAM/tTc3DQx_3vo/s72-c/Aro1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6886349158186085738.post-7896356150925992902</id><published>2007-07-25T12:30:00.000+07:00</published><updated>2007-07-25T12:45:48.918+07:00</updated><title type='text'>My First Blog</title><content type='html'>Alhamdulillah Akhirnya niat untuk membuat Web kesampean, walaupun awalnya dari blog, namanya juga belajar. Ada pepatah bilang kalau pengalaman adalah guru terbaik, untuk itu jadikanlah pengalaman sebagai sarana belajar, jangan melupakan sebuah pengalaman, karena mungkin akan terulang lagi. Jika pengalaman itu baik kita syukuri namun jika pengalaman itu pahit jangan sampai kita mengulangnya lagi.&lt;br /&gt;Hobby, bukan kata asing lagi bagi kita semua. Setiap orang pasti akan mempunyai yang namanya Hobby ada yang sangat dominan dan ada yang samar-samar. Kita lihat contoh simple saja di tiap kali kita mengisi Curiculum Vitae, kita akan diminta untuk mengisikan apa Hobby kita, tidak jarang yang diisi "membaca". Nah dari sinilah kita akan mulai belajar.&lt;br /&gt;Dengan adanya Blog ini saya mengharapkan dapat sharing berbagai macam hobby yang dimiliki masing-masing orang. Dari Hobby ini pula diharapkan mampu menambah incam ke keluarga.&lt;br /&gt;Selamat berselancar di blog ini, semoga bermanfaat bagi kita semua, Amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks for your visit my Blog. in this blog we can sharing any hobby.&lt;br /&gt;enjoy for your surfing&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6886349158186085738-7896356150925992902?l=mutiarasani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasani.blogspot.com/feeds/7896356150925992902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6886349158186085738&amp;postID=7896356150925992902&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/7896356150925992902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6886349158186085738/posts/default/7896356150925992902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasani.blogspot.com/2007/07/my-first-blog.html' title='My First Blog'/><author><name>Mutiarasani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06377447038486600743</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
